Investasi Crypto VC Menurun, Namun Proyek DeFi Muncul sebagai Hotspot
Musim dingin kripto yang berkepanjangan telah memperlambat minat modal ventura dan investasi di sektor ini. Namun demikian, proyek-proyek tertentu terus menarik perhatian perusahaan dan institusi VC.
Pendanaan Crypto VC Berkurang pada tahun 2023
Evan Van Ness, seorang pendukung Ethereum terkemuka, mengatakan pada tanggal 1 September bahwa ada penurunan nyata dalam aktivitas modal ventura kripto (VC). Dia menekankan bahwa penurunan ini bukan disebabkan oleh kurangnya permintaan.
Pada bulan Agustus, pendanaan kripto mencatat penurunan yang signifikan, anjlok menjadi hanya $283 juta, sangat kontras dengan periode yang sama pada tahun 2022 ketika $1,15 miliar mengalir ke pasar. Penurunan substansial sebesar 75% ini melambangkan dinamika perubahan pasar kripto.
Setahun yang lalu, selama puncak pasar bullish pada bulan November 2021, investor dengan sungguh-sungguh menyuntikkan lebih dari $7 miliar ke dalam dunia kripto dalam rentang waktu satu bulan. Namun, kondisi tersebut kini telah berubah drastis.
Salah satu sentimen yang umum di kalangan pakar kripto, termasuk peneliti kripto terkemuka 'Emperor Osmo', adalah bahwa pasar bearish telah secara efektif membatalkan valuasi berlebihan yang pernah ada. Dalam iklim seperti ini, alokasi investasi dilakukan dengan sangat hati-hati dan presisi. Kehati-hatian baru ini terlihat dari perhatian selektif yang saat ini diarahkan pada beberapa proyek utama.
Pendle Finance, misalnya, menonjol sebagai proyek yang cukup menarik. Ini beroperasi di bidang hasil yang diberi token dan aset dunia nyata (RWA), mendapat dukungan signifikan dari Binance. Yang mengesankan, platform ini telah menyaksikan lonjakan luar biasa sebesar 850% dalam total nilai yang dikunci sejak awal tahun.
Pemain penting lainnya adalah Maple Finance, yang berfungsi sebagai pasar aset dunia nyata yang diberi token yang melayani investor institusi. Dalam perkembangan terakhir, Maple Finance berhasil mengumpulkan $5 juta pada bulan Agustus, yang ditujukan untuk mendorong ekspansinya ke wilayah APAC dan LATAM.
