Undang Teman dan Menangkan Lucky Bag hingga $28 per Orang
Undang teman Anda untuk Daftar, Deposit, Trading, dan Login ke aplikasi Binance, dan Anda serta teman Anda masing-masing akan menerima voucher token bernilai tinggi hingga $28.
Periode Promosi:
11 Februari 2026, 14:00 (UTC +7) – 4 Maret 2026, 06:59 (UTC+7)
Cara Berpartisipasi:
Langkah 1:
Kunjungi halaman aktivitas dan klik [Gabung Sekarang] pada pop-up untuk mengonfirmasi partisipasi Anda.
Langkah 2:
Undang teman melalui link/kode referral khusus kampanye Anda, dan pastikan mereka menyelesaikan semua tugas selama periode promosi.
Langkah 3:
Buka Lucky Bag di halaman aktivitas untuk mengklaim hadiah Anda.
Gabung sekarang 👉 [https://www.binance.com/id/referral/mystery-box/lny-2026?utm_source=square](https://www.binance.com/id/referral/mystery-box/lny-2026?utm_source=square)
Goldman Sachs Pegang $2,36 Miliar ETF Kripto, Institusi Makin Serius Masuk Pasar
Goldman Sachs resmi melaporkan kepemilikan ETF kripto senilai $2,36 miliar dalam filing 13F Q4 2025 yang diajukan 10 Februari 2026. Portofolio tersebut terdiri dari sekitar $1,1 miliar ETF Bitcoin, $1 miliar Ethereum, $153 juta XRP, dan $108 juta Solana setara kurang lebih 0,33% dari total AUM mereka yang mencapai $800 miliar.
Menariknya, nilai ini naik sekitar 15% dibanding kuartal sebelumnya. Kenaikan ini terjadi di tengah volatilitas pasar dan gelombang peluncuran ETF kripto baru, menunjukkan bahwa bank investasi raksasa tersebut justru meningkatkan eksposur saat kondisi tidak stabil.
Langkah Goldman mempertegas satu hal: kripto semakin terintegrasi dalam strategi alokasi aset institusi arus utama. Bagi pasar, ini bukan sekadar angka ini sinyal bahwa pemain besar tidak lagi berada di pinggir lapangan.
Follow Menjadi Trader untuk update pergerakan institusi dan insight market terbaru. #menjaditrader #bitcoin #ethereum #cryptoETF #cryptonews
NFA, DYOR.
AI Salip Bitcoin, Sinyal Risk Off Makin Kuat? Ini Ringkasan Pentingnya
Dalam live terbaru Real Vision, sorotan utama tertuju pada pergeseran arus modal: saham AI saat ini outperform Bitcoin. Dana besar terlihat lebih memilih sektor AI dibanding kripto, menandakan rotasi capital yang cukup agresif.
Secara makro, sebenarnya ada angin segar: M2 meningkat dan DXY melemah kombinasi yang biasanya mendukung aset berisiko. Namun di pasar kripto, hampir semua koin masih berada di bawah bull market support band terhadap USD, mengindikasikan tren turun yang belum selesai. Beberapa altcoin memang unggul terhadap BTC, tapi tetap melemah terhadap dolar jebakan klasik ilusi “alt season”.
Dari sisi teknikal, BTC menunjukkan sinyal potensi local bottom dengan RSI serendah era COVID. Meski begitu, breadth market masih buruk dan mayoritas top coin tetap dalam downtrend. Empat indikator risk framework (DeMark, MegaTrend, A-Tradies, Trading Alpha) di timeframe weekly juga masih merah menunjukkan fase risk off belum benar-benar berakhir.
Strategi hedge yang disarankan: eksposur ke emas melalui PAXG serta saham AI atau sektor logam untuk menekan volatilitas portofolio.
Ikuti Menjadi Trader untuk insight makro, rotasi capital, dan strategi menghadapi fase risk on & risk off. #menjaditrader #bitcoin #cryptomarket #riskmanagement
NFA, DYOR.
Pola 1.064 Hari Naik, 364 Hari Turun: Siklus Bitcoin Ini Kebetulan atau Blueprint Market?
