defi

57.8M penayangan
307,162 Berdiskusi
WOLVEXAID
·
--
Staf SEC akhirnya menjawab pertanyaan yang menggantung bertahun-tahun soal token governance — dan jawabannya melegakan buat DeFi. Fakta: Pada 2 Nov 2026, staf Divisi Corporation Finance SEC menambahkan tiga jawaban (Q1.4–Q1.6) ke FAQ aset kripto mereka. Intinya: pemegang token yang ikut voting secara independen dalam sistem governance yang luas dan berbasis aturan umumnya TIDAK dihitung sebagai satu kelompok pengendali — selama tidak terafiliasi dan tidak ada kesepakatan sampingan untuk bertindak bersama. Contoh acuannya Uniswap ($UNI): pemegangnya voting soal treasury dan parameter protokol, termasuk lewat struktur DUNA Wyoming. Batasnya penting: ini panduan staf, bukan hukum; tidak mengklasifikasikan UNI atau token apa pun sebagai komoditas, dan kendali oleh segelintir pihak tetap bisa dibaca sebagai kendali pusat. Opiniku: Ini bukan "SEC merestui UNI" — dan postingan yang mengklaim begitu patut dicurigai. Yang berubah adalah kerangka penilaiannya: governance yang benar-benar tersebar kini punya pijakan tertulis, sementara proyek yang votingnya dikuasai segelintir dompet tetap berisiko. UNI sendiri di sekitar $6,99 pagi ini — pasar belum merayakan berlebihan, dan menurutku itu wajar karena ini panduan, bukan undang-undang. Ketidakpastian berkurang satu lapis, bukan hilang — kepastian permanen tetap menunggu Kongres baru pasca-pemilu hari ini. Yang aku pantau selanjutnya: proyek yang mulai mengutip FAQ ini dalam marketing mereka (tanda bahaya bila diklaim sebagai persetujuan resmi), dan arah Kongres pasca-pemilu 3 Nov soal RUU CLARITY yang mandek sejak September. Menurut kalian, panduan seperti ini cukup untuk bikin proyek DeFi berani berekspansi di AS, atau tetap terlalu rapuh karena bisa dibalik kapan saja? Ini analisisku, bukan nasihat finansial — DYOR selalu. #RegulasiCrypto #DeFi $UNI
Staf SEC akhirnya menjawab pertanyaan yang menggantung bertahun-tahun soal token governance — dan jawabannya melegakan buat DeFi.

Fakta: Pada 2 Nov 2026, staf Divisi Corporation Finance SEC menambahkan tiga jawaban (Q1.4–Q1.6) ke FAQ aset kripto mereka. Intinya: pemegang token yang ikut voting secara independen dalam sistem governance yang luas dan berbasis aturan umumnya TIDAK dihitung sebagai satu kelompok pengendali — selama tidak terafiliasi dan tidak ada kesepakatan sampingan untuk bertindak bersama. Contoh acuannya Uniswap ($UNI ): pemegangnya voting soal treasury dan parameter protokol, termasuk lewat struktur DUNA Wyoming. Batasnya penting: ini panduan staf, bukan hukum; tidak mengklasifikasikan UNI atau token apa pun sebagai komoditas, dan kendali oleh segelintir pihak tetap bisa dibaca sebagai kendali pusat.

Opiniku: Ini bukan "SEC merestui UNI" — dan postingan yang mengklaim begitu patut dicurigai. Yang berubah adalah kerangka penilaiannya: governance yang benar-benar tersebar kini punya pijakan tertulis, sementara proyek yang votingnya dikuasai segelintir dompet tetap berisiko. UNI sendiri di sekitar $6,99 pagi ini — pasar belum merayakan berlebihan, dan menurutku itu wajar karena ini panduan, bukan undang-undang. Ketidakpastian berkurang satu lapis, bukan hilang — kepastian permanen tetap menunggu Kongres baru pasca-pemilu hari ini.

Yang aku pantau selanjutnya: proyek yang mulai mengutip FAQ ini dalam marketing mereka (tanda bahaya bila diklaim sebagai persetujuan resmi), dan arah Kongres pasca-pemilu 3 Nov soal RUU CLARITY yang mandek sejak September.

Menurut kalian, panduan seperti ini cukup untuk bikin proyek DeFi berani berekspansi di AS, atau tetap terlalu rapuh karena bisa dibalik kapan saja?

Ini analisisku, bukan nasihat finansial — DYOR selalu.

#RegulasiCrypto #DeFi $UNI
Terverifikasi
Uniswap berulang tahun yang kedelapan, dan Hayden membeberkan sederet angka yang mengesankan: DEX mencakup sekitar 40% dari seluruh volume perdagangan, volume spot Uniswap setara dengan 31% Binance, menempati peringkat kedua di seluruh industri. Produknya menang, itu saya akui. Tapi bagaimana dengan pemegang tokennya? Dalam airdrop tahun 2020, 251.534 dompet yang pernah menggunakan protokol ini masing-masing mendapat setidaknya 400 UNI. Saat mencapai puncak pada Mei 2021, harganya 44,92 dolar, jadi 400 token bernilai sekitar 17.970 dolar. Sekarang UNI sedikit di atas tujuh dolar; 400 token yang sama nilainya sekitar 2.800 dolar, turun lebih dari 80% dari puncaknya. Inilah bagian paling rumit dari DeFi: protokolnya berhasil menjadi nomor dua di industri, tapi harga tokennya nyaris tak ada hubungannya dengan itu. Volume perdagangan dihasilkan para trader, sebagian besar biaya masuk ke kantong LP, angka ulang tahun diumumkan oleh pendirinya sendiri, sementara yang diterima pemegang token kebanyakan cuma rasa bangga. Lalu ada klaim "pangsa terhadap Binance dari 0 menjadi 31%". Siapa yang menghitung, blockchain mana saja yang dihitung, dan apakah pool yang melakukan wash trading dikeluarkan—tak ada satu kata pun soal itu di unggahannya. Akun-akun yang meneruskan unggahan itu malah makin heboh. Buat kalian yang dapat airdrop waktu itu, tidak menjual saat puncak, dan bertahan sampai hari ini: kalian benar-benar punya keyakinan, dan benar-benar merugi. #Uniswap #DeFi
Uniswap berulang tahun yang kedelapan, dan Hayden membeberkan sederet angka yang mengesankan: DEX mencakup sekitar 40% dari seluruh volume perdagangan, volume spot Uniswap setara dengan 31% Binance, menempati peringkat kedua di seluruh industri.

Produknya menang, itu saya akui.

Tapi bagaimana dengan pemegang tokennya? Dalam airdrop tahun 2020, 251.534 dompet yang pernah menggunakan protokol ini masing-masing mendapat setidaknya 400 UNI. Saat mencapai puncak pada Mei 2021, harganya 44,92 dolar, jadi 400 token bernilai sekitar 17.970 dolar. Sekarang UNI sedikit di atas tujuh dolar; 400 token yang sama nilainya sekitar 2.800 dolar, turun lebih dari 80% dari puncaknya.

