Michael Burry baru saja menambah posisi short-nya melawan Nvidia. Pria yang memprediksi kehancuran perumahan pada 2008 itu menggandakan taruhan terhadap saham terpenting dalam perdagangan AI.
Bukan posisi baru. Tambahan.
Burry sebelumnya sudah melakukan short terhadap Nvidia bersama Tesla, Caterpillar, dan AMAT. Ia menyebut indeks semikonduktor sebagai bentuk kemahalan yang murni—jarang terlihat. Dan sekarang, dengan informasi yang lebih banyak, data yang lebih lengkap, serta waktu yang lebih panjang untuk mengevaluasi, ia menambahkan lebih banyak.
Itu namanya keyakinan. Bukan sekadar panggilan satu kali. Eskalasi yang dipertimbangkan.
Intel baru saja membukukan pertumbuhan pendapatan tercepat dalam 15 tahun. Super Micro melaporkan $60 miliar pesanan baru untuk server AI dan melonjak 20% dalam sehari. Data pembangunan infrastruktur AI memang benar-benar kuat.
Dan Burry melihat semua itu lalu melakukan short tambahan pada Nvidia.
Kau pikirannya bukan bahwa AI itu palsu. Melainkan pasar telah membenamkan kesempurnaan ke dalam satu saham sedemikian rupa sehingga bahkan ekspansi AI yang kuat pun mungkin tidak lagi membenarkan kelipatan valuasinya.
Dominasi Nvidia dalam komputasi GPU itu nyata. Tapi sejarah semikonduktor yang Burry rujuk juga nyata. Setiap super cycle teknologi pada akhirnya menghasilkan kelebihan kapasitas. Suku kuartalan terbaik Intel dalam 15 tahun hadir tepat ketika premi Nvidia mulai dipertanyakan.
Pasar bahkan sudah mulai berputar. Nvidia dan SOX yang lebih luas bergerak menyimpang dengan frekuensi tertinggi sejak pasar bull dimulai. Belanja modal AI mengalir ke pembuat server dan penyedia daya, bukan ke pembuat chip.
Burry melihat putaran itu sebagai awal dari pembongkaran yang lebih besar.
Ia bertahun-tahun terlalu cepat saat melakukan short atas perumahan, tapi akhirnya benar dengan sangat telak.
Pertanyaannya bukan apakah ia benar tentang Nvidia.
Pertanyaannya adalah kapan.
#MichaelBurry #Nvidia #NVDA #BigShort #Semiconductors $NVDA.US