Skandal Bukti Sitaan: 22 BTC Hilang dari USB Wallet Polisi Korea Selatan
Kabar mengejutkan datang dari Korea Selatan. Sebanyak 22 BTC senilai sekitar US$1,5 juta dilaporkan hilang dari USB cold wallet milik kepolisian. Otoritas mengonfirmasi bahwa aset kripto sitaan tersebut telah dipindahkan tanpa izin.
Bitcoin itu awalnya diserahkan ke kantor polisi Gangnam pada November 2021 sebagai barang bukti. Namun karena proses penyelidikan sempat dihentikan, dugaan kebocoran tidak langsung terdeteksi. Menariknya, perangkat USB fisik tidak pernah dicuri yang disalahgunakan adalah akses terhadap aset di dalamnya.
Kepolisian Gyeonggi Bukbu kini membuka investigasi internal untuk menelusuri penyebab insiden dan kemungkinan keterlibatan orang dalam. Hingga saat ini, pihak berwenang belum memberikan pernyataan rinci karena proses penyelidikan masih berlangsung.
Kasus ini mencuat saat inspeksi nasional dilakukan, setelah sebelumnya 320 BTC sitaan juga dilaporkan hilang dari Kantor Kejaksaan Distrik Gwangju. Dalam laporan terpisah, disebutkan bahwa insiden tersebut bermula dari penyidik yang tanpa sengaja mengakses situs phishing hingga aset kripto terkuras.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat bahwa keamanan aset digital bahkan dalam penyimpanan cold wallet tetap bergantung pada manajemen akses dan prosedur operasional yang ketat.
Ikuti update berita kripto global dan insight penting lainnya hanya di Menjadi Trader. #menjaditrader #bitcoin #cryptonews #security #coldwallet
NFA, DYOR.
⚠️CLARIFICATION BIAR GAK SALAH PAHAM⚠️
Gue jelasin ya biar clear.
Sebagian dari kalian cuma pakai 1 exchange, lalu semua signal gue dimasukin ke 1 akun yang sama.
Akhirnya keliatan kayak gue overtrade karena signalnya banyak.
Padahal faktanya:
Gue pakai exchange berbeda untuk timeframe berbeda.
Artinya itu sebenarnya dipisah sistemnya, bukan ditumpuk jadi satu.
Contoh:
• TF kecil → ada yang profit, ada yang loss
• TF besar → mungkin lagi floating / drawdown
• Exchange lain → performanya beda lagi
Kalau kalian gabung semua di 1 exchange:
❌Risk jadi numpuk
❌Exposure jadi besar
❌Kelihatan kayak entry brutal
Padahal aslinya itu beda “keranjang”.
Jadi tolong pahami:
Setiap timeframe = sistem berbeda
Setiap sistem = probabilitas & hasil berbeda
Kalau mau gabung semua ke 1 exchange, berarti kalian harus:
✔️Turunin size
✔️Batasi maksimal open position
✔️Jangan samakan risk per setup
Bukan overtrade.
Tapi kalian yang menggabungkan beberapa sistem jadi satu akun tanpa penyesuaian risk.
Pahami struktur dulu sebelum nilai.
Yang bahaya itu bukan banyak signal,
tapi gak ngerti cara ngatur exposure.
💪
⚠️INFO PENTING SOAL SIGNAL & EXCHANGE⚠️
Btw gaes, gue memang pakai exchange yang berbeda-beda di tiap timeframe.
Alasannya bukan karena beda wick atau harga tipis.
Tapi karena gue mau memanfaatkan momentum dan beda probabilitas di tiap timeframe.
Setiap timeframe itu punya karakter:
• TF kecil → cepat, agresif, banyak peluang tapi noise tinggi
• TF besar → lebih clean, lebih sabar, probabilitas biasanya beda
Nah, gue sengaja pakai exchange berbeda supaya gue bisa evaluasi:
📊
“Kalau main di TF ini, performanya gimana?”
📊
“Di exchange ini, cocoknya buat setup TF berapa?”
Jadi ini bagian dari tracking & improvement strategy, bukan asal ganti-ganti.
Kalau kalian ikut signal:
✔️Fokus ke timeframe-nya
✔️Ikuti plan sesuai TF tersebut
✔️Jangan campur aduk mindset H1 tapi tahan kayak Daily
Setiap TF beda game.
