🚨🇺🇸🇻🇪 | Halliburton, salah satu perusahaan jasa layanan minyak terbesar asal AS, menandatangani nota kesepahaman dengan perusahaan Brasil Eneva dan WESCA untuk mengeksplorasi peluang pengembangan minyak dan gas di Venezuela.

Kesepakatan ini muncul di tengah meningkatnya minat perusahaan-perusahaan internasional untuk kembali atau memperluas operasinya di negara tersebut, dengan proyek yang ditujukan untuk meningkatkan produksi dan memulihkan infrastruktur yang sudah rusak akibat bertahun-tahun divestasi.

🇻🇪Analisis: Bisakah NABEP menggandakan produksi minyak di 17 ladang minyak Venezuela?

Pejabat Pemerintah Amerika Serikat (AS) memastikan bahwa perusahaan North American Blue Energy Partners (NABEP) merupakan operator yang terbukti efektif dan tahu cara meningkatkan produksi minyak.

Kesepakatan minyak yang baru ditandatangani otoritas Venezuela dan Amerika Serikat berfokus pada ladang yang «sudah menua, mengalami penurunan kualitas, atau aksesnya menjadi mahal».

Menurut laporan Bloomberg, perusahaan energi North American Blue Energy Partners (NABEP) menyatakan targetnya adalah menggandakan produksi minyak di 17 ladang tersebut dengan menambahkan sekitar 300.000 barel minyak per hari (bpd) dalam lebih dari 2 tahun.

🇺🇸Fakta: Halliburton menandatangani kesepakatan untuk mendukung peluang pengembangan energi di Venezuela

Kesepakatan ini menyoroti jejak panjang Halliburton di Venezuela serta fokusnya pada kolaborasi dengan para pelanggan dan keunggulan operasional.

🇺🇸Menteri Energi AS: “Ini adalah kesepakatan yang akan bertahan melewati pemerintahan-pemerintahan Venezuela di masa depan”

Menteri Energi Amerika Serikat, Chris Wright, pada Minggu (hari ini) memastikan bahwa perusahaan asal AS, Continental Resources, milik miliarder minyak Harold Hamm, akan membayar sejumlah besar uang kepada negara Venezuela melalui produksi minyak mentah di negara tersebut.

#Brazil #venezuela #petróleo #EEUU #oil $BZ $CL