📰 Pola penawaran dan permintaan BTC memang sedang berubah, tetapi pemulihan kali ini tidak merata. Data CryptoQuant menunjukkan cadangan di bursa naik dari sekitar 2,67 juta BTC pada awal Oktober menjadi sekitar 2,68 juta BTC. Angka ini memang masih jauh di bawah level Januari, tetapi kita juga tidak bisa langsung menyimpulkan bahwa pasokan terus menyusut.
🔥 Kenaikan 10.000 BTC ini bukan berarti akan langsung dijual. Perpindahan dana mungkin hanya mencerminkan perubahan cara penyimpanan. Cadangan di bursa saja sulit dijadikan dasar untuk menilai tekanan jual. Yang cukup mengkhawatirkan, permintaan spot 30 hari sempat mendekati nol, lalu berubah menjadi negatif.
Permintaan kontrak perpetual saat ini positif dan menopang permintaan secara keseluruhan. Sejujurnya, struktur seperti ini belum terlalu meyakinkan: ada yang membeli lewat kontrak, tetapi pembelian di pasar spot belum konsisten, sehingga pemulihan mudah naik-turun.
👀 Para whale juga belum masuk secara serentak. Alamat yang memegang 100 hingga 1.000 BTC masih mengakumulasi secara bersih selama 60 hari terakhir, tetapi lajunya lebih rendah dibanding puncak pada akhir September. Pada kelompok pemegang 1.000 hingga 10.000 BTC, penurunan bersihnya sudah mendekati nol, sementara kelompok yang memegang lebih dari 10.000 BTC masih mencatat angka negatif.
💡 Saat ini memang masih ada kondisi yang mendukung pembentukan dasar harga. Namun, untuk mencapai pemulihan yang kokoh, permintaan spot harus kembali secara konsisten dan pembeli perlu mampu menyerap BTC yang kembali ke bursa. Ekspektasi yang dipicu pemilu paruh waktu AS dan kebijakan moneter pada akhirnya juga harus diwujudkan dalam pembelian nyata.
🤔 Menurut Anda, apa yang lebih penting selanjutnya: permintaan spot kembali positif, atau para whale raksasa berhenti mengurangi kepemilikan?
📰 Yuga Labs memperkenalkan proyek baru bernama Mudwater di ApeFest 2026: menghubungkan kartu fisik dengan NFT Solana, sekaligus mengirimkan paket kartu gratis kepada pemegang BAYC dan MAYC. Kedengarannya meriah, tetapi pasar tak ikut antusias. Set kartu perdana Mudwater menampilkan 120 desain kartu kera, dengan hanya 8 kartu superlangka edisi 1/1. Total ada 10.000 kotak, dan lebih dari 70% dibagikan kepada komunitas. Setiap BAYC berhak menerima 10 paket, sementara setiap MAYC mendapat 2 paket. Periode klaim berlangsung hingga 19 Januari 2027.
🔥 Namun, setelah paket dan kartu diluncurkan, harga dasar keduanya turun cukup banyak dari puncaknya. Aktivitas perdagangan BAYC dan MAYC memang meningkat selama sepekan terakhir, tetapi harga dasarnya tak ikut naik: BAYC hanya naik 0,9%, sedangkan MAYC justru turun sekitar 4,9%. Ini menunjukkan bahwa ada orang yang bertransaksi, tetapi bukan berarti pembeli baru bersedia membeli dengan harga tinggi.
💡 Mudwater juga punya mode pertarungan. Pemenang bisa membawa pulang satu kartu yang dipertaruhkan lawan. Setiap transaksi juga direncanakan akan menyisihkan 2,5% untuk membeli APE, lalu membagikannya sesuai proporsi kepemilikan. Namun, apakah mekanisme ini bisa mendatangkan pemain dan permintaan transaksi secara berkelanjutan masih belum pasti. Di ranah kartu, sudah banyak IP mapan. Nama BAYC saja belum tentu cukup untuk menarik pemain dari luar komunitas. 🤔 Sejujurnya, airdrop bisa menggerakkan komunitas lama. Namun, agar harga dasar NFT kembali mendapat sokongan, orang harus mau terus bermain dan membeli. Menurutmu, bisakah Mudwater membangun basis pemainnya sendiri, atau kehebohannya hanya akan terjadi di kalangan pemegang yang sudah ada?