Inilah bagian paling rumit dari DeFi: protokolnya berhasil menjadi nomor dua di industri, tapi harga tokennya nyaris tak ada hubungannya dengan itu. Volume perdagangan dihasilkan para trader, sebagian besar biaya masuk ke kantong LP, angka ulang tahun diumumkan oleh pendirinya sendiri, sementara yang diterima pemegang token kebanyakan cuma rasa bangga.

Lalu ada klaim "pangsa terhadap Binance dari 0 menjadi 31%". Siapa yang menghitung, blockchain mana saja yang dihitung, dan apakah pool yang melakukan wash trading dikeluarkan—tak ada satu kata pun soal itu di unggahannya. Akun-akun yang meneruskan unggahan itu malah makin heboh.

Buat kalian yang dapat airdrop waktu itu, tidak menjual saat puncak, dan bertahan sampai hari ini: kalian benar-benar punya keyakinan, dan benar-benar merugi.

#Uniswap #DeFi
Artikel
🔴 Pelajaran pahit dari keuangan terdesentralisasi: Para peretas kehilangan 5 juta dolar dalam sekejap!​Dalam kejadian yang aneh sekaligus ironis, peretas Korea Utara terjebak akibat kurangnya likuiditas di platform Uniswap V2! ​🕵️‍♂️ Detail: Para peretas mengirim 908,793 token PROM (diperkirakan bernilai lebih dari 5 juta dolar AS) yang tersimpan di salah satu hot wallet Binance setelah menguasainya, lalu mencoba menjual semuanya sekaligus di pool likuiditas yang hampir kosong.

🔴 Pelajaran pahit dari keuangan terdesentralisasi: Para peretas kehilangan 5 juta dolar dalam sekejap!

​Dalam kejadian yang aneh sekaligus ironis, peretas Korea Utara terjebak akibat kurangnya likuiditas di platform Uniswap V2!
​🕵️‍♂️ Detail: Para peretas mengirim 908,793 token PROM (diperkirakan bernilai lebih dari 5 juta dolar AS) yang tersimpan di salah satu hot wallet Binance setelah menguasainya, lalu mencoba menjual semuanya sekaligus di pool likuiditas yang hampir kosong.
·
--
Insiden lain yang luput dari perhatian di tengah kasus besar Binance: 97 juta $CORE ditarik dari b14gAkhir pekan lalu, semua orang tertuju pada kasus Binance senilai 6,3 miliar dolar AS itu, sementara insiden lain nyaris tak diperhatikan. Pada 31 Oktober pukul 09.29 UTC, protokol staking/restaking Bitcoin b14g yang berjalan di Core dan Babylon secara resmi mengonfirmasi bahwa sekitar 97 juta $CORE yang di-stake melalui b14g telah ditarik tanpa izin dan dikirim ke alamat penyerang. Menurut perkiraan media, nilainya sekitar 1,4 juta dolar AS. Beberapa fakta konkret yang disampaikan pihak resmi (b14g, Core DAO): - Kontrak yang terdampak telah dijeda - Penelusuran on-chain menunjukkan sekitar 68 juta token masih berada di jaringan Core - Mitra bursa telah membekukan sekitar 9 juta token yang terkait dengan penyerang

Insiden lain yang luput dari perhatian di tengah kasus besar Binance: 97 juta $CORE ditarik dari b14g

Akhir pekan lalu, semua orang tertuju pada kasus Binance senilai 6,3 miliar dolar AS itu, sementara insiden lain nyaris tak diperhatikan.
Pada 31 Oktober pukul 09.29 UTC, protokol staking/restaking Bitcoin b14g yang berjalan di Core dan Babylon secara resmi mengonfirmasi bahwa sekitar 97 juta $CORE yang di-stake melalui b14g telah ditarik tanpa izin dan dikirim ke alamat penyerang. Menurut perkiraan media, nilainya sekitar 1,4 juta dolar AS.
Beberapa fakta konkret yang disampaikan pihak resmi (b14g, Core DAO):
- Kontrak yang terdampak telah dijeda
- Penelusuran on-chain menunjukkan sekitar 68 juta token masih berada di jaringan Core
- Mitra bursa telah membekukan sekitar 9 juta token yang terkait dengan penyerang
Gangguan di Ethereum menghentikan swap THORChain di 10 jaringan sekaligus Pada 31 Oktober, terjadi reorganisasi satu blok di jaringan Ethereum. Akibatnya, THORChain menganggap ada deposit sebesar 10 ETH yang kemudian hilang dari rantai transaksi utama. Ketika swap gagal, protokol mencoba mengembalikan dana. Namun, karena kesalahan, pengguna menerima kelebihan 10 ETH—vault membayarkan dana yang sebenarnya tidak pernah diterimanya. Pemeriksaan otomatis mendeteksi kekurangan dana. Awalnya, operasi yang melibatkan ETH dihentikan, lalu para operator untuk sementara menangguhkan swap di sembilan jaringan lainnya, termasuk Bitcoin, Solana, Tron, dan BNB Chain. Kemudian, pengguna secara sukarela mengembalikan kelebihan 10 ETH tersebut, dan saldo vault pun pulih. Hingga 2 November, swap melalui THORChain masih ditangguhkan di sepuluh jaringan. Para pengembang sedang menyiapkan perbaikan, sementara para operator harus memastikan setiap jaringan aman sebelum operasi dilanjutkan. Insiden ini menunjukkan betapa seriusnya dampak yang dapat ditimbulkan bahkan oleh satu gangguan teknis saat berbagai blockchain saling berinteraksi. #THORChain #Ethereum #DeFi {spot}(RUNEUSDT) {spot}(ETHUSDT)
Gangguan di Ethereum menghentikan swap THORChain di 10 jaringan sekaligus

Pada 31 Oktober, terjadi reorganisasi satu blok di jaringan Ethereum. Akibatnya, THORChain menganggap ada deposit sebesar 10 ETH yang kemudian hilang dari rantai transaksi utama.

Ketika swap gagal, protokol mencoba mengembalikan dana. Namun, karena kesalahan, pengguna menerima kelebihan 10 ETH—vault membayarkan dana yang sebenarnya tidak pernah diterimanya.

Pemeriksaan otomatis mendeteksi kekurangan dana. Awalnya, operasi yang melibatkan ETH dihentikan, lalu para operator untuk sementara menangguhkan swap di sembilan jaringan lainnya, termasuk Bitcoin, Solana, Tron, dan BNB Chain.

Kemudian, pengguna secara sukarela mengembalikan kelebihan 10 ETH tersebut, dan saldo vault pun pulih.

Hingga 2 November, swap melalui THORChain masih ditangguhkan di sepuluh jaringan. Para pengembang sedang menyiapkan perbaikan, sementara para operator harus memastikan setiap jaringan aman sebelum operasi dilanjutkan.

