Robot-robot China membangun 'Tembok Besar'
Enam robot bekerja sekitar 15 jam di Konferensi Kecerdasan Buatan Dunia (WAIC 2026) di Shanghai untuk merakit 81.920 batu bata mini menjadi model sepanjang 3,5 meter dari Tembok Besar Tiongkok.
Demonstrasi ini, yang dipersiapkan oleh perusahaan robotika China Dexmal bersama pengembang model AI StepFun, melibatkan empat lengan robot dan dua robot humanoid beroda yang bekerja di bagian-bagian berbeda dari struktur tersebut.
Jumlah batu bata menjadi judul yang mencolok. Namun pengujian yang lebih penting adalah apakah robot dapat melakukan ribuan gerakan yang presisi dan berulang selama berjam-jam tanpa satu kesalahan kecil pun yang menggagalkan seluruh pekerjaan.
Bagi negara seperti Pakistan, di sinilah embodied AI pada akhirnya bisa menjadi relevan. Dampak besarnya yang pertama mungkin tidak datang dari robot yang tampak seperti manusia berjalan di rumah-rumah, melainkan dari mesin yang adaptif yang bekerja di gudang, perakitan elektronik, komponen otomotif, dan lingkungan manufaktur lainnya.
Tembok Besar adalah etalase. Perlombaan sesungguhnya adalah membuat robot cukup andal untuk produksi sehari-hari.
#WAIC2026 #RoboticsRevolution $ROBO.ETF $OPENAI $SPCXB