Jika kita melihat Bitcoin melalui lensa siklus halving tradisional 4 tahunnya, saat ini kita sedang berada jauh di fase "kapitulasi dan pembentukan dasar" dari pasar beruang. Secara historis, setiap siklus mengikuti ritme yang ketat: reli bull parabolik setelah halving, lalu puncak blow-off, diikuti oleh pasar beruang yang menghantam selama 12 hingga 15 bulan yang pada akhirnya menemukan titik dasarnya. Bitcoin memuncak pada Oktober 2025 di $126.272, dan dengan harga yang saat ini terus turun hingga kisaran $50-an atas, data memberi cerita yang sangat jelas tentang sejauh mana kejatuhan ini bisa terjadi.
The 2026 Football Challenge is heating up! โฝ Strategizing my daily match predictions to grab a piece of that massive $4,000,000 Binance prize pool. The key to winning is consistency and tracking team form. Check out my daily picks and lock in yours through my link below! Let's win together! ๐ #BinancePickAndWin
Alasan utama mengapa pasar sedang merah dalam beberapa hari terakhir
Penurunan pasar crypto baru-baru ini pasti telah menyebabkan beberapa kecemasan, terutama ketika kita mengesampingkan perang dan ketegangan geopolitik sebagai penyebab utama. Ketika tidak ada konflik militer yang berdampak langsung pada pasar, harga biasanya turun akibat kombinasi faktor makroekonomi, pergerakan teknis, dan perkembangan spesifik di dalam industri crypto itu sendiri. Berikut adalah alasan utama mengapa pasar sedang merah dalam beberapa hari terakhir: 1. Makroekonomi dan Suku Bunga (The Fed) Meskipun kita tidak membicarakan tentang perang, strategi ekonomi dari bank sentral selalu mengatur ritme pasar. Federal Reserve (Fed) AS masih ragu untuk memangkas suku bunga.