Bertahan sampai akhir pada dasarnya bukan soal beradu teknik, melainkan beradu dengan sifat manusia dalam diri sendiri!
Dalam berinvestasi, tampaknya kita berurusan dengan K-line dan angka, tetapi dari awal sampai akhir yang kita hadapi sebenarnya adalah diri kita sendiri yang bertarung dengan batin.
Sejak lahir manusia cenderung mencari kepastian dan takut rugi. Namun, pasar selalu penuh ketidakpastian: saat harga naik, serakah lalu mengejar terlalu tinggi; saat harga turun, panik lalu asal cut. Semua itu adalah naluri yang tertanam dalam tulang. Di pasar, semuanya berubah menjadi lubang besar berisi kerugian.
Terlalu banyak orang rugi bukan karena tidak paham arah, melainkan karena terlalu keras kepala berpegang pada keyakinan “beli di titik terendah, jual di titik tertinggi.” Demi selisih beberapa sen saja, mereka melewatkan keseluruhan gelombang pergerakan. Mereka ngotot menahan dan tidak mau mengakui kesalahan, sampai akhirnya terjerat dalam posisi yang dalam.
$HEI Lepaskan ketakutan dan obsesi akan kesempurnaan. Jika salah, putuskan untuk stop loss dengan cepat. Jika tidak ada kesempatan, tenang saja berada di posisi kosong. Kendalikan dulu keserakahan dan rasa takut dalam diri, baru kamu bisa bertahan lama di pasar. Kamu masih setiap hari beradu dengan pergerakan harga dan tidak mau kalah?
#height