#binancep2pantoan @Binance Vietnam
Saya pernah bertransaksi dengan orang yang sama sebanyak lima kali. Setiap kali berjalan mulus: uang masuk sesuai, dan responsnya cepat. Namun di transaksi keenam, orang itu mengirim pesan, "Kita sudah kenal, aku release dulu untukmu ya, nggak usah nunggu deposit—matching dulu".
Hampir saja saya menyetujuinya secara refleks, karena lima kali sebelumnya sama sekali tidak ada hal yang mencurigakan. Tapi saya sempat menghentikan diri, karena saya ingat bahwa deposit itu ada justru supaya tidak ada yang perlu saling percaya hanya berdasarkan perasaan. Wajah yang sudah dikenal tidak akan mengubah cara sistem perlindungan bekerja untuk kedua belah pihak.
Saya tetap menjalankan prosedur seperti biasa: menunggu order ter-matching di aplikasi, memeriksa apakah uang masuk sesuai nama, baru kemudian release. Orang itu tidak menolak apa pun lagi, dan transaksi tetap selesai dengan normal. Tapi saya sadar bahwa pikiran "karena sudah kenal jadi bisa melewati langkah pengecekan" itulah yang paling berbahaya.
Saya tetap menyimpan riwayat chat dan kuitansi dari keenam transaksi itu—bukan karena saya curiga pada orang ini, melainkan karena itu adalah kebiasaan yang diterapkan untuk semua transaksi, tidak khusus siapa pun.
Apakah Anda pernah melewatkan langkah pengecekan hanya karena sudah sering bertransaksi dengan orang yang sama?
Saya pernah bertransaksi dengan orang yang sama sebanyak lima kali. Setiap kali berjalan mulus: uang masuk sesuai, dan responsnya cepat. Namun di transaksi keenam, orang itu mengirim pesan, "Kita sudah kenal, aku release dulu untukmu ya, nggak usah nunggu deposit—matching dulu".
Hampir saja saya menyetujuinya secara refleks, karena lima kali sebelumnya sama sekali tidak ada hal yang mencurigakan. Tapi saya sempat menghentikan diri, karena saya ingat bahwa deposit itu ada justru supaya tidak ada yang perlu saling percaya hanya berdasarkan perasaan. Wajah yang sudah dikenal tidak akan mengubah cara sistem perlindungan bekerja untuk kedua belah pihak.
Saya tetap menjalankan prosedur seperti biasa: menunggu order ter-matching di aplikasi, memeriksa apakah uang masuk sesuai nama, baru kemudian release. Orang itu tidak menolak apa pun lagi, dan transaksi tetap selesai dengan normal. Tapi saya sadar bahwa pikiran "karena sudah kenal jadi bisa melewati langkah pengecekan" itulah yang paling berbahaya.
Saya tetap menyimpan riwayat chat dan kuitansi dari keenam transaksi itu—bukan karena saya curiga pada orang ini, melainkan karena itu adalah kebiasaan yang diterapkan untuk semua transaksi, tidak khusus siapa pun.
Apakah Anda pernah melewatkan langkah pengecekan hanya karena sudah sering bertransaksi dengan orang yang sama?
