๐ Bitcoin : turun lebih dari 50% sejak ATH, level terendah dalam 21 bulan โ konteks lengkap
๐ Kondisi dalam angka
- Puncak sepanjang masa : ~126โฏ200 $ pada Oktober 2025
- Terendah terbaru : ~58โฏ100 $ pada awal Juli 2026 โ atau sekitar -51%, dan level terendah sejak September 2024 (21 bulan) ๐ฅ
- Dalam satu minggu pada akhir Juni 2026 : penurunan ~14%, dengan likuidasi melebihi 1 miliar $ dalam 24 jam ๐
๐ Mengapa penurunannya begitu tajam?
Beberapa faktor saling berkombinasi:
1. Kondisi makroekonomi yang tidak menguntungkan
- Inflasi AS masih tinggi : The Fed menunda penurunan suku bunga pertama hingga pertengahan 2027, bahkan membatalkan penurunan apa pun pada 2026. Aset berisiko seperti Bitcoin menjadi yang pertama terkena dampaknya.
- Ketegangan geopolitik di Timur Tengah, kenaikan tarif bea cukai, dan โpelarian menuju keamananโ : modal keluar dari kripto menuju dolar dan emas.
2. Berbaliknya arus dana institusional
- ETF Bitcoin spot di AS mencatat 54 miliar $ arus keluar bersih dalam empat minggu pada Juni 2026, dengan rekor 17,9 miliar $ dalam satu minggu. Mereka beralih dari โpembeli strukturalโ menjadi โpenjual mekanisโ, sehingga memperkuat tekanan jual.
- Pengambilan profit besar-besaran oleh pemegang jangka panjang yang menjual sekitar 100โฏ000 $.
3. Efek pasar dan leverage
- Jatuh tempo opsi senilai lebih dari 100 miliar $ pada akhir Juni, yang mengganggu lindung nilai (hedging) para market maker.
- Likuidasi berantai pada posisi beli dengan leverage, yang memperdalam penurunan.
- Turunnya aktivitas di pasar : volume spot turun lebih dari 4 kali dibanding puncak 2025.
4. Katalis lainnya
- Rotasi modal ke AI dan saham teknologi, dengan mengorbankan kripto.
- Pengetatan regulasi dan kekhawatiran terkait aturan yang berlaku untuk aset digital.๐
#BitcoinFallsOver50%FromOctoberHigh #bitcoin