Merangkum kembali balasan Lorenzo kepada TapeOut. Saya akan merangkumnya dengan bahasa yang mudah dipahami investor ritel.
Yang menarik perhatiannya adalah penggunaan UTXO untuk menyimpan status aplikasi, serta apakah inscription bisa menyimpan aturan komputasi yang tetap. Jika tim yang berbeda menjalankan protokol yang sama sesuai satu standar dan memperoleh hasil yang sama, protokol seperti ini berpeluang tidak lagi bergantung pada satu pengindeks saja.
Jika semua ini dijalankan di mainnet Bitcoin, biaya dan frekuensi operasinya akan terbatas.
Mainnet Bitcoin lebih cocok untuk menyimpan aturan jangka panjang, status penting, dan penyelesaian akhir. Bagian yang perlu sering diperbarui bisa dijalankan di Fractal. Kedua jaringan menggunakan model UTXO dan inscription yang sama, sehingga pengembang tidak perlu beralih ke arsitektur lain. Biaya pengujian dan eksperimen juga akan jauh lebih rendah.
Sikap UniSat juga sangat jelas: mereka bersedia terus mendukung eksperimen ini. Ke depannya, dompet juga perlu mengenali, melindungi, dan menampilkan UTXO yang menyimpan status aplikasi.
Untuk saat ini, dukungan di sini terutama berupa kerja sama dari sisi dompet dan infrastruktur. Ini bukan berarti UniSat mendukung setiap token dan aplikasi.
Pemahaman saya tentang cuitan ini sederhana saja.
Protokol dan aplikasi, terutama yang perlu sering memperbarui status, bisa lebih dulu dijalankan di Fractal. Bitcoin bertugas menyimpan aturan dan hasil penting, sedangkan Fractal menyediakan lingkungan dengan biaya lebih rendah dan frekuensi operasi lebih tinggi.
Yang saat ini masih kurang di Fractal adalah aplikasi yang berjalan secara berkelanjutan. Jika pengembang, dompet, pengindeks, dan pengguna benar-benar mulai menggunakannya, FB berpeluang beranjak dari sekadar “punya teknologi” menjadi “benar-benar digunakan”.
#bitcoin #fractal #TapeOut