Bank Rakyat China pada Agustus meningkatkan cadangan emas sebesar 650.000 ons troy—ini merupakan kenaikan bulanan tertinggi sejak Oktober 2023, demikian menurut China Daily. Selain itu, bank sentral Tiongkok mempercepat laju pembelian logam mulia dibandingkan dengan Juli dan Juni, kata media tersebut. Otoritas tersebut, yang termasuk di antara pembeli emas resmi terbesar di dunia, terus melakukan pembelian selama 22 bulan berturut-turut, tambahnya.
Pembelian menguat seiring lonjakan tajam harga logam mulia: pada bulan Agustus, harga emas naik hampir 10%, catat Bloomberg. Kenaikan itu dipicu oleh kembalinya minat terhadap perlindungan dari pelemahan dolar setelah keputusan Kementerian Keuangan AS untuk meningkatkan volume pembelian kembali utang pemerintah: para investor mulai mencari alternatif aset lindung nilai, termasuk emas, tulis agensi tersebut.
Akumulasi emas yang lama oleh Bank Rakyat Tiongkok, bersama dengan pembelian dari investor berdaulat lainnya, memperkuat keyakinan beberapa pelaku pasar yang paling optimistis terhadap prospek jangka panjang logam tersebut, meski tingginya imbal hasil obligasi pemerintah dalam jangka pendek tetap menjadi faktor pembatas bagi emas yang tidak menghasilkan pendapatan berbasis bunga, demikian disampaikan Bloomberg.
Harga spot emas di bursa pada Senin, 7 September, turun 0,6%—hingga $4405 per troy ounce.
Konteks
Menjelang awal Juni 2026, emas telah melampaui obligasi pemerintah AS, menjadi aset cadangan utama di dunia, demikian dilaporkan Bank Sentral Eropa. Survei Juni dari Dewan Emas Dunia menunjukkan bahwa hampir setengah dari 74 bank sentral yang disurvei berencana untuk menambah cadangan emas selama 12 bulan ke depan, dan hanya satu regulator yang berniat menguranginya.
Harga emas setelah reli tahun 2025 pada tahun 2026 tidak menunjukkan kestabilan. Misalnya pada bulan Juni, logam tersebut turun 12%, yang menjadi penurunan bulanan terdalam sejak tahun 2008, tulis Bloomberg.
Saham perusahaan pertambangan emas termahal di dunia, Newmont, sejak awal 2026 naik 28%. Saham perusahaan terbesar kedua dalam daftar berdasarkan kapitalisasi pasar, Agnico Eagle Mines, naik hampir 21%. Sedangkan saham perusahaan penutup tiga besar, Barrick Mining Corp., hanya naik 2,8%.ㅤ
#MarketTurbulence , #GlobalEconomicNews
Dalam grup kami, kami berupaya memberi tahu para pembaca kami sedini mungkin tentang berita terbaru di bidang: politik, makroekonomi, dunia kripto, pasar komoditas, dan kadang-kadang juga psikologi manusia dalam dunia keuangan! Karena itu, kami berusaha memilih dan tetap menayangkan di kanal hanya berita yang masih relevan dari dunia yang saling terkait erat ini.
Jika Anda ingin memperluas wawasan pribadi dan selalu mengikuti perubahan agenda berita dunia seperti ini—Welcome!!