AI BARU SAJA MENJADI SENJATA LAIN DALAM PERANG ON-CHAIN. 💀

Hacker memanfaatkan AI sumber terbuka untuk menyisipkan perintah berbahaya ke dalam blockchain, menjadikan data on-chain sebagai bagian dari infrastruktur kontrol malware.

📈 Jumlah kasus meningkat sekitar 440% tahun ini.Dari rata-rata ~2 kasus/hari → ~11 kasus/hari.

Perintah berbahaya bisa ditulis ke dalam transaksi atau smart contract.Lalu malware dapat dikendalikan untuk mencuri kata sandi, aset, dan memindahkan dana ke dompet milik attacker.

Hal yang paling mengganggu: data blockchain tidak bisa dihapus begitu saja, jadi payload berbahaya dapat bertahan dalam waktu lama.Namun di sisi lain, sifat transparansi blockchain justru juga meninggalkan jejak on-chain untuk ditelusuri.

Ini adalah sisi negatif yang cukup nyata dari blockchain: sesuatu yang dirancang untuk menyimpan data yang tidak dapat diubah ternyata bisa berubah menjadi “papan pengumuman” untuk malware.AI menurunkan hambatan masuk, sementara blockchain menyediakan persistence.

OPEN-SOURCE AI + IMMUTABLE BLOCKCHAIN = APA YANG MUNGKIN BISA SALAH?

Menurut kalian, transparansi blockchain akan membuat penelusuran lebih cepat, atau persistence-lah yang menjadi masalah terbesar?

#AI #CyberSecurity #blockchain