🚨 Pedagang P2P: Waspadalah terhadap Trik IBAN Ini 🚨
Baru-baru ini saya menemukan permintaan pembayaran P2P yang terasa tidak benar, dan saya memutuskan untuk membatalkan transaksi tersebut segera.
Penjual menjelaskan bahwa, setelah verifikasi KYC, mereka akan memberikan IBAN yang terdaftar atas nama saya. Namun, mereka juga mengakui bahwa itu sebenarnya bukan rekening bank pribadi saya.
Mereka meminta saya untuk:
✔️ Mentransfer dana ke IBAN tersebut
✔️ Memasukkan nama saya sendiri sebagai pemilik/ penerima rekening
Kombinasi itu tidak masuk akal, jadi saya berhenti di situ.
Mengapa ini berisiko
Jika terjadi sengketa pembayaran di kemudian hari, bukti transfer dari bank Anda mungkin menunjukkan bahwa Anda mengirim uang menggunakan nama Anda sendiri, tetapi IBAN tersebut tidak terhubung dengan rekening bank Anda yang sebenarnya. Ini dapat membuat penyelesaian sengketa menjadi jauh lebih rumit dan menimbulkan kebingungan yang tidak perlu saat Anda mencoba membuktikan ke mana dana tersebut dikirim.
Karena itu, saya hanya melakukan pembayaran P2P ke:
✅ Rekening bank saya sendiri yang sudah terverifikasi jika memang sesuai.
✅ Rekening bank yang terverifikasi yang ditampilkan oleh pedagang P2P di exchange.
Jangan pernah mengirim uang hanya karena seseorang berkata, "Ini proses normal kami." Selalu verifikasi detail pembayaran sendiri.
Jika ada sesuatu yang terlihat tidak wajar:
• Batalkan perdagangan.
• Hubungi dukungan pelanggan dari exchange.
• Jangan pernah biarkan siapa pun terburu-buru memaksa Anda untuk melakukan pembayaran.
Saya membagikan pengalaman ini agar pedagang lain tetap waspada. Beberapa menit tambahan untuk verifikasi bisa menyelamatkan Anda dari masalah besar.
Tetap waspada, lindungi dana Anda, dan ingat: jika ada sesuatu yang terasa janggal, lebih baik mundur daripada mengambil risiko.
#P2P #crypto #cryptotrading #USDT #Binance $BTC $ETH