#dusk $DUSK @Dusk Awalnya, saya memperlakukan kompatibilitas EVM seperti sekadar kotak centang.
Jika sebuah chain mendukung Solidity, para developer bisa datang. Sederhana, bukan?
Namun setelah saya melihat lebih dekat DuskEVM, asumsi itu mulai terasa terlalu dangkal.
Yang benar-benar penting adalah apa yang bisa terus dibawa oleh para developer ketika mereka pindah.
Dengan DuskEVM, para developer bisa bekerja dalam lingkungan yang setara EVM menggunakan Solidity dan tooling EVM yang sudah familiar. Artinya, percakapan ini bukan sekadar tentang menambahkan satu lingkungan eksekusi lagi. Ini tentang memperkecil jarak antara apa yang sudah dipahami oleh para developer dengan apa yang sedang dibangun oleh Dusk.
Bagian itu menarik perhatian saya.
Karena meminta seorang developer untuk mempelajari tumpukan (stack) yang benar-benar baru adalah satu hal. Membiarkan mereka membawa alur kerja kontrak pintar yang sudah familiar ke arsitektur blockchain yang berbeda adalah hal lain.
Dan kemudian ada DuskDS.
DuskEVM menangani eksekusi, sementara DuskDS menyediakan fondasi settlement dan data-availability di bawahnya. DuskVM adalah jalur eksekusi lainnya, yang menjalankan kontrak Rust/WASM langsung di Dusk L1.
Jadi saya mulai bertanya-tanya:
Jika lingkungan eksekusi yang berbeda bisa bergantung pada fondasi settlement yang sama, apakah itu membuat arsitektur secara keseluruhan menjadi lebih fleksibel?
Mungkin.
Tapi saya tidak berpikir kompatibilitas EVM saja membuktikan apa pun.
Uji yang sesungguhnya adalah apa yang terjadi setelah para developer datang. Apakah mereka benar-benar membangun? Apakah tool-nya terasa cukup nyaman? Apakah aplikasi diuntungkan oleh pemisahan antara eksekusi dan settlement?
Itulah yang ingin saya lihat lebih lanjut sekarang.
Untuk Layer 1 yang masih berkembang, apakah mendukung Solidity saja cukup untuk menarik developer, atau apakah uji yang sesungguhnya dimulai saat orang-orang benar-benar mulai membangun?
@Dusk $DUSK #Dusk #DuskEVM