📰 Hal yang paling mencolok di pasar saham AS pekan ini bukanlah masalah mendadak yang menimpa sebuah perusahaan, melainkan pertanyaan yang mulai diajukan pasar: setelah begitu banyak uang diinvestasikan untuk infrastruktur AI, siapa yang akhirnya akan menanggung biayanya? Nasdaq turun 4,48% dalam sepekan, kinerja terburuk sejak Juni. 🔥 Saham-saham terkait penyimpanan data turun 16% dalam sepekan, sementara saham-saham pertumbuhan spekulatif umumnya terkoreksi lebih dari 12%. CoreWeave anjlok hampir 25% sepanjang pekan. Masalah seperti ekspansi dengan leverage tinggi, biaya pendanaan, dan arus kas bebas pun langsung menjadi sorotan.
💡 Sejujurnya, bukan berarti orang-orang tiba-tiba tidak lagi percaya pada permintaan AI. Mereka mulai menghitung berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mendapatkan imbal hasil. Pusat data terus bertambah, begitu pula utang dan biaya depresiasi. Jika laju belanja modal mencapai puncaknya, valuasi yang sebelumnya dihitung dengan asumsi pertumbuhan pesat mungkin perlu dihitung ulang. 👀 Di sisi lain, obligasi pemerintah AS mencatat kinerja mingguan terbaik sejak Februari, dan efek jungkat-jungkit antara saham dan obligasi kembali terlihat. Dana beralih dari rantai AI yang sudah sesak ke sektor defensif. Rasanya, koreksi kali ini lebih seperti upaya meredakan valuasi tinggi dan leverage besar, bukan berarti semua dana meninggalkan pasar.
🤔 Laporan keuangan perusahaan teknologi dan lelang obligasi pemerintah AS akan menjadi hal penting berikutnya. Menurutmu, apakah investasi perusahaan AI masih bisa ditopang oleh pertumbuhan, atau pasar mulai khawatir waktu untuk balik modal terlalu lama? #美股 #AI #科技股 #PasarKripto
📰 Minggu lalu, ETF spot Bitcoin mencatat arus keluar bersih sebesar 229 juta dolar AS. Arus keluar terutama terkonsentrasi pada dua produk besar: IBIT milik BlackRock mencatat arus keluar bersih sebesar 165 juta dolar AS, sedangkan FBTC milik Fidelity sekitar 60,28 juta dolar AS.
🔥 Angka ini memang tampak besar, tetapi jika dibandingkan dengan total arus masuk historis, IBIT masih mencatat 65,57 miliar dolar AS dan FBTC 10,45 miliar dolar AS. Arus dana keluar dalam satu minggu tidak sama dengan total arus masuk jangka panjang. Jangan terburu-buru mengambil kesimpulan hanya dengan melihat satu angka.
👀 Ada juga produk yang bergerak berlawanan arah. MSBT milik Morgan Stanley mencatat arus masuk bersih sekitar 6,67 juta dolar AS minggu lalu, dengan total arus masuk bersih historis sebesar 769 juta dolar AS. Perbedaan arah ini menunjukkan bahwa arus dana pada setiap ETF masih bervariasi.
💡 Berdasarkan data dalam artikel, total nilai aset bersih ETF spot mencapai 104,29 miliar dolar AS, rasio aset bersih sebesar 6,35%, dan total arus masuk bersih historis mencapai 56,88 miliar dolar AS. Sejujurnya, data-data ini lebih tepat dilihat secara bersamaan: arus keluar selama seminggu patut dicermati, tetapi belum cukup untuk menyimpulkan bahwa dana telah beralih arah secara menyeluruh.
🤔 Saat melihat ETF, mana yang lebih Anda perhatikan: arus keluar mingguan atau total dana yang terakumulasi?
🔥 Siang ini, kita lihat BTC dulu. Harga saat ini 82530.81 USDT, naik 0.70% dalam 24 jam. Kenaikan keseluruhan tidak terlalu besar, tetapi beberapa koin bergerak dengan ritme yang sangat berbeda.
