#VersetsCrypto - Edisi 232 Harga darah dan keringat.
Ada kebenaran yang mengganggu karena memaksa kita untuk melihat hal-hal yang kita rayakan dengan cara yang berbeda.
Memang, kita mengagungkan keringat dan terkadang melupakan darah.
Di satu sisi, para pahlawan di lapangan. Mereka berlari, jatuh, bangkit, menyatukan bangsa selama pertandingan. Usaha mereka terlihat, langsung, dan dihargai. Dan itu adalah hal yang benar.
Di sisi lain, pahlawan yang diam. Mereka menjaga, berjuang, jatuh jauh dari sorotan. Pengorbanan mereka mendalam, tahan lama, sering kali tanpa perhatian media. Namun, itu sangat mendasar.
Masalahnya bukanlah sepak bola, apalagi perayaannya. Tapi lebih kepada pelupakan.
Dengan demikian, sebuah bangsa yang seimbang tidak membandingkan pengorbanannya, melainkan menghormati masing-masing dengan nilai yang tepat.
Karena pada dasarnya, satu kebenaran sederhana tetap ada :
Tanpa keamanan, tidak ada pertandingan.
Tanpa perdamaian, tidak ada kemenangan.
"Hargai keringat yang menyatukan,
namun jangan pernah lupakan darah yang melindungi."
Yohanes 15, 13
Hari ini lebih dari sebelumnya, saatnya untuk membangun memori nasional yang hidup dengan menghormati tentara kita yang gugur, mendukung keluarga mereka, dan terutama mengajarkan pengorbanan mereka.
Kemenangan olahraga menggugah satu generasi dan pengakuan yang adil membangun sebuah bangsa, seperti keadilan yang mengangkatnya.
Mari kita renungkan.
Gers RDC
"Udiata yaku diata kodi."
#PaixJusticeTravail #RDC #Write2Earn! #BinanceSquare