Insiden ini menunjukkan betapa seriusnya dampak yang dapat ditimbulkan bahkan oleh satu gangguan teknis saat berbagai blockchain saling berinteraksi.

#THORChain #Ethereum #DeFi
Dmitrii Shirokikh:
От децентрализации осталось только название 😁😁😁
·
--
Artikel
Lihat terjemahan
DefiLlama: CÓMO UTILIZAR UNA DE LAS HERRAMIENTAS MÁS IMPORTANTES PARA ANALIZAR EL MERCADO DEFIEl mercado de las finanzas descentralizadas genera una enorme cantidad de información: capital depositado en protocolos, operaciones, comisiones, ingresos, liquidez y rendimientos. Interpretar todos esos datos puede resultar complicado si no se cuenta con herramientas que permitan organizarlos y compararlos. En ese contexto, DefiLlama se convirtió en una plataforma de referencia para analizar el ecosistema DeFi. Su principal ventaja es que permite consultar información de cientos de protocolos y blockchains desde un mismo lugar, sin necesidad de registrarse ni pagar por acceder a sus estadísticas principales. Pero conocer la plataforma no consiste solamente en observar qué protocolo tiene más capital bloqueado. Lo importante es entender qué representa cada indicador y qué información puede aportar sobre la actividad real de un proyecto. ¿QUÉ ES DEFILLAMA Y QUÉ INFORMACIÓN OFRECE? DefiLlama es una plataforma de análisis que recopila datos de protocolos descentralizados y los presenta mediante estadísticas, rankings y gráficos. Entre sus principales apartados se encuentran: - TVL: permite conocer cuánto capital está depositado en los protocolos. - Fees: muestra las comisiones que pagan los usuarios por utilizar una plataforma. - Revenue: registra qué parte de esas comisiones queda en manos del protocolo. - Stablecoins: permite analizar la circulación y distribución de monedas estables. - Yields: reúne información sobre los rendimientos ofrecidos por distintos pools. - DEX Volume: permite observar el volumen de operaciones en exchanges descentralizados. También ofrece información sobre puentes entre redes, desbloqueos de tokens, financiación de proyectos y eventos de seguridad. TVL: UNA DE LAS MÉTRICAS MÁS IMPORTANTES. TVL significa Total Value Locked y representa el valor de los activos depositados en un protocolo o ecosistema DeFi. Es uno de los indicadores más utilizados para evaluar el tamaño de un proyecto. Un TVL elevado puede reflejar una importante cantidad de capital depositado y participación de los usuarios. Sin embargo, hay un detalle importante: el TVL se expresa generalmente en dólares. Esto significa que puede disminuir cuando bajan los precios de las criptomonedas depositadas, incluso si los usuarios mantienen sus posiciones dentro del protocolo. Por eso, observar únicamente la variación del TVL puede llevar a conclusiones equivocadas. Conviene comparar su evolución con los precios de los activos y, cuando sea posible, analizar las cantidades de tokens depositadas. También es importante evitar sumar cifras de diferentes protocolos sin considerar los depósitos reutilizados, ya que un mismo capital puede aparecer representado en varias plataformas. FEES Y REVENUE: DOS INDICADORES QUE NO SIGNIFICAN LO MISMO. Otro apartado relevante de DefiLlama es el relacionado con las comisiones y los ingresos. Aunque suelen confundirse, representan conceptos diferentes. Las fees muestran cuánto dinero pagan los usuarios por utilizar un protocolo. En cambio, el revenue indica cuánto de ese dinero termina quedando en manos del propio proyecto. La diferencia es importante cuando se analiza un token. Un protocolo puede registrar millones de dólares en comisiones, pero distribuir prácticamente todo ese dinero entre proveedores de liquidez y otros participantes. Por eso, un volumen elevado de actividad no implica necesariamente que el proyecto esté generando ingresos para sus propietarios o que exista un mecanismo de captura de valor para su token. STABLECOINS: UNA FORMA DE OBSERVAR LA LIQUIDEZ. DefiLlama también permite analizar el mercado de stablecoins y consultar su circulación en diferentes blockchains. Esta información resulta útil para observar cómo se distribuye la liquidez dentro del ecosistema. Un aumento de la oferta puede estar relacionado con nuevas emisiones y una mayor disponibilidad de capital. Por el contrario, una reducción puede reflejar reembolsos o una contracción de la oferta. También permite comparar el peso de emisores como Tether y Circle y observar en qué redes circulan sus monedas. Es un indicador interesante para evaluar la evolución de la liquidez, aunque por sí solo no permite determinar cuánto de ese capital terminará utilizándose en operaciones DeFi. YIELDS: CÓMO ANALIZAR LOS RENDIMIENTOS. La sección Yields reúne información sobre los rendimientos disponibles en diferentes protocolos y pools. Permite consultar el APY, el capital depositado, la blockchain correspondiente y la composición de los rendimientos. Este último punto merece ESPECIAL ATENCIÓN. Un rendimiento puede provenir de intereses y comisiones generados por la actividad del protocolo o de recompensas distribuidas en tokens. La diferencia es considerable. Si una parte importante del APY depende de incentivos en tokens, una caída en su precio puede reducir el rendimiento real obtenido por el usuario. Por eso, antes de evaluar una oportunidad conviene revisar el rendimiento base, el tamaño del pool, la liquidez disponible y los riesgos asociados al protocolo. Un porcentaje elevado no garantiza que la estrategia sea sostenible. SEIS ERRORES QUE CONVIENE EVITAR AL UTILIZAR DEFILLAMA. Para aprovechar correctamente la plataforma, hay algunas confusiones habituales que pueden distorsionar el análisis: 1. Interpretar una caída del TVL como una salida de capital: los cambios de precio también afectan esta métrica. 2. Sumar el TVL de distintos protocolos: puede producir duplicaciones cuando un mismo activo se utiliza en varias plataformas. 3. Confundir reservas de exchanges con capital DeFi: son categorías diferentes. 4. Tomar las comisiones como ingresos: no todo lo que pagan los usuarios queda en manos del protocolo. 5. Considerar sostenibles los APY elevados: es necesario identificar de dónde provienen las recompensas. 6. Confundir TVL con capitalización de mercado: uno mide activos depositados y el otro el valor de mercado de los tokens. CÓMO UTILIZAR DEFILLAMA PARA ANALIZAR UN PROYECTO. Una forma práctica de comenzar es ingresar en DefiLlama y seleccionar el protocolo que se quiere investigar. Primero conviene revisar su TVL y observar cómo evolucionó durante diferentes períodos. Después, comparar su participación dentro de la blockchain donde opera y consultar las comisiones e ingresos que genera. El siguiente paso es analizar si existe actividad económica suficiente para justificar el funcionamiento del proyecto y qué parte de esa actividad beneficia directamente al protocolo. También resulta útil observar la evolución de las stablecoins y la liquidez disponible en su ecosistema. Por último, si el proyecto ofrece oportunidades de rendimiento, conviene revisar la composición del APY y los riesgos de cada pool. CONCLUSIÓN: DefiLlama permite acceder a información que ayuda a comprender mejor la actividad de las finanzas descentralizadas. Sus indicadores sirven para comparar protocolos, identificar cambios en la liquidez y evaluar si existe actividad económica detrás de un proyecto. La utilidad de la plataforma depende principalmente de interpretar cada dato dentro de su contexto. El TVL, las comisiones, los ingresos y los rendimientos responden a preguntas diferentes, y analizarlos en conjunto ofrece una visión mucho más completa de cualquier ecosistema DeFi. #crypto #defi #blockchain #TradingCommunity #TrendingTopic

