PERTANYAAN KRIPTO YANG TAK PERNAH DITANYAKAN #04
⛓️💰 JIKA TRANSAKSI BLOCKCHAIN MENJADI NYARH MURAH, SIAPA YANG MENANGKAP NILAINYA?
Kita sering mendengar bahwa transaksi yang lebih murah itu baik untuk kripto.
Dan tentu saja, membayar lebih sedikit untuk memindahkan uang terdengar menarik.
Tapi ada pertanyaan ekonomi yang lebih dalam:
Jika menggunakan blockchain menjadi sangat murah, ke mana nilai itu pergi?
Bayangkan mengirim sebuah transaksi dengan nyaris tanpa biaya.
Lalu bayangkan jutaan orang dan mesin melakukannya setiap hari.
Pembayaran.
Gaming.
Agen AI.
Trading.
Data.
Aset yang ditokenisasi.
Transaksi mesin-ke-mesin.
Biaya untuk menggunakan jaringan bisa menjadi sangat kecil.
Itu terdengar seperti situasi yang sempurna bagi pengguna.
Tapi tetap saja ada pihak yang harus menyediakan infrastrukturnya.
Validator atau peserta jaringan lainnya perlu memproses transaksi.
Pengembang perlu membangun aplikasi.
Penyedia infrastruktur perlu mengoperasikan sistem.
Dan investor mungkin tetap mengharapkan nilai ekonomi dari jaringan dan aplikasi yang mereka dukung.
Jadi pertanyaan menariknya bukan sekadar:
“Bisakah biaya blockchain menjadi lebih murah?”
Melainkan:
“Ketika blockspace menjadi melimpah dan murah, bagian mana dari ekosistem yang menangkap nilai ekonomi?”
Bisa jadi blockchain itu sendiri.
Bisa jadi aplikasi yang dibangun di atasnya.
Bisa jadi penyedia infrastruktur.
Atau nilai bisa bergeser di antara beberapa lapisan.
Inilah salah satu alasan mengamati harga sebuah token saja bisa melewatkan bagian penting dari ekonomi kripto.
Pertanyaan sesungguhnya adalah:
Di mana aktivitas ekonomi benar-benar terjadi dan siapa yang menangkapnya?
🤔 Jika pada akhirnya transaksi blockchain menjadi nyaris gratis, menurutmu nilai ekonomi terbesar akan terkumpul di mana?
#CryptoQuestions #CryptoEconomics