📰
Harga minyak turun lebih dari 5% setelah jeda serangan AS-Iran
Harga minyak merosot tajam setelah AS dan Iran menghentikan serangan timbal balik selama akhir pekan, demikian laporan Reuters. Pasar berharap bahwa penyelesaian diplomatik akan memungkinkan pengiriman melalui Selat Hormuz untuk kembali beroperasi.
Brent futures turun 5,9% menjadi $91,08 per barel, sementara US WTI turun 5,4% menjadi $84,51. Kedua acuan tersebut jatuh ke level terendah mereka dalam hampir seminggu.
Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menangguhkan serangan demi memberi lebih banyak waktu untuk diplomasi. Pada saat yang sama, pengiriman melalui Selat Hormuz masih terbatas: selama akhir pekan, kurang dari sepuluh kapal dagang melewati jalur tersebut per hari.
Para analis memperingatkan bahwa harga bisa tetap tinggi karena risiko terhadap pengiriman di Laut Merah, serta serangan drone Ukraina terhadap kapal dan kilang minyak Rusia.
#oil
#Hormuz #iran #US
$BZ
$CL
$BNB
Harga minyak turun lebih dari 5% setelah jeda serangan AS-Iran
Harga minyak merosot tajam setelah AS dan Iran menghentikan serangan timbal balik selama akhir pekan, demikian laporan Reuters. Pasar berharap bahwa penyelesaian diplomatik akan memungkinkan pengiriman melalui Selat Hormuz untuk kembali beroperasi.
Brent futures turun 5,9% menjadi $91,08 per barel, sementara US WTI turun 5,4% menjadi $84,51. Kedua acuan tersebut jatuh ke level terendah mereka dalam hampir seminggu.
Presiden AS Donald Trump memutuskan untuk menangguhkan serangan demi memberi lebih banyak waktu untuk diplomasi. Pada saat yang sama, pengiriman melalui Selat Hormuz masih terbatas: selama akhir pekan, kurang dari sepuluh kapal dagang melewati jalur tersebut per hari.
Para analis memperingatkan bahwa harga bisa tetap tinggi karena risiko terhadap pengiriman di Laut Merah, serta serangan drone Ukraina terhadap kapal dan kilang minyak Rusia.
#oil
#Hormuz #iran #US
$BZ
$CL
$BNB