DefiLlama: CÓMO UTILIZAR UNA DE LAS HERRAMIENTAS MÁS IMPORTANTES PARA ANALIZAR EL MERCADO DEFI

El mercado de las finanzas descentralizadas genera una enorme cantidad de información: capital depositado en protocolos, operaciones, comisiones, ingresos, liquidez y rendimientos.
Interpretar todos esos datos puede resultar complicado si no se cuenta con herramientas que permitan organizarlos y compararlos.
En ese contexto, DefiLlama se convirtió en una plataforma de referencia para analizar el ecosistema DeFi.
Su principal ventaja es que permite consultar información de cientos de protocolos y blockchains desde un mismo lugar, sin necesidad de registrarse ni pagar por acceder a sus estadísticas principales.
Pero conocer la plataforma no consiste solamente en observar qué protocolo tiene más capital bloqueado. Lo importante es entender qué representa cada indicador y qué información puede aportar sobre la actividad real de un proyecto.
¿QUÉ ES DEFILLAMA Y QUÉ INFORMACIÓN OFRECE?
DefiLlama es una plataforma de análisis que recopila datos de protocolos descentralizados y los presenta mediante estadísticas, rankings y gráficos.
Entre sus principales apartados se encuentran:
- TVL: permite conocer cuánto capital está depositado en los protocolos.
- Fees: muestra las comisiones que pagan los usuarios por utilizar una plataforma.
- Revenue: registra qué parte de esas comisiones queda en manos del protocolo.
- Stablecoins: permite analizar la circulación y distribución de monedas estables.
- Yields: reúne información sobre los rendimientos ofrecidos por distintos pools.
- DEX Volume: permite observar el volumen de operaciones en exchanges descentralizados.
También ofrece información sobre puentes entre redes, desbloqueos de tokens, financiación de proyectos y eventos de seguridad.
TVL: UNA DE LAS MÉTRICAS MÁS IMPORTANTES.
TVL significa Total Value Locked y representa el valor de los activos depositados en un protocolo o ecosistema DeFi.
Es uno de los indicadores más utilizados para evaluar el tamaño de un proyecto. Un TVL elevado puede reflejar una importante cantidad de capital depositado y participación de los usuarios.
Sin embargo, hay un detalle importante: el TVL se expresa generalmente en dólares.
Esto significa que puede disminuir cuando bajan los precios de las criptomonedas depositadas, incluso si los usuarios mantienen sus posiciones dentro del protocolo.
Por eso, observar únicamente la variación del TVL puede llevar a conclusiones equivocadas. Conviene comparar su evolución con los precios de los activos y, cuando sea posible, analizar las cantidades de tokens depositadas.
También es importante evitar sumar cifras de diferentes protocolos sin considerar los depósitos reutilizados, ya que un mismo capital puede aparecer representado en varias plataformas.
FEES Y REVENUE: DOS INDICADORES QUE NO SIGNIFICAN LO MISMO.
Otro apartado relevante de DefiLlama es el relacionado con las comisiones y los ingresos.
Aunque suelen confundirse, representan conceptos diferentes.
Las fees muestran cuánto dinero pagan los usuarios por utilizar un protocolo. En cambio, el revenue indica cuánto de ese dinero termina quedando en manos del propio proyecto.
La diferencia es importante cuando se analiza un token.
Un protocolo puede registrar millones de dólares en comisiones, pero distribuir prácticamente todo ese dinero entre proveedores de liquidez y otros participantes.
Por eso, un volumen elevado de actividad no implica necesariamente que el proyecto esté generando ingresos para sus propietarios o que exista un mecanismo de captura de valor para su token.
STABLECOINS: UNA FORMA DE OBSERVAR LA LIQUIDEZ.
DefiLlama también permite analizar el mercado de stablecoins y consultar su circulación en diferentes blockchains.
Esta información resulta útil para observar cómo se distribuye la liquidez dentro del ecosistema.
Un aumento de la oferta puede estar relacionado con nuevas emisiones y una mayor disponibilidad de capital. Por el contrario, una reducción puede reflejar reembolsos o una contracción de la oferta.
También permite comparar el peso de emisores como Tether y Circle y observar en qué redes circulan sus monedas.
Es un indicador interesante para evaluar la evolución de la liquidez, aunque por sí solo no permite determinar cuánto de ese capital terminará utilizándose en operaciones DeFi.
YIELDS: CÓMO ANALIZAR LOS RENDIMIENTOS.
La sección Yields reúne información sobre los rendimientos disponibles en diferentes protocolos y pools.
Permite consultar el APY, el capital depositado, la blockchain correspondiente y la composición de los rendimientos.
Este último punto merece ESPECIAL ATENCIÓN.
Un rendimiento puede provenir de intereses y comisiones generados por la actividad del protocolo o de recompensas distribuidas en tokens.
La diferencia es considerable. Si una parte importante del APY depende de incentivos en tokens, una caída en su precio puede reducir el rendimiento real obtenido por el usuario.
Por eso, antes de evaluar una oportunidad conviene revisar el rendimiento base, el tamaño del pool, la liquidez disponible y los riesgos asociados al protocolo.
Un porcentaje elevado no garantiza que la estrategia sea sostenible.
SEIS ERRORES QUE CONVIENE EVITAR AL UTILIZAR DEFILLAMA.
Para aprovechar correctamente la plataforma, hay algunas confusiones habituales que pueden distorsionar el análisis:
1. Interpretar una caída del TVL como una salida de capital: los cambios de precio también afectan esta métrica.
2. Sumar el TVL de distintos protocolos: puede producir duplicaciones cuando un mismo activo se utiliza en varias plataformas.
3. Confundir reservas de exchanges con capital DeFi: son categorías diferentes.
4. Tomar las comisiones como ingresos: no todo lo que pagan los usuarios queda en manos del protocolo.
5. Considerar sostenibles los APY elevados: es necesario identificar de dónde provienen las recompensas.
6. Confundir TVL con capitalización de mercado: uno mide activos depositados y el otro el valor de mercado de los tokens.
CÓMO UTILIZAR DEFILLAMA PARA ANALIZAR UN PROYECTO.
Una forma práctica de comenzar es ingresar en DefiLlama y seleccionar el protocolo que se quiere investigar.
Primero conviene revisar su TVL y observar cómo evolucionó durante diferentes períodos. Después, comparar su participación dentro de la blockchain donde opera y consultar las comisiones e ingresos que genera.
El siguiente paso es analizar si existe actividad económica suficiente para justificar el funcionamiento del proyecto y qué parte de esa actividad beneficia directamente al protocolo.
También resulta útil observar la evolución de las stablecoins y la liquidez disponible en su ecosistema.
Por último, si el proyecto ofrece oportunidades de rendimiento, conviene revisar la composición del APY y los riesgos de cada pool.
CONCLUSIÓN:
DefiLlama permite acceder a información que ayuda a comprender mejor la actividad de las finanzas descentralizadas. Sus indicadores sirven para comparar protocolos, identificar cambios en la liquidez y evaluar si existe actividad económica detrás de un proyecto.
La utilidad de la plataforma depende principalmente de interpretar cada dato dentro de su contexto. El TVL, las comisiones, los ingresos y los rendimientos responden a preguntas diferentes, y analizarlos en conjunto ofrece una visión mucho más completa de cualquier ecosistema DeFi.
#crypto #defi #blockchain #TradingCommunity #TrendingTopic
Is #kernelDAO Membangun Fondasi Restaking? 🚀 KernelDAO menyatukan Kernel, Kelp, dan Gain dalam satu ekosistem, memberikan pengguna DeFi jalur terpadu untuk restaking dan memperoleh imbal hasil. Token KERNEL mendukung tata kelola, insentif, dan keamanan jaringan, menyelaraskan para pengembang, staker, dan komunitas untuk tumbuh bersama. {spot}(KERNELUSDT) Trader dan analis sebaiknya mengamati aktivitas ekosistem, partisipasi staking, dan jadwal pembukaan token mendatang, karena dinamika pasokan dapat membentuk sentimen pasar. Dengan pasokan maksimum 1 miliar token dan akses luas ke bursa, KERNEL tetap menjadi sorotan dalam dunia restaking. $KERNEL #CoinVahini #kernelDAO #Restaking #DeFi
Is #kernelDAO Membangun Fondasi Restaking? 🚀

