📉 BTC turun 7,3%, emas turun 7,5%, komoditas naik 52,5%. Inilah yang ditunjukkan dan tidak ditunjukkan oleh data.
Bitcoin dan emas seharusnya menjadi aset yang dipegang orang saat keadaan mulai tidak menentu. Tahun ini, keduanya justru berada di posisi paling bawah dalam tabel. 🤔
📊 Apa yang Terjadi?
Setiap tahun, ahli strategi Charlie Bilello mengurutkan 21 kelas aset. Berdasarkan data hingga 23 Oktober, Bitcoin dan emas menjadi dua aset dengan kinerja terburuk pada 2026, masing-masing turun 7,3% dan 7,5%. Ia mengatakan belum pernah ada tahun kalender dalam catatannya ketika keduanya sama-sama berada di posisi terbawah.
📉 Papan Peringkat
Tidak semua aset mengalami tahun yang buruk. Komoditas naik 52,5% dan saham berkapitalisasi besar AS naik 12,3%, sementara hanya 57% dari 21 kelas aset yang mencatat kenaikan. Bitcoin dan emas tertinggal dari saham, obligasi, bahkan uang tunai.
🔄 Pembalikan Tajam
Bagian inilah yang paling menarik perhatian saya. Bitcoin memimpin aset-aset utama pada 2024 dengan kenaikan 121%, dan emas menduduki posisi teratas pada 2025 dengan kenaikan 63,7%. Kini, keduanya berada di posisi terbawah.
Pergerakan emas sangat dramatis. Harganya naik menembus $5,400 per ons pada awal 2026, lalu ditutup di $3,995.81 Jumat lalu, setelah turun di bawah $4,000 untuk pertama kalinya sejak Juli.
⛽ Mengapa Keduanya Tertekan
Penjelasan yang terus saya lihat berkaitan dengan suku bunga dan minyak. Kemungkinan kenaikan suku bunga Fed pada Desember meningkatkan biaya untuk memegang keduanya. Bitcoin maupun emas tidak memberikan bunga, sehingga suku bunga yang lebih tinggi membuat keduanya kurang menarik. Hubungan ini masuk akal, tetapi bukan bukti.
🧱 Gambaran Jangka Panjang
Satu tahun yang buruk tidak menghapus rekam jejak sebelumnya. Sejak 2011, Bitcoin memberikan imbal hasil rata-rata sekitar 120,6% per tahun, tertinggi dalam tabel Bilello, dibandingkan 6,3% untuk emas. Bitcoin juga mengungguli aset-aset tersebut dalam 11 dari 15 tahun terakhir.
⚠️ Hal yang Tidak Ditunjukkan Data
Ini adalah potret data hingga 23 Oktober, dan harga Bitcoin terus turun sejak itu, sehingga kerugiannya sejak awal tahun kini lebih besar dari 7,3%. Masih ada lebih dari dua bulan tersisa, jadi peringkat akhir masih bisa berubah. Data ini juga tidak memberi tahu kita mengapa keduanya turun bersamaan, hanya menunjukkan bahwa hal itu terjadi.
👀 Tiga Hal yang Perlu Diperhatikan Selanjutnya
Keputusan Fed pada Desember dan sinyal apa pun tentang kenaikan suku bunga.
Harga minyak, yang terus memengaruhi perdebatan soal suku bunga.
Aset mana yang lebih dulu berbalik arah, Bitcoin atau emas, dan apakah keduanya terus bergerak bersama.
💡 Intinya
Bitcoin dan emas sama-sama merugi pada 2026, sementara komoditas dan saham naik. Ini tidak biasa dan menantang anggapan bahwa keduanya merupakan aset "safe haven".
Pertanyaan sebenarnya bukan mana yang berkinerja lebih buruk tahun ini. Melainkan, apa yang sedang ditunggu oleh keduanya.
Itulah bagian yang patut diperhatikan.
Unggahan ini hanya untuk tujuan informasi dan edukasi, bukan nasihat keuangan. Pasar kripto sangat fluktuatif. Selalu lakukan riset sendiri sebelum mengambil keputusan keuangan.
#BinanceSquare #Bitcoin #Gold #Macro #CryptoNews

