Risalah rapat kebijakan moneter terbaru yang dirilis Federal Reserve menunjukkan bahwa seluruh pejabat yang hadir sepakat memberikan suara untuk menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin. Selain itu, mayoritas pengambil kebijakan menilai risiko kenaikan inflasi masih serius. Risalah tersebut juga menyebutkan bahwa tingkat pengetatan kebijakan moneter saat ini mungkin masih belum memadai, sehingga kenaikan suku bunga sekali lagi sebelum akhir tahun mungkin menjadi pilihan yang tepat.

Nada risalah ini jelas cenderung hawkish, langsung mematahkan spekulasi pasar sebelumnya bahwa siklus pengetatan akan segera berakhir. Di internal Federal Reserve, perkiraan pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan dinaikkan. Mereka juga secara khusus menekankan bahwa proses perlambatan inflasi belakangan ini terhenti. Ditambah ekspektasi kebijakan tarif yang berpotensi diterapkan, tekanan terhadap harga untuk kembali naik membuat para pejabat sangat waspada terhadap arah kebijakan selanjutnya.

Menghadapi sikap hawkish ini, pasar keuangan tradisional dengan cepat menilai ulang tingkat suku bunga terminal. Indeks dolar dan imbal hasil obligasi pemerintah AS mungkin mendapat dukungan dalam jangka pendek, sedangkan aset berisiko seperti saham AS akan menghadapi ujian penyesuaian valuasi. Lingkungan suku bunga tinggi diperkirakan akan bertahan lebih lama.

Bagi pasar kripto, ekspektasi likuiditas kembali menghadapi ketidakpastian. Secara keseluruhan, dana masih cenderung menunggu dan mengamati. $BTC dan altcoin utama mungkin akan terus bergerak dalam rentang yang lebar sebelum sinyal suku bunga makro benar-benar jelas. Para trader perlu mencermati volatilitas yang dipicu oleh data ekonomi selanjutnya.👀

#FOMC #Fed #InterestRates