KernelDAO menyatukan Kernel, Kelp, dan Gain dalam satu ekosistem, memberikan pengguna DeFi jalur terpadu untuk restaking dan memperoleh imbal hasil. Token KERNEL mendukung tata kelola, insentif, dan keamanan jaringan, menyelaraskan para pengembang, staker, dan komunitas untuk tumbuh bersama.


Trader dan analis sebaiknya mengamati aktivitas ekosistem, partisipasi staking, dan jadwal pembukaan token mendatang, karena dinamika pasokan dapat membentuk sentimen pasar. Dengan pasokan maksimum 1 miliar token dan akses luas ke bursa, KERNEL tetap menjadi sorotan dalam dunia restaking.

$KERNEL #CoinVahini #kernelDAO #Restaking #DeFi
Artikel
Mitosis (MITO): Bisakah Likuiditas Lintas Chain Membentuk Masa Depan DeFi?Pendahuluan Ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) terus berkembang, dan salah satu tantangan terbesarnya adalah likuiditas yang terfragmentasi di berbagai blockchain. Mitosis (MITO) bertujuan mengatasi tantangan ini dengan menciptakan sistem yang membuat likuiditas lebih fleksibel, mudah diakses, dan efisien di berbagai jaringan blockchain. Alih-alih membiarkan aset yang disetorkan tetap terisolasi, Mitosis memperkenalkan pendekatan baru untuk membuat likuiditas dapat diprogram dan digunakan di berbagai aplikasi DeFi. 🔍 Apa Itu Mitosis? Mitosis adalah blockchain Layer 1 yang berfokus pada penyatuan likuiditas kripto yang terfragmentasi.

Mitosis (MITO): Bisakah Likuiditas Lintas Chain Membentuk Masa Depan DeFi?

Pendahuluan
Ekosistem keuangan terdesentralisasi (DeFi) terus berkembang, dan salah satu tantangan terbesarnya adalah likuiditas yang terfragmentasi di berbagai blockchain.
Mitosis (MITO) bertujuan mengatasi tantangan ini dengan menciptakan sistem yang membuat likuiditas lebih fleksibel, mudah diakses, dan efisien di berbagai jaringan blockchain.
Alih-alih membiarkan aset yang disetorkan tetap terisolasi, Mitosis memperkenalkan pendekatan baru untuk membuat likuiditas dapat diprogram dan digunakan di berbagai aplikasi DeFi.
🔍 Apa Itu Mitosis?
Mitosis adalah blockchain Layer 1 yang berfokus pada penyatuan likuiditas kripto yang terfragmentasi.
Lihat terjemahan
Is #DeFi Quietly Bridging Wall Street and Web3? 📈 Tokenized stocks are gaining real traction onchain, with DeFi TVL in this segment reaching about $304.7 million as of November 2. Uniswap leads with roughly 27 percent of that, showing how deep onchain liquidity is drawing traditional assets into open markets. Ethereum remains the anchor, with its DeFi TVL near $44 billion on October 31. For traders and analysts, tracking TVL trends, liquidity depth and new asset categories could reveal where the next wave of DeFi adoption builds momentum. Keep in touch to get DeFi updates. $UNI $ETH #CoinVahini #DeFi #TokenizedStocks #Uniswap
Is #DeFi Quietly Bridging Wall Street and Web3? 📈

Tokenized stocks are gaining real traction onchain, with DeFi TVL in this segment reaching about $304.7 million as of November 2. Uniswap leads with roughly 27 percent of that, showing how deep onchain liquidity is drawing traditional assets into open markets.

Ethereum remains the anchor, with its DeFi TVL near $44 billion on October 31. For traders and analysts, tracking TVL trends, liquidity depth and new asset categories could reveal where the next wave of DeFi adoption builds momentum.

Keep in touch to get DeFi updates.

$UNI $ETH #CoinVahini #DeFi #TokenizedStocks #Uniswap
Dalam desain prapeluncuran V4 oleh Aave Labs pada Juli 2025, dua pinjaman dalam token yang sama dapat dikenai bunga berbeda karena menggunakan agunan yang berbeda. Contoh LINK memiliki premi risiko sebesar 30%. Jika suku bunga dasar bersama menambahkan bunga sebesar $100 pada pinjaman, premi tersebut akan menambahkan $30 lagi, sehingga totalnya menjadi $130. Ini merupakan persentase dari bunga dasar, bukan tambahan 30 poin persentase pada suku bunga tahunan. Angka-angka ini menggambarkan desain tersebut, bukan ketentuan pinjaman saat ini. Sumber: Aave Labs, 24 Juli 2025. https://aave.com/blog/aave-v4-risk-premiums #Aave #DeFi
Dalam desain prapeluncuran V4 oleh Aave Labs pada Juli 2025, dua pinjaman dalam token yang sama dapat dikenai bunga berbeda karena menggunakan agunan yang berbeda.

