🇪🇺 Bank Sentral Eropa (BCE) memilih 36 raksasa untuk menguji Euro Digital.
Bank Sentral Eropa (BCE) baru saja mengambil langkah paling penting sejauh ini dalam perjalanannya menuju penciptaan Central Bank Digital Currency (CBDC).
Setelah proses seleksi ketat yang dimulai pada Maret 2026, Eurosystem secara resmi telah memilih 36 penyedia layanan pembayaran (PSP) untuk memimpin uji teknis versi beta mereka.
Jadwal:
• Mulai Pilot: Semester kedua 2027
(durasi 12 bulan).
• Fase Pengujian: Akan digunakan euro
digital “beta” yang tidak memiliki status
sebagai alat pembayaran yang sah.
Berfungsi untuk menilai
kegunaan, transaksi di toko,
transfer online dan offline
(offline).
• Kemungkinan Peluncuran Resmi: BCE
menargetkan penerbitan pertama pada tahun
2029 (bergantung pada persetujuan kerangka
regulasi Eropa).
🏦 Tradisi dan Fintech bergandengan tangan: Yang Terpilih:
BCE mencari keseimbangan pasar dengan memilih baik bank-bank tradisional maupun para pengganggu (disruptor) dari ekosistem pembayaran modern. Dari 36 perusahaan tersebut, yang menonjol antara lain:
• Perbankan tradisional: Deutsche Bank (Jerman) dan UniCredit (Italia).
• Neobank dan Fintech: Revolut (Irlandia/Global)
• Pemroses Pembayaran Massal: Stripe (anak perusahaan Eropa), Adyen, SumUp, dan Worldline.
💡 Apa artinya bagi pasar kripto dan Web3?
1️⃣ Kompetisi langsung untuk Stablecoin dalam Euro: Stablecoin privat seperti EURC akan menghadapi pesaing institusional yang kuat di benua tersebut.
2️⃣ Adopsi Infrastruktur: Fakta bahwa perusahaan pro-kripto dan fintech seperti Revolut berada dalam pilot mempercepat membiasakan pengguna dengan antarmuka dan dompet digital canggih.
3️⃣ Percepatan Regulasi: Pilot ini akan memaksa Uni Eropa untuk merancang regulasi secara cepat terkait interoperabilitas jaringan tradisional dengan lingkungan Web3 yang terdesentralisasi.
Kita harus menunggu untuk melihat apakah Euro Digital akan hidup berdampingan dengan stablecoin dan Bitcoin dengan harmonis.
#CBDC #BCE #EuroDigital