📊 PNT naik 45.23%, sementara KDA dan AMP masing-masing naik 17.65% dan 17.39%. Di sisi lain, NFP turun 65.85% dan BETA turun 64.00%. Perbedaan antara yang panas dan yang dingin cukup besar.
Jujur saja, kondisi seperti ini paling mudah membuat orang mengejar koin yang naik cepat, padahal penurunan di sisi lain juga sangat mencolok. Melihat data siang ini saja, pasar tidak naik atau turun serentak; performa koin yang dimiliki cukup berbeda.
🤔 Hari ini kamu memegang koin yang sedang kuat seperti PNT dan KDA, atau yang seperti NFP dan BETA? Akunmu sekarang untung atau rugi?
📰 Ada arah yang cukup jelas dalam pendanaan kripto pekan lalu: dana mengalir ke likuiditas RWA dan infrastruktur pembayaran stablecoin. Tercatat ada 6 pendanaan blockchain dengan total nilai lebih dari 54 juta dolar AS.
🔥 Pendanaan Fission cukup menarik: perusahaan ini menyelesaikan putaran Seri A senilai 10 juta dolar AS yang dipimpin oleh Pantera Capital. Fission menyediakan likuiditas untuk unit dana yang ditokenisasi. Proses penjualan yang semula bisa memakan waktu sekitar 200 hari, menurut platformnya, dapat dipersingkat menjadi kurang dari 90 detik.
💡 Multiliquid juga mengatasi masalah praktis yang serupa: memungkinkan institusi menukar aset yang ditokenisasi dengan stablecoin melalui satu transaksi atomik. Saat ini, layanan tersebut telah diluncurkan di Ethereum dan Solana. Proyek semacam ini terasa lebih maju daripada sekadar bicara soal “membawa aset ke blockchain”—mulai menyentuh cara penyelesaian transaksi dan pencairan aset.
👀 Di bidang pembayaran stablecoin, Tether berinvestasi di EFY Finance, perusahaan infrastruktur keuangan Amerika Latin, dengan tujuan mendorong penggunaan USD₮ dan USA₮ untuk pembayaran institusional. EFY menyediakan layanan setor dan tarik dana, OTC, dompet, serta kartu pembayaran, dengan kanal penyelesaian lokal di 17 negara.
🤔 Di satu sisi, ada upaya mencairkan aset yang ditokenisasi dengan lebih cepat; di sisi lain, ada upaya menghubungkan stablecoin dengan pembayaran dunia nyata. Menurutmu, mana yang lebih berpeluang lebih dulu menunjukkan permintaan nyata?
📰 Dalam sebuah obrolan selama 3,5 jam, Sun Yuchen mengatakan bahwa penilaiannya terhadap BTC kini lebih hati-hati dibandingkan dua tahun lalu. Alasannya adalah kemajuan algoritma AI dan risiko kriptografi yang ditimbulkan oleh komputasi kuantum. Ia menyebutkan bahwa dompet lama atau private key yang tidak terlindungi mungkin berisiko diretas.
⚠️ Kekhawatirannya bukan hanya soal satu dompet. Menurutnya, alamat Satoshi Nakamoto dan aset-aset lain yang tidak aktif dan tidak bisa dipindahkan secara mandiri mungkin mencakup lebih dari 2 juta BTC. Jika benar-benar diretas, pasar akan menghadapi tekanan jual yang sangat besar. Namun, ini tetap merupakan penilaiannya tentang risiko potensial, bukan sesuatu yang sudah terjadi.
💡 Menariknya, ia mengatakan bahwa dirinya tidak mengurangi kepemilikan BTC, melainkan memindahkan aset terkait ke dompet dingin baru yang belum pernah digunakan untuk menandatangani transaksi, lalu mengisolasinya sementara menunggu komunitas teknologi mengembangkan solusi tahan kuantum. ETH ditangani dengan cara berbeda: katanya, ia sebelumnya sudah melepas 80–90% kepemilikannya, lalu tetap tidak memiliki posisi.
👀 TRON dan HTX sedang menguji algoritma tahan kuantum di testnet. Menurutnya, rencananya algoritma tersebut akan diterapkan di mainnet sekitar setahun sebelum krisis terjadi. Sementara itu, ia menilai seluruh internet dan sistem keuangan juga menghadapi tantangan kriptografi serupa—ini bukan hanya persoalan industri kripto.