Contoh LINK memiliki premi risiko sebesar 30%. Jika suku bunga dasar bersama menambahkan bunga sebesar $100 pada pinjaman, premi tersebut akan menambahkan $30 lagi, sehingga totalnya menjadi $130. Ini merupakan persentase dari bunga dasar, bukan tambahan 30 poin persentase pada suku bunga tahunan. Angka-angka ini menggambarkan desain tersebut, bukan ketentuan pinjaman saat ini.

Sumber: Aave Labs, 24 Juli 2025.
https://aave.com/blog/aave-v4-risk-premiums

#Aave #DeFi
·
--
Bullish
$EVAA bersinar hari ini 🔥 EVAA Protocol di jaringan TON sedang naik dan harganya sekarang sekitar $1.50 $EVAA {future}(EVAAUSDT) Platform pinjaman yang kuat di Telegram dengan momentum yang tinggi! Akankah TON DeFi mencuri perhatian? #EVAA #TON #DeFi #Bullish
$EVAA bersinar hari ini 🔥

EVAA Protocol di jaringan TON sedang naik dan harganya sekarang sekitar $1.50
$EVAA

Platform pinjaman yang kuat di Telegram dengan momentum yang tinggi!

Akankah TON DeFi mencuri perhatian?

#EVAA #TON #DeFi #Bullish
🦈 $AAVE MEMBUKA AKSES SELULER SAAT DEMAM GHOST PASS DIMULAI! ⚡ Aave Labs baru saja membuka akses awal ke aplikasi seluler mereka, dengan meluncurkan Ghost Pass khusus undangan untuk pengguna terpilih. 🏦 Mekanisme undangan yang viral ini membangun momentum dengan cepat sekaligus menghadirkan layanan pinjaman berstandar institusional langsung ke layar ponsel. 🔍 Secara historis, integrasi seluler menjadi katalis yang menjembatani kesenjangan antara likuiditas protokol yang mendalam dan pertumbuhan pengguna aktif harian. ⚡ Para investor cerdas sudah mengamati dampak proses pendaftaran yang lancar ini terhadap metrik volume on-chain. 💬 Akankah langkah ke seluler ini memicu gelombang likuiditas baru ke DeFi, atau kamu memilih menunggu sampai akses publik dibuka? 👇 ⚠️ Bukan nasihat keuangan. Selalu kelola risiko Anda. 🛡️ 🏷️ #AAVE #DeFi #Altcoins #Crypto 🔥 💎
🦈 $AAVE MEMBUKA AKSES SELULER SAAT DEMAM GHOST PASS DIMULAI! ⚡

Aave Labs baru saja membuka akses awal ke aplikasi seluler mereka, dengan meluncurkan Ghost Pass khusus undangan untuk pengguna terpilih. 🏦 Mekanisme undangan yang viral ini membangun momentum dengan cepat sekaligus menghadirkan layanan pinjaman berstandar institusional langsung ke layar ponsel.

🔍 Secara historis, integrasi seluler menjadi katalis yang menjembatani kesenjangan antara likuiditas protokol yang mendalam dan pertumbuhan pengguna aktif harian. ⚡ Para investor cerdas sudah mengamati dampak proses pendaftaran yang lancar ini terhadap metrik volume on-chain.

💬 Akankah langkah ke seluler ini memicu gelombang likuiditas baru ke DeFi, atau kamu memilih menunggu sampai akses publik dibuka? 👇

⚠️ Bukan nasihat keuangan. Selalu kelola risiko Anda. 🛡️

🏷️ #AAVE #DeFi #Altcoins #Crypto

🔥 💎
Apakah Infrastruktur Restaking Akan Mendefinisikan Ulang Efisiensi Modal dan Keamanan Jaringan di Ethereum? 🔐📈 Seiring dengan terus bertambahnya aset yang di-staking di Ethereum, protokol restaking memperkenalkan primitif kriptoekonomi yang sepenuhnya baru. Namun, apakah pengumpulan modal yang di-staking untuk mengamankan middleware pihak ketiga akan meningkatkan imbal hasil Web3, atau justru menciptakan risiko leverage sistemik? Restaking memungkinkan pengguna dan operator node menggunakan kembali ETH yang mereka staking atau Liquid Staking Token (LST) untuk mengamankan Layanan yang Divalidasi secara Aktif (AVS)—seperti jembatan lintas rantai, oracle, dan lapisan ketersediaan data. Dengan memilih untuk berpartisipasi, staker memperoleh aliran imbal hasil tambahan di luar reward staking lapisan dasar, sementara protokol baru dapat menghindari proses mahal untuk membangun jaringan validator mereka sendiri. Restaking memaksimalkan efisiensi modal dengan mengubah aset yang di-staking menjadi keamanan bersama, tetapi memerlukan pengelolaan risiko yang cermat terkait kondisi slashing berlapis dan leverage kontrak pintar. $EIGEN $ETH #Restaking #DeFi #Ethereum #CoinVahini
Apakah Infrastruktur Restaking Akan Mendefinisikan Ulang Efisiensi Modal dan Keamanan Jaringan di Ethereum? 🔐📈

Seiring dengan terus bertambahnya aset yang di-staking di Ethereum, protokol restaking memperkenalkan primitif kriptoekonomi yang sepenuhnya baru. Namun, apakah pengumpulan modal yang di-staking untuk mengamankan middleware pihak ketiga akan meningkatkan imbal hasil Web3, atau justru menciptakan risiko leverage sistemik?

Restaking memungkinkan pengguna dan operator node menggunakan kembali ETH yang mereka staking atau Liquid Staking Token (LST) untuk mengamankan Layanan yang Divalidasi secara Aktif (AVS)—seperti jembatan lintas rantai, oracle, dan lapisan ketersediaan data. Dengan memilih untuk berpartisipasi, staker memperoleh aliran imbal hasil tambahan di luar reward staking lapisan dasar, sementara protokol baru dapat menghindari proses mahal untuk membangun jaringan validator mereka sendiri.

Restaking memaksimalkan efisiensi modal dengan mengubah aset yang di-staking menjadi keamanan bersama, tetapi memerlukan pengelolaan risiko yang cermat terkait kondisi slashing berlapis dan leverage kontrak pintar.

