Arsitektur Blockchain

Arsitektur blockchain menjelaskan bagaimana berbagai komponen dalam jaringan blockchain bekerja sama untuk menyimpan data, memvalidasi transaksi, dan menjaga sistem terdesentralisasi yang aman.

Lapisan utama arsitektur blockchain adalah:

1. Lapisan Infrastruktur
Menyediakan komputer, server, node, dan perangkat keras yang diperlukan untuk menjalankan jaringan blockchain.

2. Lapisan Data
Menyimpan blok, transaksi, hash, stempel waktu, dan data blockchain lainnya.

3. Lapisan Jaringan
Menghubungkan node melalui komunikasi peer to peer serta memungkinkan node untuk berbagi transaksi dan blok.

4. Lapisan Konsensus
Memungkinkan peserta jaringan menyepakati transaksi yang valid dan mempertahankan versi blockchain yang sama.

5. Lapisan Aplikasi
Mencakup dompet, aplikasi terdesentralisasi, bursa, dan smart contract yang berinteraksi dengan blockchain.

Contoh:

Saat pengguna mengirim mata uang kripto, transaksi dibuat melalui dompet, dibagikan ke node jaringan, diverifikasi melalui mekanisme konsensus, dicatat dalam sebuah blok, dan akhirnya ditambahkan ke blockchain.

Secara bersama-sama, lapisan-lapisan ini membentuk arsitektur dasar sebuah sistem blockchain.
#FedRateWatch
#blockchain
$NVDAB