Untuk memahami mengapa XRP akan mengalami
#Repricing dan bukan Pump, kita perlu melihat sejarah sebelumnya.
Setiap reset finansial dalam sejarah modern bukanlah sebuah saran, melainkan sebuah paksaan teknis akibat kebangkrutan sistem sebelumnya.
1907 - Pra-Reservasi Federal
Sebuah bank run di NY hampir meruntuhkan ekonomi.
J.P. Morgan (si manusia) harus turun tangan untuk menyelamatkan sistem, dan kemudian mendapatkan kesepakatan preferensial dengan pemerintah.
1933 - Reset Emas
Pemerintah menilai ulang emas dengan dekrit menjadi $35. Dalam semalam, dolar terdevaluasi sebesar 40% terhadap emas.
1945 - Perjanjian Bretton Woods
Dolar ditetapkan sebagai mata uang cadangan dunia, terikat pada emas.
1971 - Akhir Standar Emas
Pada 15 Agustus, Nixon menghentikan konversibilitas dolar ke emas. Dunia masuk ke dalam sistem uang fiat (berbasis utang).
1985 - Penetapan Ulang Mata Uang
Negara-negara G5 sepakat untuk mendevaluasi dolar terhadap yen dan mark Jerman. Itu adalah "penetapan ulang" masif mata uang yang dikoordinasikan oleh bank-bank sentral.
2008 - Kolaps Hipotek Subprime
Sistem perbankan global membeku karena kurangnya kepercayaan.
Bank sentral mulai melakukan QE: pencetakan uang masif untuk membeli utang.
2023-2026:
#ISO20022 /
#BasileaIII -Inflasi global
-Utang tak terbayar dan hilangnya hegemoni dolar terhadap BRICS.
-Sistem korespondensi bank (nostro/vostro) kehabisan likuiditas nyata.
Implementasi ISO 20022 bukan hanya perubahan format; ini adalah pengaktifan Tokenisasi Aset.
Penetapan ulang yang akan datang, seperti yang terjadi pada 1933 dengan emas, adalah bahwa sistem membutuhkan aset yang memiliki "nilai guna" untuk mendukung jaringan baru. Aset seperti
$XRP ,
$XLM ,
#XDC atau
$HBAR dirancang untuk menjadi "pipa" yang menyerap likuiditas yang tidak bisa lagi ditopang oleh sistem fiat.
Sejarah adalah serangkaian krisis yang berakhir dengan peluang baru bagi mereka yang melihat perubahan sebelum menjadi jelas.