$EIGEN $ETH #Restaking #DeFi #Ethereum #CoinVahini
🟢 Bullish 🚨 Protokol DeFi besar mengumumkan kemitraan strategis dengan bank tradisional Sebuah platform pinjaman DeFi terkemuka baru saja menandatangani kesepakatan besar dengan raksasa perbankan global, dengan tujuan menjembatani keuangan tradisional dan aplikasi terdesentralisasi. Langkah ini dapat membawa modal institusional yang signifikan ke dunia kripto. 📊 Dampak pasar: Sentimen positif diperkirakan menyebar ke berbagai token DeFi, disertai potensi masuknya investor institusional baru yang menjajaki aplikasi blockchain. Hal ini dapat memicu reli pasar yang lebih luas. #DeFi #TradFi
🟢 Bullish

🚨 Protokol DeFi besar mengumumkan kemitraan strategis dengan bank tradisional

Sebuah platform pinjaman DeFi terkemuka baru saja menandatangani kesepakatan besar dengan raksasa perbankan global, dengan tujuan menjembatani keuangan tradisional dan aplikasi terdesentralisasi. Langkah ini dapat membawa modal institusional yang signifikan ke dunia kripto.

📊 Dampak pasar: Sentimen positif diperkirakan menyebar ke berbagai token DeFi, disertai potensi masuknya investor institusional baru yang menjajaki aplikasi blockchain. Hal ini dapat memicu reli pasar yang lebih luas.

#DeFi #TradFi
Lihat terjemahan
DEXE, BANK and RLC: DeFi Governance, Bitcoin Finance and AI Infrastructure in Focus   DEXE is trading near $1.379, down 5.35% over the latest 24 hour session after moving between $1.356 and $1.468. The decline signals short term pressure, but DeXe remains relevant to traders tracking decentralized governance infrastructure and the wider DeFi ecosystem.   BANK is changing hands around $0.0255, down 1.54% over 24 hours, with a range between $0.0252 and $0.0263. Compared with the sharper moves in DEXE and RLC, BANK is showing a tighter trading range, suggesting a more balanced battle between buyers and sellers as attention stays on the Bitcoin finance narrative.   RLC is trading near $0.4463, down 3.08% over 24 hours after ranging from $0.4422 to $0.4661. The token remains connected to the AI and decentralized computing theme, where market interest can strengthen quickly when liquidity returns to infrastructure focused assets.   The broader picture is selective rather than weak. DEXE is navigating governance token volatility, BANK is consolidating within a narrow range, and RLC is testing demand in the AI infrastructure segment. In this environment, volume quality and the ability to hold current ranges may matter more than short term hype.   #DeXe #LorenzoProtocol #iExecRLC #DeFi #CryptoMarket $DEXE {spot}(DEXEUSDT) $BANK {spot}(BANKUSDT) $RLC {spot}(RLCUSDT)
DEXE, BANK and RLC: DeFi Governance, Bitcoin Finance and AI Infrastructure in Focus

DEXE is trading near $1.379, down 5.35% over the latest 24 hour session after moving between $1.356 and $1.468. The decline signals short term pressure, but DeXe remains relevant to traders tracking decentralized governance infrastructure and the wider DeFi ecosystem.

BANK is changing hands around $0.0255, down 1.54% over 24 hours, with a range between $0.0252 and $0.0263. Compared with the sharper moves in DEXE and RLC, BANK is showing a tighter trading range, suggesting a more balanced battle between buyers and sellers as attention stays on the Bitcoin finance narrative.

RLC is trading near $0.4463, down 3.08% over 24 hours after ranging from $0.4422 to $0.4661. The token remains connected to the AI and decentralized computing theme, where market interest can strengthen quickly when liquidity returns to infrastructure focused assets.

The broader picture is selective rather than weak. DEXE is navigating governance token volatility, BANK is consolidating within a narrow range, and RLC is testing demand in the AI infrastructure segment. In this environment, volume quality and the ability to hold current ranges may matter more than short term hype.

#DeXe #LorenzoProtocol #iExecRLC #DeFi #CryptoMarket

$DEXE
$BANK
$RLC
Lihat terjemahan
热搜里的AAVE,喵哥盯了一眼:24h -4.7%,现价约$126.9 🐱 📉 近7天币安1小时线:$135.9 → $126.9,约-6.6%,区间低点$118.8、高点$139.9 🔍 DeFi龙头在恐慌指数37的环境里没有独善其身,资金偏防守,借贷龙头也跟着缩量回调 👉 盯两个位置:下方$118.8是本周低点,守住才算震荡;上方$135–140是前高压力区 别急着抄底,等放量企稳再说。你觉得DeFi龙头是先跌透还是先反弹?评论区聊聊👇 #DeFi #链上数据 #山寨币 $AAVE $BTC 仅为个人观点,不构成投资建议
热搜里的AAVE,喵哥盯了一眼:24h -4.7%,现价约$126.9 🐱
📉 近7天币安1小时线:$135.9 → $126.9,约-6.6%,区间低点$118.8、高点$139.9
🔍 DeFi龙头在恐慌指数37的环境里没有独善其身,资金偏防守,借贷龙头也跟着缩量回调
👉 盯两个位置:下方$118.8是本周低点,守住才算震荡;上方$135–140是前高压力区
别急着抄底,等放量企稳再说。你觉得DeFi龙头是先跌透还是先反弹?评论区聊聊👇
#DeFi #链上数据 #山寨币
$AAVE $BTC
仅为个人观点,不构成投资建议
Lihat terjemahan
The Yield Migration: Why Solana On-Chain Metrics are Diverging From Price Panic I am staring at the Jito and Solayer deposit contracts at 03:45 AM while the rest of the market is busy reacting to the latest red candles. The reality of $SOL right now is found in the network plumbing, not just the spot price. Despite the noise around the 92.08 level, the Solana DeFi TVL is holding remarkably firm near the 5.8 billion mark. We are seeing a very specific type of resilience where capital is not fleeing to stablecoins, but is instead migrating into liquid staking and the emerging restaking sector. The growth in Jito and Marinade suggests that investors are focused on maximizing capital efficiency during this drawdown. By moving into these yield-bearing assets, they are effectively locking in their position for the next cycle. The restaking narrative, led by protocols like Solayer, is finally allowing Solana to bridge the gap toward the kind of high-security capital models that attract institutional interest. Looking at DEX data, Raydium is still processing the bulk of the volume, but the gap with Orca is narrowing as liquidity becomes more concentrated. The DEX-to-CEX ratio confirms that while retail remains on-chain, the professional market makers are keeping their heavy size on centralized order books until the liquidity gaps close. On the lending side, Kamino and Drift are showing stabilized borrow rates. This confirms we are watching a healthy deleveraging event in real-time. The reckless leverage is being flushed, but the infrastructure utilization remains high. With a circulating float of approximately 467 million tokens and scheduled unlocks still pressuring the market, real revenue distribution back to participants is the only metric that will lead to a true macro decoupling. Are you rotating your holdings into these newer yield-bearing farms to offset the volatility, or are you just waiting for the lending rates to drop further? _ #DeFi #TVL
The Yield Migration: Why Solana On-Chain Metrics are Diverging From Price Panic

I am staring at the Jito and Solayer deposit contracts at 03:45 AM while the rest of the market is busy reacting to the latest red candles. The reality of $SOL right now is found in the network plumbing, not just the spot price. Despite the noise around the 92.08 level, the Solana DeFi TVL is holding remarkably firm near the 5.8 billion mark. We are seeing a very specific type of resilience where capital is not fleeing to stablecoins, but is instead migrating into liquid staking and the emerging restaking sector.

