Bloomberg: Kelompok kreditor berkembang sebelum restrukturisasi utang Venezuela
Proses restrukturisasi utang Venezuela mengalami penundaan, karena negara tersebut menghadapi dampak yang ditinggalkan oleh dua gempa bumi dahsyat pada 24 Juni lalu.
Sejumlah kreditor sedang menambah anggota baru sambil bersiap untuk kemungkinan perundingan terkait utang Venezuela, yang bisa menjadi restrukturisasi kedaulatan terbesar dalam lebih dari satu dekade.
Menurut laporan Bloomberg, lebih dari 15 dana telah bergabung dengan Komite Kreditor Venezuela setelah Amerika Serikat (AS) melonggarkan sanksi terhadap sektor minyak negara kepulauan tersebut mulai Januari tahun ini.
Sumber yang dekat dengan isu tersebut mengatakan bahwa langkah ini membuat jumlah anggota kelompok meningkat, karena para investor meyakini bahwa kedekatan antara Venezuela dan AS dapat membuka jalan bagi kesepakatan restrukturisasi.
Proses restrukturisasi negara tersebut mengalami keterlambatan akibat dua gempa bumi yang melanda negara itu pada 24 Juni.
Sementara itu, Wakil Presiden Bidang Ekonomi, Calixto Ortega, mengatakan pada awal bulan ini bahwa Pemerintah Venezuela berharap dapat mempublikasikan peta jalan mengenai restrukturisasi utang «dalam beberapa pekan ke depan».
Hingga saat ini tahun berjalan, obligasi Venezuela telah menguat lebih dari 60%, didorong oleh upaya Amerika Serikat untuk memulihkan hubungan dengan Venezuela dan meningkatkan produksi minyaknya.
Begitu pula, obligasi pemerintah yang jatuh tempo pada 2027 diperdagangkan mendekati 50 sen per dolar, sejalan dengan estimasi investor tentang nilai pemulihannya.
#Bloomberg #venezuela #EEUU #Inversiones #financial $CL $BZ $NATGAS