CathieWood kali ini kembali mengarahkan kritiknya pada para analis “antik” di Wall Street. Poin utamanya sangat tajam: mereka yang tiap hari menatap Visa dan Mastercard untuk membuat model, pada dasarnya tidak paham potensi disruptif Circle—meskipun perusahaan ini sejak listing sudah diam-diam melonjak 84%.
Kalimat ini terdengar seperti panggung promosi, tapi rantai logikanya justru cukup jelas.
#Circle itu siapa? Itu adalah pihak penerbit dari stablecoin
#USDC .
$USDC bukan aset kripto biasa, melainkan “dolar on-chain” yang 1:1 dipatok terhadap dolar AS dan berjalan di atas blockchain. Circle yang sebenarnya dijualnya bukan koin, melainkan *infrastruktur pembayaran berbasis blockchain*—uang dapat beredar dalam hitungan detik, lintas border, dengan gesekan yang hampir nol, menghindari sistem lama kartu tradisional yang berlapis-lapis proses kliring, penambahan kurs, dan penyelesaian T+2.
Bagi CathieWood, inilah yang benar-benar merupakan “serangan dari dimensi lain”. Sekuat apa pun Visa
$V dan
#Mastercard , keduanya tetap dibangun di atas jaringan perbankan yang sudah puluhan tahun terakumulasi; sementara logika dasar Circle adalah kode dan smart contract, biaya marjinalnya mendekati nol, ekspansi tidak bergantung pada kartu fisik satu per satu dan mesin POS. Karena itu, ia meyakini: analis tradisional yang memakai kerangka “jumlah transaksi × tarif komisi × pangsa pasar” untuk menjebak Circle, sama artinya menggunakan kalkulator untuk mengukur komputasi awan—salah dimensi.
Rasa sakit yang ia soroti sangat penting: kerangka analisis keuangan tradisional tidak mampu menilai nilai disruptif dari infrastruktur baru. Analisis itu jago melakukan proyeksi linear: tahun lalu untung berapa, tahun ini bertambah berapa, lalu kasih PEG. Namun cerita Circle bukan sekadar “mengambil pangsa pasar yang tersisa milik Visa”, melainkan “mendefinisikan ulang cara uang beredar”—narasi non-linear dan level platform seperti ini, jika dituangkan ke Excel, biasanya hanya ada satu asumsi forward yang diremehkan. Ketika pasar baru bereaksi, harga saham sudah melangkah dulu, sehingga lonjakan 84% itu terjadi.
Tanda-tanda sisi lemah Circle
$CRCLB juga terlihat jelas: ia sangat bergantung pada skala USDC dan kondisi lingkungan suku bunga; bila regulasi mengencang, atau USDC lepas patokan (depeg), ceritanya langsung berubah. Selain itu, “mengguncang Visa” saat ini lebih berupa potensi ketimbang kenyataan—
#Visa sendiri juga tengah merangkul stablecoin dan penyelesaian tokenized; jaringan tradisional tidak sedang “duduk diam menunggu tamat”.