#SandboxSANDSuspectedInfiniteMintFlawOnBase
SAND diserang “Infinite Mint” di Base: apa yang sebenarnya terjadi?
Ekosistem Web3 menerima peringatan kuat pada Sabtu ini setelah terjadinya eksploitasi yang melibatkan SAND, token dari The Sandbox, di infrastruktur cross-chain-nya pada jaringan Base.
Data on-chain mengidentifikasi aktivitas penerbitan yang tidak normal, dengan ratusan juta SAND yang awalnya dibuat tanpa dukungan yang sesuai. Investigasi kemudian berkembang dan mengarah pada komprominya izin yang terkait dengan kontrak OFT yang digunakan dalam komunikasi cross-chain.
Angka yang diumumkan menarik perhatian: analisis sempat mencatat 329 triliun SAND tanpa jaminan dalam ratusan transaksi. Namun, penting untuk tidak mencampuradukkan nilai nominal token-token tersebut dengan uang yang benar-benar dicuri. Perkiraan kerugian ekonomi langsung yang diumumkan berada di sekitar US$ 665 ribu, yang terkait dengan cadangan yang terdampak di sisi Ethereum.
Kabar baiknya, pasokan SAND yang sah di Ethereum tidak ikut terkompromi. Tim The Sandbox menyatakan bahwa mereka telah mengidentifikasi dan menahan kerentanan terkait jembatan cross-chain di Base dan BNB Smart Chain, sementara SAND di Ethereum dan Polygon tidak terdampak.
Peristiwa ini meninggalkan pelajaran penting: dalam kripto, angka besar token yang baru dibuat bisa membuat orang panik, tetapi perlu dianalisis di mana token tersebut diterbitkan, apakah ada jaminan (lastro), dan berapa nilai yang benar-benar berhasil mencapai likuiditas pasar.
Lebih dari sekadar kisah tentang kejatuhan atau kepanikan, kasus SAND ini kembali menunjukkan bahwa keamanan cross-chain, izin kontrak, dan audit tetap menjadi titik kritis infrastruktur Web3.
$SAND $BNB $ETH
#sand
#Base
#CryptoSecurity
#Web3