📰 Antusias institusi terhadap staking Ethereum meningkat, namun Lido tidak mendapat tambahan yang signifikan. Pada paruh pertama tahun 2026, total staking baru di seluruh jaringan bertambah 6,8 juta ETH, tetapi Lido hanya menambah 386 ribu ETH, yaitu 5,7% dari tambahan tersebut; meski total staking naik dari sekitar 8,74 juta menjadi 9,13 juta ETH, pangsa pasar justru turun dari 23,93% menjadi 21,18%.
🔥 Kontrasnya ada di sini: pasar membesar tidak berarti pemimpin otomatis meraih lebih banyak keuntungan. Porsi dana institusi naik dari 25,9% menjadi 35,3%, tetapi banyak dana mengalir ke penyedia layanan staking lain. Untuk produk Lido yang ditujukan bagi institusi, sebagian masih melakukan pengurangan biaya—tukar dulu pemakaian, baru bicara pendapatan.
💡 Hal ini juga langsung menghambat program buyback LDO. Pada 9 September, kontrak NEST menyelesaikan pemeriksaan, namun dana buyback tidak dilepaskan karena anggaran bernilai negatif. Dana sebenarnya tidak sepenuhnya tanpa persiapan, tetapi sesuai aturan: kelebihan saat ini belum mencapai syarat untuk mulai.
👀 Tekanan keuangan juga jelas terlihat. Pada paruh pertama, pendapatan bersih total Lido DAO adalah 15,94 juta dolar AS, sementara pengeluaran yayasan mencapai 14,33 juta dolar AS; ditambah lagi rugi sekali kali proyek Kelp sebesar 6,06 juta dolar AS, akhirnya Lido mengalami kerugian bersih 4,45 juta dolar AS. Jujur saja, tambahan staking, pendapatan DAO, dan besaran buyback—itu bukan hal yang sama.
🤔 Masalah paling realistis sekarang adalah: apakah Lido harus terus mengurangi biaya untuk institusi agar berebut pangsa pasar, atau lebih dulu menjaga surplus DAO agar NEST segera pulih dan buyback berjalan lagi? Jika kamu memegang LDO, pilihan mana yang ingin kamu lihat?
#Lido #LDO #以太坊质押 #DeFi