Sebuah prediksi dari akun anonim kembali viral di komunitas kripto. Ia mengklaim Bitcoin bergerak dalam pola berulang: 1.064 hari fase kenaikan, diikuti 364 hari fase penurunan. Pola ini disebut sudah terjadi 4 kali dengan presisi tinggi dalam siklus sebelumnya.
Jika skenario ini kembali terulang, puncak harga (ATH) diproyeksikan terjadi pada 6 Oktober 2025. Setelah itu, pasar diperkirakan memasuki fase koreksi hingga 9 November 2026, dengan potensi bottom di area $35.000–$45.000.
Apakah ini sekadar kebetulan statistik atau memang struktur siklus yang konsisten? Trader perlu memahami bahwa meski pola historis bisa memberi konteks, market tetap dipengaruhi likuiditas, makroekonomi, dan sentimen global.
Follow Menjadi Trader untuk update analisis siklus, skenario bull & bear market, dan strategi hadapi volatilitas. #menjaditrader #bitcoin #cryptocycle #bullbear
NFA, DYOR.
The Fed Kompak Tahan Suku Bunga Lebih Lama, Apa Dampaknya ke Bitcoin?
Sejumlah pejabat Federal Reserve memberi sinyal bahwa suku bunga acuan AS kemungkinan akan dipertahankan lebih lama. Langkah ini dinilai perlu agar bank sentral memiliki waktu cukup untuk mengevaluasi dampak pemangkasan sebelumnya sekaligus memastikan inflasi tidak kembali memanas.
Gubernur The Fed Cleveland, Beth Hammack, menegaskan pendekatan “wait and see” menjadi kunci di tengah ketidakpastian ekonomi global. Sikap ini menunjukkan The Fed belum terburu-buru melonggarkan kebijakan moneter lebih agresif.
Bagi pasar kripto, kebijakan suku bunga tinggi yang bertahan lebih lama bisa menekan aset berisiko dalam jangka pendek karena likuiditas tetap ketat. Namun, setiap perubahan arah kebijakan ke depan berpotensi menjadi katalis volatilitas besar di Bitcoin dan altcoin.
Ikuti update makro dan analisis tajam lainnya hanya di Menjadi Trader, bull market atau bear market, tetap siap dengan strategi. #menjaditrader #bitcoin #TheFed #cryptonews
NFA, DYOR.
Wawasan BTC
Bitcoin kembali bergerak di area rawan. Harga sempat turun di bawah $69K, tertahan oleh resistance kuat, dan memunculkan sinyal yang saling bertabrakan. Pasar jelas belum punya arah tegas.
Gambaran Utama
Secara teknikal, BTC masih tertekan di bawah EMA dengan momentum yang condong bearish.
Sentimen komunitas terbelah antara antisipasi penurunan lanjutan dan keyakinan akumulasi jangka panjang.
Minat institusional belum hilang, meski tekanan jual masih muncul dari beberapa sisi.
Sisi Positif
Kepercayaan institusi tetap ada: Goldman Sachs mengungkap eksposur $1,1 miliar BTC, sementara ETF spot mencatat $145 juta inflow dalam sehari.
Struktur jangka panjang relatif terjaga: harga masih bertahan di atas trendline utama, mengindikasikan akumulasi yang berlangsung diam-diam.
Adopsi terus meluas: pembayaran QR Binance di Peru dan pemangkasan biaya BTC oleh Cash App memperkuat utilitas dan akses pasar.
Risiko yang Masih Membayangi
Setup teknikal belum ramah: EMA 7/25/99 di atas harga, MACD bearish, RSI masih melemah.
Tekanan suplai meningkat: deposit 4.200 BTC dari holder lama dan penjualan 4.451 BTC oleh miner berpotensi menambah beban jual.
Skenario koreksi lebih dalam masih dibahas, dengan target ekstrem di kisaran $38K–$60K.
Sentimen
Narasi bearish mendominasi, bahkan muncul prediksi crash ekstrem.
Sebagian besar melihat BTC sedang sideways dengan volatilitas tinggi, bukan runtuh langsung.
Di sisi lain, optimisme jangka panjang tetap hidup, banyak yang menganggap fase ini mirip akumulasi emas sebelum breakout besar.
➡️ Kesimpulan: jangka pendek masih berat dan penuh noise, tapi fondasi jangka panjang belum runtuh. Ini fase uji kesabaran, bukan waktu ideal untuk keputusan emosional.