Kopi menjadi salah satu investasi paling menguntungkan di pasar dalam beberapa bulan terakhir, mengungguli bahkan saham yang terkait dengan kecerdasan buatan, menurut CNBC. Harga kopi naik meskipun volume produksi mencapai rekor: permintaan terhadap kopi tetap stabil, dan kondisi cuaca menambah ketidakpastian bagi pasar. Para analis menyebutkan dua saham yang bisa mendapat dukungan dari tren ini.

Harga kopi

Futures kopi naik 13% selama tiga bulan terakhir, mengungguli indeks S&P 500 lebih dari tiga kali. Dalam periode yang sama, ETF VanEck Semiconductor, salah satu penerima manfaat utama dari saham terkait AI, hanya naik 2,2%.

Sejak Juni, harga kopi jenis arabika telah naik sekitar 30%, dan prospek pasokan untuk paruh pertama tahun 2027 menjadi semakin tidak pasti. Faktor tambahan pada pekan ini adalah gempa bumi di Kolombia, yang mengganggu beroperasinya jalan yang dilalui sebagian besar ekspor negara tersebut, demikian pendapat analis Jefferies Kawumil Gadjrawalu yang dikutip CNBC.

Peristiwa cuaca ekstrem di wilayah-wilayah utama tempat budidaya kopi juga bisa berkontribusi pada lonjakan harga dalam beberapa tahun terakhir. Sebelumnya, awal tahun ini, organisasi riset Climate Central menyoroti pengaruh cuaca ekstrem terhadap produksi kopi dunia.

Komentar analis

Kenaikan harga kopi dapat mendukung produsen dan penjual produk kopi siap saji. HSBC menaikkan peringkat produsen kapsul kopi Keurig Dr Pepper dari Hold (menahan saham) menjadi Buy (rekomendasi untuk membeli) dan menaikkan target harga saham dari $37 menjadi $40. Target baru tersebut mengasumsikan potensi kenaikan lebih dari 28% dibandingkan hasil perdagangan pada 13 Agustus. Prospek bisnis kopi AS perusahaan membaik, sementara dinamika segmen minuman siap minum tetap kuat. Kesimpulan itu dibuat oleh analis HSBC Sorab Daga, yang dikutip CNBC. Saham Keurig Dr Pepper sejak awal tahun naik 11% dan kini diperdagangkan di kisaran $31.

Sinyal positif juga terbentuk untuk jaringan kedai kopi Starbucks. Saham jaringan tersebut naik 29% sejak awal tahun dan kini berada di kisaran $108. Jika saham Starbucks mulai bergerak menuju harga target $125, momentum bisa dipercepat, membuka jalan menuju rekor tertinggi sepanjang masa, ujar pendiri CappThesis Frank Cappellerrry, seperti dilaporkan CNBC.ㅤ

#MarketTurbulence , #GlobalEconomicNews