Sebagian besar aktivitas lending DeFi masih bergantung pada suku bunga variabel, yang berarti biaya pinjaman dan imbal hasil bagi pemberi pinjaman dapat berubah seiring pergerakan likuiditas dan utilisasi. @TermMax mengambil pendekatan berbeda dengan membangun sistem berbasis suku bunga tetap dan jatuh tempo yang telah ditentukan, sehingga memberi pengguna lebih banyak kepastian saat mengelola modal di on-chain.

Pembaruan App V2 baru-baru ini merupakan langkah penting. Pembaruan ini menghadirkan unified orders, tampilan multichain, limit orders di berbagai pasar, serta dashboard terintegrasi untuk posisi dan riwayat. Tujuannya sederhana: membuat sistem suku bunga tetap yang kompleks menjadi lebih mudah digunakan.

TermMax juga melaporkan 1M+ pengguna, 837K+ dompet terdaftar, $64M+ TVL, aktivitas di 7 chain, sekitar 170K pengguna aktif harian, dan 20+ kemitraan institusional.

Di luar pengembangan produk, proyek ini lulus dari YZi Labs EASY Residency S3 dan menjadi validator di Canton Network. Ini patut diperhatikan karena pembiayaan berbasis suku bunga tetap sudah menjadi bagian besar dalam keuangan tradisional, dan infrastruktur yang berfokus pada institusi dapat membantu menjembatani TradFi dengan DeFi.

Persiapan TGE masih berjalan, jadi saya lebih tertarik pada hal-hal yang sudah dapat diukur: eksekusi produk, likuiditas, integrasi, serta apakah pengguna terus menggunakan protokol setelah insentif.

Pertanyaan yang lebih besar adalah apakah lending suku bunga tetap bisa menjadi kategori DeFi utama ketika pengguna mencari biaya pinjaman dan imbal hasil yang lebih dapat diprediksi.

#TermMax #defi #FixedRateDeFi #OnChainFinance #Web3