#binancep2pantoan @Binance Vietnam

Berikut 5 prinsip emas untuk membantu Anda melakukan transaksi P2P dengan aman dan benar-benar terhindar dari risiko penipuan yang umum terjadi di Binance:

1. Hanya bertransaksi dengan informasi yang benar-benar sesuai pemilik (atas nama sendiri)
Nama rekening bank pengirim/penerima harus sesuai 100% dengan nama yang telah diverifikasi KYC di Binance.
Jangan sekali-kali menerima pembayaran dari rekening pihak ketiga (keluarga, teman, atau pihak lain dari lawan transaksi). Jika menerima uang dari pihak ketiga, segera minta pengembalian dana.

2. Pastikan uang benar-benar sudah masuk ke rekening bank
Selalu buka aplikasi Bank (Banking) untuk memeriksa Saldo yang tersedia secara nyata.
Jangan pernah mengandalkan pesan SMS, struk/bukti transfer (karena bisa dipalsukan), atau pemberitahuan dari siapa pun.

3. Jangan pernah melepas Crypto sebelum waktunya
Hanya tekan tombol "Konfirmasi dana telah diterima" (Release) setelah Anda memeriksa bahwa uang benar-benar sudah masuk ke rekening bank Anda.
Meskipun pembeli mendesak atau mengirim gambar transfer berhasil, tetap berpegang pada prinsip: Belum melihat uang – Jangan buka kunci Coin.

4. Tulis isi transfer dengan aman (tanpa kata-kata sensitif)
Saat mentransfer uang kepada penjual, jangan mencantumkan kata-kata yang berkaitan dengan aset kripto seperti: Binance, USDT, BTC, Crypto, P2P, Beli Jual coin...
Hanya tulis Kode Perintah transaksi atau isi yang sesuai arahan sistem Binance untuk menghindari akun Anda diblokir oleh bank.

5. Gunakan fitur Banding (Appeal) jika terjadi masalah
Jika Anda menemukan kejanggalan apa pun (lawan tidak mentransfer namun menekan "Tandai sudah dibayar", dana tertahan, atau ada kecurigaan penipuan), pertahankan status saat itu dan klik tombol Banding (Appeal) agar tim Binance P2P dapat membantu melakukan intervensi dan penanganan.
Tag: @Binance Vietnam
Hashtag: #BinanceP2PAnToan