Jalur perjalanan Liang Wenfeng adalah “naskah lintas bidang” paling kejam di industri keuangan.
Pada 2008, saat orang lain masih meneliti K-line, ia mulai menggunakan machine learning untuk trading kuantitatif otomatis penuh.
Pada 2015, perusahaan High-Fly (幻方量化) didirikan—salah satu dana lindung nilai (hedge fund) paling menguntungkan di Tiongkok, dengan aset kelolaan mencapai skala seribu miliar.
Pada 2023, ia memutar uang yang ia hasilkan dari kuantitatif untuk masuk ke arena yang menghabiskan biaya besar: model AI generatif.
Pada 2026, kekayaannya mencapai 36 miliar dolar AS, dan ia menjadi pendiri nomor satu perusahaan rintisan AI di dunia.
Apa logika dasar di balik jalur ini?
Trading kuantitatif mengajarkan satu hal padanya: komputasi + algoritma + data = mesin pencetak uang.
Di pasar keuangan, rumus ini disebut “alpha”.
Di dunia AI, rumus ini disebut “kecerdasan/intelegensia (intelligence)”.
Ia hanya memainkan jenis kasino yang berbeda, dengan taruhan yang sama.
Yang paling kejam adalah gaya permainannya:
- Tidak menggalang dana—pada 2024, VC tidak memandangnya, jadi ia cukup membiayai semuanya dari profit High-Fly
- Tidak promosi—peluncuran DeepSeek menembus perhatian sepenuhnya karena kekuatan (kemampuan) murni
- Tidak ikut tren—ketika yang lain menumpuk komputasi lalu membakar uang, ia meneliti efisiensi algoritma, dengan biaya “pecahan” ia bisa menghasilkan model kelas teratas
- Lalu mengibarkan/me-ngacak meja: harga model besar di seluruh dunia anjlok 90%+
Orang-orang di dunia kripto harusnya merasa bagian sejarah ini sangat akrab:
- “Tidak menggalang dana dan mandiri”—serupa semangat self-custody DeFi, tidak bergantung pada VC, mengandalkan komunitas
- “Komputasi + algoritma = mesin pencetak uang”—persis sama dengan logika kripto miner dan market maker
- “Menjatuhkan harga dengan mengacak meja”—mirip seperti L2 yang menurunkan gas sampai beberapa sen, menghabisi semua yang mematok tarif
Liang Wenfeng membuktikan apa?
Orang yang benar-benar menghasilkan uang, tidak pernah menghasilkan uang dari pasar; mereka menghasilkan uang dari “kesenjangan pemahaman (cognitive gap)”.
Di era kuantitatif, ia meraih kesenjangan pemahaman para trader retail,
di era AI, ia meraih selisih harga seluruh industri.
Nanti kalau ada yang bertanya “mengapa para bos kuantitatif membuat AI”, jawabannya sangat sederhana: ia tidak pernah mengerjakan keuangan; ia mengerjakan komputasi.
Keuangan hanya tempat pertama kali ia memverifikasi rumus itu.
#梁文锋 #DeepSeek #量化交易 #认知差