🤔 Hal yang paling layak direnungkan dari obrolan ini bukanlah sekadar pandangan bullish atau bearish, melainkan bagaimana mempersiapkan aset sebelum risiko teknologi benar-benar terjadi. Apakah kamu akan memindahkan BTC ke dompet dingin lebih awal demi menghadapi risiko yang belum terjadi seperti ini?
📰 Di satu sisi, lebih dari 90 juta token ARB akan dibuka kuncinya minggu ini; di sisi lain, seekor paus menarik ARB dan UNI senilai sekitar US$2,34 juta dari Bybit. Kedua peristiwa ini terjadi bersamaan, jadi wajar jika menarik perhatian: pembukaan token menambah tekanan pasokan, tetapi penarikan ini sendiri tidak bisa langsung dianggap sebagai sinyal bearish.
🔥 Yang lebih patut diperhatikan, minggu depan ada beberapa token lain yang akan dibuka kuncinya. Sekitar 23,28 juta ZRO akan dibuka, setara dengan sekitar 3,83% dari pasokan yang beredar dan bernilai sekitar US$43,3 juta; XPL, H, dan lainnya juga dijadwalkan mengalami pembukaan token dalam jumlah besar. Angkanya sudah jelas—yang menarik untuk dicermati selanjutnya adalah bagaimana pasar menyerapnya.
👀 Sejujurnya, pembukaan token tidak berarti seseorang pasti akan menjual, dan penarikan token juga tidak berarti seseorang pasti akan membeli. Menarik kesimpulan hanya dari dua jenis aktivitas on-chain ini berisiko membuat dugaan dianggap sebagai fakta.
💡 Ada kabar lain yang juga cukup nyata: Hacken menyebutkan bahwa pada kuartal ketiga 2026, industri kripto mengalami 107 insiden keamanan dengan kerugian sebesar US$1,18 miliar, naik 55% dibandingkan kuartal sebelumnya. Banyak kerugian terkait dengan peretasan terhadap vendor dan perangkat pengembangan, serta kerentanan yang telah diketahui. Audit pun tidak dapat mencakup semua risiko.
🤔 Di tengah pembukaan token dan masalah keamanan, mana yang lebih Anda perhatikan: perubahan pasokan token atau pengelolaan keamanan proyek yang sebenarnya?
📰 Saylor melontarkan gagasan yang cukup berani di acara investor ParaFi: menciptakan “stablecoin yang didukung Bitcoin”, dipatok ke dolar AS, dengan fluktuasi harga serendah mungkin, sekaligus menawarkan imbal hasil tahunan 6% hingga 8%.
🔥 Ia ingin stablecoin ini bukan sekadar disimpan begitu saja, tetapi juga bisa digunakan untuk pembayaran, jaminan, dan perdagangan, serta sebagai satuan hitung dan penyimpan nilai. Kedengarannya seperti stablecoin, tetapi juga ingin menawarkan imbal hasil—menggabungkan keduanya membuat struktur produknya menjadi sangat penting.
💡 Sejujurnya, intinya bukan Bitcoin menghasilkan bunga dengan sendirinya. Dalam bayangan Saylor, Bitcoin menjadi modal dasar, lalu struktur kredit digital digunakan untuk memberikan imbal hasil kepada pemegangnya. Sumber imbal hasil dan cara kerja strukturnya sangat berbeda dari sekadar memegang BTC secara langsung.
👀 Ia juga menyinggung likuiditas: investor idealnya bisa keluar setelah memegangnya selama beberapa hari, mirip instrumen pasar uang berdurasi pendek. Selain itu, saham preferen perpetual Strategy, STRC, juga dibahas dengan gagasan meningkatkan frekuensi dividennya menjadi harian, mengurangi fluktuasi harga akibat tanggal ex-dividen, dan menyesuaikan diri dengan perdagangan tokenisasi yang berlangsung sepanjang tahun.
🤔 Imbal hasil 6% hingga 8% terdengar menggiurkan, tetapi mana yang akan kamu perhatikan lebih dulu: angka imbal hasilnya atau memahami cara kerja struktur kredit digital ini?