📰 8 September, Tether melancarkan pembekuan skala besar terhadap platform penjaminan mata uang kripto untuk Telegram. Analisis di rantai menunjukkan bahwa alamat platform penjaminan untuk 19 koin baru telah dibekukan sekitar 43,4377 juta dolar AS, sementara 31 alamat pedagang lainnya juga dibekukan lebih dari 9 juta dolar AS.
🔥 Di antaranya, alamat dengan nilai yang dibekukan terbesar untuk satu alamat mencakup sekitar 10,78 juta USDT. Alamat tersebut mulai aktif sejak 31 Agustus, dengan total menerima hampir 143 juta dolar AS dan mentransfer keluar 132 juta dolar AS; kemudian alamat dana pada lima lapisan berikutnya juga dibekukan sekaligus.
👀 Aliran transaksi pada alamat penjaminan utama lainnya sekitar 920 juta dolar AS. Di antaranya, sekitar 205 juta dolar AS mengalir ke pedagang terkait penjaminan koin baru, dan 26,61 juta dolar AS mengalir ke pedagang terkait penjaminan “kentang”. Jujur saja, hubungan dana yang dibuat sejauh itu, dengan para counterpart yang pernah bertransaksi dengan alamat-alamat ini, juga mudah ikut terdampak.
💡 Platform seperti ini terus bermigrasi. Setelah penjaminan Huiwang ditutup, bisnis beralih ke penjaminan “kentang”; setelah penjaminan “kentang” menghentikan program penarikan (exit) dan menutup bisnis terkait, sebagian pedagang kemudian pindah lagi ke penjaminan koin baru. Pada 2025, arus dana yang dipatok di platform-platform terkait telah melebihi 8,7 miliar USDT—skalanya tidak kecil.
⚠️ Penjaminan koin baru saat ini sudah beralih menggunakan USDD. Pembekuan bisa menghambat aset dan alamat spesifik, tetapi bisnis terkait juga akan berpindah platform dan mengganti stablecoin untuk tetap beroperasi; pelacakan di rantai kemungkinan masih harus terus mengikuti.
🤔 Jika alamat penerimaan pembayaran Anda pernah melakukan transaksi dengan alamat platform-platform ini, Anda akan segera memeriksa jejak historis dana, atau menunggu peringatan dari platform transaksi?
#Tether #USDT #链上安全 #反洗钱