Kenapa beli-jual P2P sekarang harus meninggalkan nomor telepon juga ya, para bro =)))

Hari ini aku masuk satu order beli USDT. Tadinya mau transfer seperti biasa, pas digeser baca syarat & ketentuan dari Merchant malah jadi panik.

Merchant minta seperti gini:
👉 Pelanggan harus meninggalkan nomor telepon setelah pembayaran.
👉 Struk/invoice harus dibuat oleh pemilik asli dari rekening yang melakukan transfer.
👉 Untuk pelanggan yang baru pertama kali transaksi atau pelanggan baru, mereka juga masih minta untuk meninggalkan nomor telepon supaya menghindari masalah-masalah yang berhubungan dengan transaksi.

Beli USDT saja kok rasanya kayak lagi daftar berlangganan ya para bro 😭 Apa harus batalin order? Padahal jadi ribet dan buang-buang waktu kerja juga.

Tapi aku tetap nekat lanjut transaksi, dan aku juga nggak kirim nomor telepon apa pun. Totalannya, kebayang kan, informasi jadi kebuka semua. Tapi anehnya, akhirnya transaksi tetap berjalan lancar kok, para bro. Uangnya juga tetap dilepas sama mereka :))

Aku juga nggak berani bilang Merchant ini ada masalah, karena permintaan tambahan info bisa saja berasal dari proses manajemen transaksi mereka.

Tapi kalau buatku, nomor telepon itu termasuk informasi pribadi. Jadi kalau ada permintaan di luar informasi yang memang diperlukan untuk menyelesaikan Order, aku tetap harus pertimbangkan matang sebelum memberikan.

Apalagi di P2P, prinsipku tetap:
🟢 Cek detail Merchant + tingkat keberhasilan + feedback.
🟡 Baca dulu ketentuan iklan sebelum pencet Order.

Kalau ada permintaan untuk memberikan informasi pribadi atau diarahkan ke platform lain yang menurutku nggak masuk akal, langsung tanya di chat Order.

Kalau nggak jelas ya tanya. Kalau belum terlihat masuk akal ya jangan buru-buru transfer.

Kalau kalian ketemu Merchant yang minta ninggalin SĐT setelah bayar seperti ini, kalian ngikutin nggak? @Binance Vietnam #BinanceP2PAnToan