The growth in Jito and Marinade suggests that investors are focused on maximizing capital efficiency during this drawdown. By moving into these yield-bearing assets, they are effectively locking in their position for the next cycle. The restaking narrative, led by protocols like Solayer, is finally allowing Solana to bridge the gap toward the kind of high-security capital models that attract institutional interest. Looking at DEX data, Raydium is still processing the bulk of the volume, but the gap with Orca is narrowing as liquidity becomes more concentrated. The DEX-to-CEX ratio confirms that while retail remains on-chain, the professional market makers are keeping their heavy size on centralized order books until the liquidity gaps close.

On the lending side, Kamino and Drift are showing stabilized borrow rates. This confirms we are watching a healthy deleveraging event in real-time. The reckless leverage is being flushed, but the infrastructure utilization remains high. With a circulating float of approximately 467 million tokens and scheduled unlocks still pressuring the market, real revenue distribution back to participants is the only metric that will lead to a true macro decoupling.

Are you rotating your holdings into these newer yield-bearing farms to offset the volatility, or are you just waiting for the lending rates to drop further?

_

#DeFi #TVL
·
--
Imbal hasil perlu diperhatikan, tetapi risiko juga layak mendapat perhatian yang sama. Pada 28 Oktober, Chainlink mengumumkan bahwa penilaian risiko vault pinjaman dari S&P Global Ratings kini tersedia secara on-chain. Base menjadi jaringan pertama, dan integrasinya sudah diluncurkan. Yang penting bagi saya bukan nama perusahaan besar, melainkan adanya lebih banyak informasi sebelum menyetor: apa saja risiko asetnya, bagaimana likuiditasnya dikelola, dan siapa yang mengelolanya. Penilaian ini bukan peringkat kredit, apalagi jaminan modal tetap utuh. Jika DeFi ingin digunakan dengan lebih nyaman oleh lebih banyak orang, jangan hanya menyoroti imbal hasil. #Chainlink #DeFi
Imbal hasil perlu diperhatikan, tetapi risiko juga layak mendapat perhatian yang sama.

Pada 28 Oktober, Chainlink mengumumkan bahwa penilaian risiko vault pinjaman dari S&P Global Ratings kini tersedia secara on-chain. Base menjadi jaringan pertama, dan integrasinya sudah diluncurkan.

Yang penting bagi saya bukan nama perusahaan besar, melainkan adanya lebih banyak informasi sebelum menyetor: apa saja risiko asetnya, bagaimana likuiditasnya dikelola, dan siapa yang mengelolanya.

Penilaian ini bukan peringkat kredit, apalagi jaminan modal tetap utuh.

Jika DeFi ingin digunakan dengan lebih nyaman oleh lebih banyak orang, jangan hanya menyoroti imbal hasil.

#Chainlink #DeFi
francotraderr:
sugueme y te sigo
Lihat terjemahan
币安安全事件带来的波动,更多是短期情绪冲击;对 $UNI 而言,真正值得跟踪的仍是协议收入与价值分配逻辑。 目前 Uniswap 现价约7.14美元,市值约44.5亿美元,24小时成交额约4.97亿美元。基本面上有几条主线: 1. Robinhood Chain 持续贡献超过40%的协议收入,说明收入来源并不只依赖传统链上交易。 2. TJAR 费用转换框架落地,让收入到协议价值的路径更清晰。 3. 费用开关相关回购与销毁启动,代币有了更直接的需求支撑。 4. 机构入局代币化股票,RWA 上链趋势增强,Uniswap 底层流动性位置有望继续巩固。 短线看,安全事件和大盘风险偏好仍会影响价格;但中线逻辑应回到收入质量、费用执行和销毁持续性。若这些数据不断兑现,基本面会对估值形成支撑。 #Uniswap #DeFi #RWA
币安安全事件带来的波动,更多是短期情绪冲击;对 $UNI 而言,真正值得跟踪的仍是协议收入与价值分配逻辑。

目前 Uniswap 现价约7.14美元,市值约44.5亿美元,24小时成交额约4.97亿美元。基本面上有几条主线:

1. Robinhood Chain 持续贡献超过40%的协议收入,说明收入来源并不只依赖传统链上交易。
2. TJAR 费用转换框架落地,让收入到协议价值的路径更清晰。
3. 费用开关相关回购与销毁启动,代币有了更直接的需求支撑。
4. 机构入局代币化股票,RWA 上链趋势增强,Uniswap 底层流动性位置有望继续巩固。

短线看,安全事件和大盘风险偏好仍会影响价格;但中线逻辑应回到收入质量、费用执行和销毁持续性。若这些数据不断兑现,基本面会对估值形成支撑。

#Uniswap #DeFi #RWA
Lihat terjemahan
币安安全事件冲击了整个市场情绪,$UNI 短期也受拖累,但 Uniswap 的基本面并没有因此走弱。 四个支撑点值得持续跟踪: 1. Robinhood Chain 持续贡献协议收入的 40% 以上,说明收入来源更加多元; 2. TJAR 费用转换框架落地,协议收入与代币价值之间的连接更清晰; 3. 费用开关开启回购销毁,有望改善 $UNI 的供需逻辑; 4. 机构进场代币化股票,叠加 RWA 链上化趋势,Uniswap 作为核心流动性枢纽的地位仍在增强。 当前价格约 7.14 美元,24 小时成交量约 4.97 亿美元,市值约 44.5 亿美元。短期看情绪,中长期还是看收入、销毁和流动性护城河。 #Uniswap #DeFi #RWA
币安安全事件冲击了整个市场情绪,$UNI 短期也受拖累,但 Uniswap 的基本面并没有因此走弱。

四个支撑点值得持续跟踪:

1. Robinhood Chain 持续贡献协议收入的 40% 以上,说明收入来源更加多元;
2. TJAR 费用转换框架落地,协议收入与代币价值之间的连接更清晰;
3. 费用开关开启回购销毁,有望改善 $UNI 的供需逻辑;
4. 机构进场代币化股票,叠加 RWA 链上化趋势,Uniswap 作为核心流动性枢纽的地位仍在增强。

当前价格约 7.14 美元,24 小时成交量约 4.97 亿美元,市值约 44.5 亿美元。短期看情绪,中长期还是看收入、销毁和流动性护城河。

#Uniswap #DeFi #RWA
Masuk untuk menjelajahi konten lainnya
Bergabunglah dengan pengguna kripto global di Binance Square
⚡️ Dapatkan informasi terbaru dan berguna tentang kripto.
💬 Dipercayai oleh bursa kripto terbesar di dunia.
👍 Temukan wawasan nyata dari kreator terverifikasi.
Email/Nomor Ponsel