#cpiwatch Bagaimana jika harga minyak bertahan di atas $100, tetapi imbal hasil Treasury turun?
Perbedaan arah itu bisa mengungkap apa yang sebenarnya dikhawatirkan pasar.
Pada 13 Oktober, minyak mentah Brent diperdagangkan di kisaran $106 per barel, di tengah benturan antara risiko pasokan dari Timur Tengah dan ekspektasi bertambahnya pasokan minyak. Pasar bergejolak dan tidak bergerak ke satu arah.
Kini, ujian berikutnya segera tiba: CPI AS bulan September, yang dijadwalkan pada 14 Oktober pukul 8.30 pagi ET (6.00 sore IST).
Perkiraan saat ini menempatkan inflasi utama di sekitar 3,7% secara tahunan, naik dari 3,4% pada Agustus. CPI inti diperkirakan sekitar 2,5%. Ini adalah perkiraan, bukan hasil aktual.
Inilah perbedaan yang menurut saya penting.
Harga minyak dapat mendorong inflasi utama naik. Namun, dampaknya terhadap prospek Treasury bergantung pada seberapa luas tekanan inflasi menyebar, apa yang sudah diperhitungkan pasar, dan bagaimana perubahan ekspektasi arah kebijakan Federal Reserve.
Ada tiga skenario yang patut dicermati:
• Inflasi utama tinggi, inflasi inti terkendali: Energi mungkin menjadi pendorong utama kejutan tersebut. Reaksi pasar akan bergantung pada apakah tekanan itu dianggap sementara.
• Inflasi utama dan inflasi inti sama-sama tinggi: Ekspektasi kebijakan moneter yang lebih ketat dapat menguat, mendorong imbal hasil naik dan menekan harga Treasury.
• Inflasi mendekati ekspektasi: Reaksi pasar mungkin terbatas, atau pasar bisa bergerak ke arah mana pun saat para pedagang menilai ulang posisi yang ada.
Pendekatan saya adalah memantau imbal hasil Treasury 2 tahun untuk melihat perubahan ekspektasi suku bunga, dan imbal hasil 10 tahun untuk melihat respons pasar obligasi yang lebih luas, bersama dengan harga minyak mentah Brent.
Satu hal penting: Imbal hasil Treasury dan harga obligasi umumnya bergerak berlawanan arah, tetapi tidak ada jaminan bahwa keduanya akan mengikuti arah tertentu setelah rilis CPI.
Sinyal sebenarnya bukan sekadar apakah inflasi naik. Yang penting adalah apakah data tersebut memaksa pasar mempertimbangkan kembali apa yang selama ini diyakininya.
Mana yang lebih Anda cermati: lonjakan harga minyak lagi atau imbal hasil Treasury yang menembus level tertentu?
#CPIWatch #OilPrices #Treasuries