Kita bukan cuma cari entry, tapi cari probabilitas terbaik di tiap momentum.💪
🚨
REMINDER RISK MANAGEMENT
🚨
Teman-teman, sebelum entry tolong tanamkan mindset ini:
Kalau modal kalian $100, maka maksimal risiko per setup cuma 1% = $1.
Artinya, dalam 1 kali entry kalian HARUS siap kehilangan $1. Bukan $5, bukan $10.
Jangan masuk market kalau belum siap rugi sesuai plan.
Trading itu bukan soal seberapa sering profit,
tapi soal seberapa kecil kita menjaga kerugian.
Kalau 1 setup loss, santai.
Masih ada 99% modal tersisa untuk peluang berikutnya.
Disiplin 1% risk per trade =
✔️
Modal lebih awet
✔️
Emosi lebih stabil
✔️
Bisa survive jangka panjang
Ingat:
Yang bikin trader bangkrut bukan salah analisa.
Tapi karena over risk dan gak disiplin.
Jaga risk. Jaga mental.
Profit itu bonus, survival itu wajib.
💪
📌
WAJIB BACA INI SAMPAI PAHAM:
Tutorial lengkap cara ngebatasin loss:
https://t.me/menjadi_trader/2827
Setiap blockchain besar selalu dimulai dari komunitas kecil yang percaya pada sebuah ide. @fogo pun tidak berbeda. Di balik kode, arsitektur, dan spesifikasi teknis, ada sekelompok orang yang melihat potensi dalam Layer 1 berbasis Solana Virtual Machine ini. Mereka bukan hanya pengguna, tetapi bagian dari proses pembentukan identitas.
Komunitas menjadi denyut awal bagi $FOGO . Di ruang diskusi, media sosial, hingga forum kripto, narasi tentang performa tinggi dan latensi rendah mulai membentuk persepsi kolektif. Semakin banyak orang memahami bahwa Fogo dirancang untuk aplikasi dengan kebutuhan kecepatan tinggi, semakin kuat pula fondasi sosialnya.
Yang menarik, dalam dunia kripto modern, komunitas sering kali lebih cepat berkembang dibanding teknologinya sendiri. Dukungan awal, partisipasi dalam uji coba, serta diskusi tentang potensi use case menciptakan efek jaringan yang sulit diabaikan. Fogo berada di fase di mana energi komunitas dapat menjadi katalis penting bagi pertumbuhan ekosistemnya.
Jika komunitas terus aktif dan ekosistem aplikasi mulai bermunculan, maka #Fogo tidak hanya akan dikenal sebagai Layer 1 berperforma tinggi, tetapi juga sebagai proyek yang memiliki basis pendukung solid. Dalam kripto, teknologi penting, namun loyalitas komunitas sering kali menjadi pembeda jangka panjang.
@Vanar dibangun dengan logika yang jarang dipakai di dunia blockchain: bayangkan jaringan ini sebagai sistem yang harus tetap stabil saat tidak ada manusia yang mengawasi. AI tidak menunggu instruksi manual, ia berjalan, mengevaluasi, dan mengeksekusi keputusan sendiri. #vanar merancang Layer-1 yang mampu menopang ritme tersebut, di mana proses berulang bukan beban, melainkan asumsi dasar.
Karena itu, arah pengembangannya terasa lebih sunyi namun terarah. Tidak ada dorongan untuk tampil spektakuler, hanya fokus agar sistem dapat terus berfungsi. $VANRY bergerak mengikuti aktivitas nyata di dalam jaringan, menjadi bagian dari sirkulasi yang terjadi secara alami. Vanar Chain menunjukkan bahwa kesiapan sering kali terlihat justru dari ketidakterlihatannya.
Ferry bilang trading itu judi dan gak bikin kaya raya.
Banyak yang langsung tersinggung.
Padahal kalau dilihat realitanya, 80–90% orang di market memang berperilaku seperti penjudi:
• Overtrade
• Gak pakai stop loss
• Kejar pompom
• Pikir bisa cepat kaya
Kalau cara mainnya begitu, ya wajar disebut judi.
Tapi trading yang dijalankan dengan probabilitas, risk-reward jelas, dan konsisten dalam jangka panjang itu beda cerita. Itu manajemen risiko, bukan lempar dadu.
Jadi pertanyaannya bukan “trading itu judi atau bukan?”
Tapi: cara lo trading selama ini kayak apa?
Market gak peduli lo tersinggung.
Market cuma menghukum yang gak disiplin.