Sumber: CCTV News #Kondisi AS-Iran#【#Iran Menyerang Fasilitas Perusahaan Amazon#】Komando Pusat AS pada tanggal 21 mengatakan bahwa pasukan AS melancarkan serangan militer ke Iran untuk hari ke-11 berturut-turut, dengan target termasuk pusat operasi militer Iran, hanggar pesawat, fasilitas penyimpanan drone, dan lainnya. Menurut laporan media Iran, beberapa wilayah seperti kota Bushehr, pelabuhan Sirik, dan Be'hbehān menjadi sasaran serangan oleh pasukan AS. Sistem pertahanan udara Teheran dilaporkan berhasil mencegat banyak benda terbang yang tidak diketahui. Pihak militer Iran menyatakan bahwa sebagai respons atas pelanggaran musuh, pasukan Iran menggunakan banyak drone untuk menyerang kamp militer Doha milik pasukan AS di wilayah barat Kuwait, dengan target termasuk gudang amunisi dan perlengkapan logistik. Selain itu, menurut laporan media Iran hari ini (22 Juli), Iran juga menyerang infrastruktur data pusat perusahaan Amazon AS yang berada di Bahrain, dengan menyebut fasilitas tersebut sebagai salah satu situs pertukaran informasi militer penting bagi pasukan militer AS. Presiden AS Trump pada tanggal 21 mengatakan bahwa Iran mungkin telah memindahkan sentrifugal ke fasilitas nuklir bawah tanah “Gowshan” di bagian tengah Iran, dan AS kemungkinan segera melancarkan serangan besar-besaran terhadap “Gowshan”. Komando Pusat Garda Revolusi/angkatan bersenjata Iran, Letnan Jenderal (Hatatam) Anbia, menanggapi hal tersebut hari ini, dengan menyatakan bahwa jika pasukan AS melakukan tindakan seperti itu, semua kepentingan AS dan sekutunya akan menjadi sasaran pembalasan yang kuat dari angkatan bersenjata Iran. Menteri Pertahanan AS Hegseth pada tanggal 21 saat menghadiri sidang dengar pendapat di Senat Kongres mengatakan bahwa berdasarkan estimasi terbaru, biaya yang dikeluarkan AS untuk konflik dengan Iran telah mencapai 37,5 miliar dolar AS, dan tambahan anggaran perang “mendesak dan diperlukan”.