Perusahaan Induk MetaMask Akhirnya Menuju Wall Street
Consensys — perusahaan di balik MetaMask dan Infura, dua alat yang pada dasarnya pernah digunakan oleh hampir setiap pengguna
$ETH — menargetkan IPO pada musim gugur 2026 setelah beberapa kali tertunda, dengan JPMorgan dan Goldman Sachs memimpin penawarannya.
Latar belakangnya membuat kabar ini menarik: Consensys terakhir kali dinilai sebesar $7 miliar pada 2022. Laporan terbaru menyebutkan IPO ini bisa menargetkan nilai $10 miliar atau lebih. Namun, perjalanannya tidak mulus — SEC pernah mengajukan gugatan terhadap Consensys terkait layanan staking MetaMask, dan kemerosotan pasar kripto pada awal tahun ini memaksa perusahaan itu mengundur jadwal awalnya pada Februari hingga musim gugur.
Mengapa IPO ini lebih penting daripada pencatatan saham pada umumnya:
Ini akan menjadi IPO besar pertama dari perusahaan yang tertanam begitu dalam di infrastruktur inti Ethereum. MetaMask sendiri memiliki lebih dari 30 juta pengguna, sementara Infura diam-diam mendukung sebagian besar aplikasi yang dibangun di atas Ethereum.
Ketidakpastian yang perlu diakui: valuasi privat sebesar $7 miliar pada 2022 tidak otomatis berarti pasar publik akan sepakat pada 2026. Debut publik BitGo yang kurang mulus pada awal tahun ini sudah disebut-sebut sebagai contoh peringatan bagi IPO kripto yang menjanjikan valuasi terlalu tinggi.
Jika Consensys menetapkan harga IPO dengan baik, perusahaan ini akan menjadi tolok ukur untuk melihat bagaimana pasar publik menilai infrastruktur Ethereum yang sebenarnya, bukan hanya tokennya.
Apakah basis pengguna MetaMask yang sangat besar membenarkan valuasi $10 miliar lebih, ataukah harga itu terlalu optimistis? 👇
#Consensys #MetaMask #Ethereum #ETH #CryptoNews