AI Semakin Pintar. Tapi Bisakah Ia Mempercayai Informasi yang Digunakannya?

Hari ini di Seoul, Verona menjadi tuan rumah “Behind the Scenes of AI” bersama Kite AI, Pieverse, OpenRoboto, dan Hippo Protocol.

Acara ini berfokus pada tiga pertanyaan sederhana:

Siapa yang Memverifikasi?
Siapa yang Membayar?
Siapa yang Melatih?

Awalnya, pertanyaan-pertanyaan ini mungkin terdengar seperti hal teknis.

Namun seiring agen AI menjadi lebih otonom, perannya menjadi jauh lebih penting.

Sebuah agen AI mungkin dapat mencari, menganalisis, berkomunikasi, dan pada akhirnya bertransaksi atas nama kita.

Tapi sebelum itu bisa berjalan dalam skala besar, beberapa masalah masih perlu diselesaikan.

AI membutuhkan informasi yang bisa dipercaya.

Agen membutuhkan infrastruktur untuk melakukan pembayaran.
Data sensitif memerlukan privasi.

Dan sistem AI membutuhkan cara yang andal untuk belajar dan terus meningkatkan diri.

Di sinilah peran Verona menjadi menarik.
Verona berfokus pada informasi yang telah diverifikasi agar fakta dapat dibuktikan dan digunakan oleh aplikasi atau agen AI yang berwenang tanpa harus mengekspos data mentah di baliknya.

Itu mengubah arah pembicaraan.

Masa depan AI mungkin tidak hanya bergantung pada membangun model yang lebih cerdas.

Mungkin juga bergantung pada membangun lapisan yang lebih kuat di bawahnya:

verifikasi, privasi, pembayaran, pelatihan, dan kepercayaan.

Karena agen cerdas yang bekerja dengan informasi yang tidak dapat diandalkan tetap menjadi masalah.

Dan ketika AI mulai bertindak lebih mandiri, kemampuan untuk memverifikasi apa yang diketahuinya bisa menjadi sama pentingnya dengan kecerdasan itu sendiri.

📍 Seoul
📅 17 September
🕐 19:00–21:00 KST
📌 SparkPlus Seolleung 3

RSVP: https://luma.com/zvmcaqns

#verona #ai