Undang Teman dan Menangkan Lucky Bag hingga $28 per Orang
Undang teman Anda untuk Daftar, Deposit, Trading, dan Login ke aplikasi Binance, dan Anda serta teman Anda masing-masing akan menerima voucher token bernilai tinggi hingga $28.
Gabung sekarang 👉 [https://www.binance.com/id/referral/mystery-box/lny-2026?utm_source=square](https://www.binance.com/id/referral/mystery-box/lny-2026?utm_source=square)
Dan spesial Lunar New Year kali ini, kita ada games spesial red packet lho. tinggal main games, dapetin angpau berhadiah USDC gratis. Main sekarang 👉 [https://www.binance.com/en/game/redpacket/LNY2026-with-binance?utm_source=square](https://www.binance.com/en/game/redpacket/LNY2026-with-binance?utm_source=square)
NFP Malam Ini Bisa Jadi Pemicu Rebound BTC? Pasar Tenaga Kerja Mulai Retak
Rilis NFP dan unemployment rate Rabu, 11 Februari pukul 20:30 WIB jadi jauh lebih penting dari biasanya. Kita sedang ada di fase transisi: inflasi sudah turun, pasar tenaga kerja mulai melemah, dan The Fed terlihat mencari justifikasi untuk mempercepat easing.
Bulan lalu NFP hanya bertambah 50K, dengan revisi dua bulan sebelumnya turun total 76K. Unemployment turun ke 4,4% bukan karena job creation kuat, tapi karena labour force menyusut 46K lebih banyak orang berhenti mencari kerja. Jobless claims naik ke 231K, continuing claims ikut meningkat, sektor retail kehilangan 25K pekerjaan, dan PMI employment masih lemah. Ditambah potensi revisi benchmark BLS yang bisa memangkas sekitar 900K pekerjaan untuk 2025.
Jika dirangkai sebagai satu cerita, pasar tenaga kerja sebenarnya sudah lama mendingin. Konsensus 70K terlihat cukup optimis. Skenario yang lebih realistis bisa di kisaran 45K dengan unemployment kembali naik ke 4,5% dan wage growth tetap 0,3%.
Ini bukan data resesi, tapi jelas bukan labour market yang solid. Jika NFP di bawah konsensus dan unemployment naik, pasar bisa membaca ini sebagai sinyal percepatan rate cut yang berpotensi jadi katalis rebound untuk Bitcoin.
Dan jangan lupa, dua hari lagi ada CPI. Volatilitas masih jauh dari selesai.
Follow Menjadi Trader untuk update makro dan dampaknya ke kripto. #menjaditrader #NFP #Bitcoin #FOMC #Crypto
NFA, DYOR.
Undang Teman dan Menangkan Lucky Bag hingga $28 per Orang
Undang teman Anda untuk Daftar, Deposit, Trading, dan Login ke aplikasi Binance, dan Anda serta teman Anda masing-masing akan menerima voucher token bernilai tinggi hingga $28.
Periode Promosi:
11 Februari 2026, 14:00 (UTC +7) – 4 Maret 2026, 06:59 (UTC+7)
Cara Berpartisipasi:
Langkah 1:
Kunjungi halaman aktivitas dan klik [Gabung Sekarang] pada pop-up untuk mengonfirmasi partisipasi Anda.
Langkah 2:
Undang teman melalui link/kode referral khusus kampanye Anda, dan pastikan mereka menyelesaikan semua tugas selama periode promosi.
Langkah 3:
Buka Lucky Bag di halaman aktivitas untuk mengklaim hadiah Anda.
Gabung sekarang 👉 [https://www.binance.com/id/referral/mystery-box/lny-2026?utm_source=square](https://www.binance.com/id/referral/mystery-box/lny-2026?utm_source=square)
Goldman Sachs Pegang $2,36 Miliar ETF Kripto, Institusi Makin Serius Masuk Pasar
Goldman Sachs resmi melaporkan kepemilikan ETF kripto senilai $2,36 miliar dalam filing 13F Q4 2025 yang diajukan 10 Februari 2026. Portofolio tersebut terdiri dari sekitar $1,1 miliar ETF Bitcoin, $1 miliar Ethereum, $153 juta XRP, dan $108 juta Solana setara kurang lebih 0,33% dari total AUM mereka yang mencapai $800 miliar.
Menariknya, nilai ini naik sekitar 15% dibanding kuartal sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah volatilitas pasar dan gelombang peluncuran ETF kripto baru, menunjukkan bahwa bank investasi raksasa tersebut justru meningkatkan eksposur saat kondisi tidak stabil.
Langkah Goldman mempertegas satu hal: kripto semakin terintegrasi dalam strategi alokasi aset institusi arus utama. Bagi pasar, ini bukan sekadar angka ini sinyal bahwa pemain besar tidak lagi berada di pinggir lapangan.
Follow Menjadi Trader untuk update pergerakan institusi dan insight market terbaru. #menjaditrader #bitcoin #ethereum #cryptoETF #cryptonews
NFA, DYOR.
AI Salip Bitcoin, Sinyal Risk Off Makin Kuat? Ini Ringkasan Pentingnya
Dalam live terbaru Real Vision, sorotan utama tertuju pada pergeseran arus modal: saham AI saat ini outperform Bitcoin. Dana besar terlihat lebih memilih sektor AI dibanding kripto, menandakan rotasi capital yang cukup agresif.
Secara makro, sebenarnya ada angin segar: M2 meningkat dan DXY melemah kombinasi yang biasanya mendukung aset berisiko. Namun di pasar kripto, hampir semua koin masih berada di bawah bull market support band terhadap USD, mengindikasikan tren turun yang belum selesai. Beberapa altcoin memang unggul terhadap BTC, tapi tetap melemah terhadap dolar jebakan klasik ilusi “alt season”.
Dari sisi teknikal, BTC menunjukkan sinyal potensi local bottom dengan RSI serendah era COVID. Meski begitu, breadth market masih buruk dan mayoritas top coin tetap dalam downtrend. Empat indikator risk framework (DeMark, MegaTrend, A-Tradies, Trading Alpha) di timeframe weekly juga masih merah menunjukkan fase risk off belum benar-benar berakhir.
Strategi hedge yang disarankan: eksposur ke emas melalui PAXG serta saham AI atau sektor logam untuk menekan volatilitas portofolio.
Ikuti Menjadi Trader untuk insight makro, rotasi capital, dan strategi menghadapi fase risk on & risk off. #menjaditrader #bitcoin #cryptomarket #riskmanagement
NFA, DYOR.