Sebuah bank global kini menyimpan
$RLUSD untuk klien institusionalnyaโtanpa mereka harus meninggalkan brankas bank. Layanan kustodi sudah aktif. Perdagangan dengan agunan belum dibuka.
๐ Fakta (Standard Chartered, The Block, The Crypto Times โ 12 Okt. 2026)
โข Standard Chartered meluncurkan layanan kustodi institusional untuk Ripple USD (
$RLUSD ) di XRP Ledger
โข Melalui cabangnya di DIFC, Dubai, yang diatur oleh DFSA; pengumuman disampaikan dari Singapura
โข Kemitraan Ripple + LMAX Group: โcollateral mirroringโ = menggunakan RLUSD sebagai agunan tanpa memindahkan token dari bank
โข Kustodi: AKTIF. Integrasi agunan LMAX: belum diluncurkan (dokumentasi, pengujian, undang-undang, persetujuan; belum ada jadwal)
Cara kerjanya ๐
RLUSD adalah stablecoin yang dipatok ke dolar, diterbitkan Ripple di XRPL. Bank menyimpan tokennya. Mekanisme pencerminan agunan memungkinkan broker (LMAX) menghitungnya sebagai agunanโฆ tanpa memindahkannya. Risiko operasional lebih rendah, pengawasan regulasi lebih kuat.
Konteks: 15 Jan. 2026, kemitraan multi-tahun RippleโLMAX (pendanaan Ripple: $150 juta). LMAX mencatat volume institusional sebesar $8,2 triliun pada 2025. Sebelumnya: uji coba mirroring dengan OKX (10 Apr. 2025, VARA/DIFC).
Catatan: kustodi โ perdagangan. Brankas yang sudah dibuka bukan berarti fasilitas leverage sudah tersedia.
๐ Untuk Mariama, di Dakar
Ia tidak memiliki akun DIFC. Namun, sinyal ini penting:
1. Bank-bank besar mulai masuk ke stablecoinโbukan hanya exchange
2. โDisimpanโ โ โsudah bisa digunakan sebagai agunanโ
3. Selalu periksa mana yang sudah aktif dan mana yang masih โdirencanakanโ
Bagaimana menurut Anda: apakah bank yang menyimpan stablecoin membuat Anda merasa lebih tenangโฆ atau justru masih skeptis? ๐
Bukan nasihat keuangan. Lakukan riset sendiri.
Sumber: Standard Chartered (12 Okt. 2026); The Block; The Crypto Times.
#RLUSD #Stablecoin #Afrique #XRP