Stat pinjaman kripto yang paling sering dikutip — DeFi mencapai dua pertiga dari pasar — berasal dari Q3 2025. Pasar menyusut sebesar $3,6B sejak saat itu.

Rekor: pinjaman beragunan kripto mencapai level tertinggi sepanjang masa sebesar $73,59B pada akhir Q3 2025 menurut Galaxy Research, melampaui puncak Q4 2021 sebesar $69,37B sekitar 6%. Peminjaman on-chain memiliki pangsa 66,9% dibanding 48,6% empat tahun sebelumnya — aplikasi DeFi 55,7%, venue CeFi 33,12%, pasokan stablecoin berbasis CDP sebesar 11,18%.

Apa yang terjadi setelahnya: pasar turun $3,62B pada Q1 2026 menjadi $67,42B. Penyebabnya bukan makro. Dua eksploit DeFi bernilai sembilan digit memicu keluarnya dana dari $AAVE , dan totalnya belum kembali menyentuh puncak sejak saat itu.

Yang tetap bertumbuh: peminjam unik aktif harian naik sekitar 40% antara Q4 2025 dan Q2 2026. Pinjaman Morpho meningkat dari $1,9B menjadi $3,0B, menjadikannya pemberi pinjaman terbesar kedua, dengan TVL naik kira-kira 6x dalam delapan belas bulan hingga lebih dari $3B pada Juli.

Kesimpulan: nilai total dan jumlah pengguna bergerak berlawanan arah. Modal keluar setelah terjadinya eksploit, sementara jumlah orang yang meminjam terus meningkat—yang berarti posisi rata-rata menjadi lebih kecil dan basis depositor melebar. Komposisi yang demikian lebih sehat daripada yang disiratkan oleh penurunan headline—dan lebih buruk daripada yang ditunjukkan oleh statistik pangsa yang sudah usang.

Kebiasaan: cek kuartal pada setiap statistik pinjaman sebelum mengulanginya. Angka yang memuncak tiga kuartal lalu adalah fakta historis, bukan deskripsi tentang kondisi hari ini.

Bukan nasihat keuangan. DYOR.

#DeFi #Lending #OnChain #CryptoData