Pagi-pagi bikin kopi, aku naik ke P2P buat buang-buang perintah kecil sebesar 800$. Baru saja order tereksekusi, si pemuda di pihak pembeli langsung mengirim bill transfer ke aku… mulus banget, kayak mimpi. Tapi kalau dilihat lebih teliti, ya ampun, logo banknya miring-miring, waktu cetaknya tidak sejajar, font-nya di tiap bagian beda-beda.

​Ngaku Photoshop begini aja masih nekat mau nipu “nenek” ya, sayang? Begitu si pemuda lihat aku diam, dia mulai nyuruh: “Kak, bill-nya jelas gitu kan, tinggal kirim coin buat aku!”.

​Sayang, di dunia ini ada banyak cara buat bikin bill palsu, tapi saldo di aplikasi bank nggak bisa bohong. Mau menipu nenek? Mikir dulu, nggak mungkin!

​✅ Pelajaran pahit buat teman-teman:

🔴 Percaya aplikasi resmi: Jangan sekali-kali percaya bill yang dikirim lewat chat. Hanya percaya perubahan saldo di aplikasi bank resmi milikmu. Uang belum “ting ting”, coin masih tetap diam di mekanisme Ký quỹ (Escrow).

🟡 Periksa bill dengan teliti: Bill yang font-nya lompat-lompat, logonya blur, waktunya meleset… 100% itu barang “campur aduk” alias “fake”.

🟢 Jangan kasih muka: Walaupun pembeli menangis-nangis atau mengancam, biarkan saja. Langsung copy kode Order ID, lalu tekan Appeal (Banding/Klaim) agar platform yang memutuskan.

​Pegangan praktis:

Bill terlihat janggal ➡️ Fake 100%.

Pembeli mendesak ➡️ Harus makin diperiksa.

Ada sengketa ➡️ Serahkan ke platform untuk diproses.

​P2P yang aman itu tidak pernah percaya pada hal-hal “menggiurkan” yang tanpa verifikasi. Tetap waspada ya, teman-teman!

#BinanceP2PAnToan @Binance Vietnam #creatorpadVN