Laut Hitam setiap musim semi dan panas akan “berubah biru”: pada 22 Juni 2026, satelit PACE milik NASA kembali memotret seluruh hamparan pusaran berwarna biru susu.
Menurut NASA Earth Observatory tanggal 25 Juni 2026: OCI (Ocean Color Instrument) pada PACE menangkap pada 22 Juni 2026 area luas berwarna hijau kebiruan/susu-kebiruan di permukaan Laut Hitam. Pihak peneliti menilai penyebab utamanya adalah fitoplankton bola batu (coccolithophores)—cangkangnya membawa kepingan kalsium karbonat; ketika terakumulasi dalam jumlah besar, mereka menyebarkan cahaya sehingga menghasilkan warna biru susu. Dari akhir musim semi hingga awal musim panas, organisme ini sering mendominasi; pada musim lainnya, diatom lebih sering ditemukan, dan warna air biasanya lebih gelap. Selat Bosporus pada periode yang sama juga cenderung hijau kebiruan: astronot Stasiun Luar Angkasa mengambil foto selat tersebut pada 27 Mei 2026, memperlihatkan arus yang ditarik oleh fitoplankton di kedua sisi selat (catatan: arah utara pada gambar ada di bagian bawah).
Verifikasi independen: Earth.com (6 Agustus 2026) dan SciTechDaily dengan topik yang sama mengonfirmasi keterangan PACE/OCI, tanggal pengambilan citra 22 Juni 2026, pewarnaan akibat cangkang kalsium karbonat coccolithophores, serta citra Bosporus dari ISS tanggal 27 Mei 2026—hasilnya konsisten dengan NASA EO.
Gambar: NASA Earth Observatory / Michala Garrison (PACE OCI); foto astronot ISS074-E-619520 (Ekspedisi 74, Nikon Z9, 50 mm)
Data hingga: rilis NASA EO 25 Juni 2026; citra PACE 22 Juni 2026; citra ISS 27 Mei 2026
#NASA #Pengamatan Bumi