Begini cara kerjanya...
Rekening tabungan bank membayar sekitar 0,4% APY rata-rata. Protokol pinjaman DeFi telah menawarkan imbal hasil stablecoin yang stabil dalam kisaran 3% hingga 5% selama setahun terakhir untuk kumpulan besar seperti Aave dan Compound. Kesenjangan itu terlihat menarik. Tapi kedua produk ini tidak memiliki jenis risiko yang sama.
Setoran bank didukung oleh asuransi FDIC hingga 250 ribu. Pokok Anda dijamin, dan satu-satunya variabel adalah seberapa cepat Anda bisa mengaksesnya. Imbal hasil DeFi disertai risiko kontrak pintar, volatilitas pasar, dan tidak ada jaring pengaman. Audit protokol mengurangi risiko, tetapi tidak menghilangkannya. Likuiditas juga bisa mengering lebih cepat daripada antrean bank pada hari Jumat.
Perbedaan imbal hasil juga bergantung pada asetnya. Stablecoin USD memiliki asumsi tersendiri tentang jaminan dan penebusan. Imbal hasil bisa bergeser hingga ratusan basis poin dalam seminggu. Suku bunga bank bergerak pelan.
Salah satu pendekatan adalah membandingkan setelah menyesuaikan untuk risiko dan penguncian. DeFi bersifat tanpa izin dan terbuka 24/7. Bank menawarkan kesederhanaan yang teregulasi. Tidak ada yang secara mutlak lebih baik. Keduanya menyelesaikan masalah yang berbeda.
Bagi siapa pun yang sedang menjelajahi DeFi, mulailah dengan jumlah kecil dan periksa dari mana imbal hasil itu berasal. Permintaan untuk meminjam, permintaan untuk memberi pinjaman, dan insentif protokol semuanya berperan. Jika Anda memahami mekanismenya, perbandingan menjadi lebih mudah untuk dinilai.
Pelajaran sesungguhnya bukan tentang mengejar angka yang lebih tinggi. Ini tentang mengetahui apa yang sebenarnya Anda pegang dan apa yang bisa salah.
Menurut Anda bagaimana?
#Breaking #MarketUpdate #HODL #DeFi #CryptoTrading
📱 Ikuti @PoorCryptoMan
Rekening tabungan bank membayar sekitar 0,4% APY rata-rata. Protokol pinjaman DeFi telah menawarkan imbal hasil stablecoin yang stabil dalam kisaran 3% hingga 5% selama setahun terakhir untuk kumpulan besar seperti Aave dan Compound. Kesenjangan itu terlihat menarik. Tapi kedua produk ini tidak memiliki jenis risiko yang sama.
Setoran bank didukung oleh asuransi FDIC hingga 250 ribu. Pokok Anda dijamin, dan satu-satunya variabel adalah seberapa cepat Anda bisa mengaksesnya. Imbal hasil DeFi disertai risiko kontrak pintar, volatilitas pasar, dan tidak ada jaring pengaman. Audit protokol mengurangi risiko, tetapi tidak menghilangkannya. Likuiditas juga bisa mengering lebih cepat daripada antrean bank pada hari Jumat.
Perbedaan imbal hasil juga bergantung pada asetnya. Stablecoin USD memiliki asumsi tersendiri tentang jaminan dan penebusan. Imbal hasil bisa bergeser hingga ratusan basis poin dalam seminggu. Suku bunga bank bergerak pelan.
Salah satu pendekatan adalah membandingkan setelah menyesuaikan untuk risiko dan penguncian. DeFi bersifat tanpa izin dan terbuka 24/7. Bank menawarkan kesederhanaan yang teregulasi. Tidak ada yang secara mutlak lebih baik. Keduanya menyelesaikan masalah yang berbeda.
Bagi siapa pun yang sedang menjelajahi DeFi, mulailah dengan jumlah kecil dan periksa dari mana imbal hasil itu berasal. Permintaan untuk meminjam, permintaan untuk memberi pinjaman, dan insentif protokol semuanya berperan. Jika Anda memahami mekanismenya, perbandingan menjadi lebih mudah untuk dinilai.
Pelajaran sesungguhnya bukan tentang mengejar angka yang lebih tinggi. Ini tentang mengetahui apa yang sebenarnya Anda pegang dan apa yang bisa salah.
Menurut Anda bagaimana?
#Breaking #MarketUpdate #HODL #DeFi #CryptoTrading
📱 Ikuti @PoorCryptoMan