🇰🇷 Induk perusahaan Upbit bergandengan tangan dengan MoonPay. Apakah bursa Korea juga akan mulai menyediakan pembayaran stablecoin?
Kabar 21 Oktober: MoonPay dan Dunamu (operator Upbit, bursa terbesar di Korea Selatan) mengumumkan niat untuk menjalin kemitraan strategis. Fokusnya cukup jelas:
🔹 Pembayaran lintas negara dan transfer dana dengan stablecoin
🔹 Perangkat pengelolaan kas perusahaan
🔹 Menghubungkan jaringan global MoonPay ke GIWA, blockchain milik Dunamu (Ethereum Layer 2), untuk membantu GIWA merambah pasar luar negeri
Perhatikan pilihan katanya: saat ini baru sebatas “menjajaki kerja sama”, belum ada produk yang diluncurkan. Jadwal pasti, stablecoin apa saja yang akan didukung, dan bagaimana pengguna Korea bisa memanfaatkannya juga belum diumumkan.
Menurut saya:
Hal menarik dari kabar ini bukan MoonPay, melainkan ambisi Upbit. Bursa Korea selama ini terutama meraup biaya transaksi lokal. Kini mereka membangun blockchain sendiri, lalu menggandeng pemain besar di bidang on-ramp dan off-ramp untuk membuka akses ke jaringan global. Ini menunjukkan bahwa mereka ingin beralih dari “tempat perdagangan” menjadi “infrastruktur pembayaran dan arus dana”.
Namun, masalah lama yang dihadapi bursa yang membangun blockchain sendiri tetap ada: apakah ada pengguna dan aplikasi nyata di blockchain? Hal itu tak bisa diselesaikan hanya dengan pengumuman kerja sama. Apakah GIWA bisa berkembang akan bergantung pada ada tidaknya volume pembayaran yang nyata ke depannya.
Mau tanya pendapat kalian: menurut kalian, L2 buatan bursa untuk pembayaran memang dibutuhkan, atau cuma cerita lain soal perebutan wilayah? 👇
#稳定币 #Upbit #MoonPay #GIWA