Tentang Gas (GAS)
Mata uang kripto GAS berfungsi sebagai salah satu dari dua token dalam ekosistem blockchain NEO. Fungsi utamanya adalah memfasilitasi kelancaran eksekusi transaksi di jaringan NEO, dan pada dasarnya berperan sebagai mata uang untuk membayar biaya jaringan.
NEO menerapkan model dua token untuk memungkinkan partisipasi pengguna tanpa mengurangi kepemilikan mereka pada jaringan ini. Token NEO memberikan hak tata kelola dan hak voting, sedangkan GAS adalah bahan bakar yang menggerakkan operasi blockchain ini.
Mekanismenya sederhana: jaringan mengenakan biaya untuk transaksi serta penyimpanan token dan smart contract. Siapa pun yang ingin menggunakan blockchain NEO harus membayar biaya pendaftaran ini menggunakan token GAS. Dana yang dikumpulkan berfungsi sebagai insentif ekonomi bagi pembukuan jaringan. Akibatnya, setiap transaksi yang divalidasi dan blok baru yang dibuat akan menghasilkan token GAS tambahan, sehingga memastikan jaringan tetap efisien serta mencegah penyalahgunaan sumber daya.
Pemilik token GAS memiliki opsi untuk menukarkan token mereka kembali menjadi NEO, yang dapat menghasilkan dividen. Menukar GAS menjadi NEO akan menghasilkan lebih banyak token GAS seiring perkembangan jaringan ini. Selain itu, ketika ekosistem bertumbuh, mata uang kripto di portofolio Anda juga akan menghasilkan dana yang makin banyak.
Sebagian besar token GAS didistribusikan kepada pemilih sebagai reward atas partisipasi aktif dalam tata kelola jaringan.
Total limit token GAS ditetapkan sebesar 100 juta, dan suplainya yang beredar saat ini adalah 10.128.375 token. Berbeda dengan NEO, GAS dapat dipecah, dan satuan terkecilnya adalah 0,00000001.
Hal yang penting adalah pengeklaiman token GAS tidak memerlukan staking NEO. Sebagian besar dompet NEO memiliki fitur pengeklaiman yang mudah, sehingga pengguna dapat mengumpulkan token GAS yang diperoleh hanya dengan sekali klik.
Harga GAS saat ini tersedia dan diperbarui secara real-time di Binance.










