Liquid turun 85%, menyisakan 47 juta sebagai hadiah—apakah ini bisa disebut white hat?
Beberapa hari ini komunitas terus ramai memperdebatkan hal tersebut, dan saya juga ingin menyampaikan pandangan saya.
Pertama, luruskan faktanya: pelaku membuat 4000 koin LBTC yang “ada begitu saja” (bersifat fiktif), lalu melalui proses normal menukar 3996 BTC asli. Setelah Blockstream memperbaiki node, pihak tersebut mengembalikan lagi 3400 koin, sehingga tersisa sekitar 598,5 koin—jika dihitung dengan harga saat ini, nilainya sekitar 47 juta dolar AS.
Pelaku mengklaim dirinya “white hat”: “Saya tidak datang untuk mencuri uang, saya datang untuk mengingatkan kalian ada celah.”
Tapi ada masalah logika di sini. Seperti apa standar alur untuk responsible disclosure? Temukan celah → laporkan ke pihak proyek → tunggu perbaikan → ambil hadiah. Namun kali ini urutannya begini: kosongkan dulu 95% cadangan → tunggu proyek memperbaiki → kembalikan 85% → sisakan 15% sebagai hadiah.
Urutannya terbalik, maka sifatnya pun berubah. Blockstream mengonfirmasi di-chain bahwa node sudah diperbaiki dan dana bisa dikembalikan—tindakan ini juga membuat situasinya makin rumit: bagi pelaku, ini sama saja dengan mengakui “jalur damai: kembalikan uang lalu selesai.” CTO Ledger lebih blak-blakan: “Ini bukan white hat. Ini tindakan penculikan dulu baru negosiasi.”
Sebagai pendiri FuturaKey, dan sekaligus saya sendiri membangun produk on-chain, saya memahami mengapa komunitas terpecah jadi dua kubu. Satu kubu berpendapat: uang sebagian besar sudah kembali, jadi hasilnya baik. Kubu lain berpendapat: kalau tindakan seperti ini didorong, penyerang berikutnya akan makin berani—kosongkan dulu, toh nanti dikembalikan sebagian, lalu bisa “dicuci” jadi terlihat putih.
Posisi saya ada di kubu yang kedua. Alasannya sederhana: kalau “lakukan dulu, baru refund” pun masih bisa disebut white hat, maka industri peretasan tidak akan punya biaya kegagalan—kalau berhasil, tinggal ambil sebagian; kalau gagal, klaim white hat dan meminta ampun. Ini sangat tidak adil bagi peneliti yang selama ini dengan jujur melakukan responsible security disclosure.
Yang lebih patut diperhatikan adalah sinyal industri: bulan ini Liquid kehilangan 320 juta dan Cronos melakukan rollback blok—kepadatan insiden keamanan tampaknya meningkat. Di pasar bearish, peretas justru lebih aktif dibanding saat bull—anggaran pertahanan dipotong, sedangkan keuntungan serangan tidak berubah.
Untuk pengguna biasa, saran saya hanya satu: patoklah tingkat keamanan aset yang dipakai—aset ter-tokenisasi atau aset sidechain—yang nilainya harus selalu lebih rendah daripada mainnet. Jangan karena imbalannya sedikit lebih tinggi, lalu taruh posisi besar di sana.
Menurut Anda, “kosongkan dulu lalu kembalikan 85%” itu white hat? Silakan bahas di kolom komentar.
Di atas hanya pengamatan pribadi, bukan nasihat investasi.
#Liquid #BTC #Web3 #链上安全 #FuturaKey