🚀 CEO Kalshi Peringatkan Aturan yang Dipimpin Negara Bagian Bisa Mendorong Pasar Prediksi ke Luar Negeri! 🇺🇸✈️

Pertarungan hukum tentang siapa yang berhak mengatur pasar prediksi AS semakin mendekati titik kritis! 🔥

Berbicara di DC Fintech Week, CEO Kalshi Tarek Mansour menyampaikan peringatan tegas: memaksakan pengawasan yang dipimpin negara bagian atas pasar prediksi alih-alih regulasi federal terpadu (CFTC) akan membuat platform tidak punya pilihan selain pindah ke luar negeri.

💡 Poin-Poin Utama:
>> Federal vs. Negara Bagian: Mansour meyakini aturan federal terpadu sangat penting untuk mempertahankan likuiditas yang tinggi dan pasar yang transparan. Regulasi di tingkat negara bagian dapat memecah pasar atau mengubahnya menjadi kerangka perjudian negara bagian.

>> Keyakinan terhadap Hasil Hukum: Meski masih ada gesekan dengan regulator negara bagian, Mansour mengatakan ia merasa "cukup optimistis" tentang hasil pertarungan hukum tersebut.

>> Transparansi On-Chain: Mansour membela pasar prediksi dengan menyoroti bahwa data perdagangan publik memudahkan pendeteksian aktivitas orang dalam dan manipulasi pasar dibandingkan dengan pasar keuangan tradisional.

Seiring desentralisasi terus berkembang, platform seperti Polymarket dan bursa berbasis peristiwa arus utama mengubah cara trader melakukan lindung nilai terhadap peristiwa dunia nyata dan pasar kripto, termasuk pergerakan harga $BTC dan $ETH .
💬 Bagaimana menurut Anda? Haruskah pasar prediksi diatur secara federal, atau apakah penolakan di tingkat negara bagian akan memaksa seluruh industri pindah ke luar negeri? Sampaikan pendapat Anda di bawah! 👇

#writetoearn #PredictionMarkets #CryptoRegulation #CFTC #defi