Dapatkan analisis teknikal mendalam, berita pasar terkini, dan tips crypto setiap hari. Bergabunglah dengan komunitas trading yang solid & raih profit maksimal
Harga emas global kembali menggila dengan menembus level US$5.600 per troy ons, mencetak rekor baru di tengah meningkatnya ketegangan geopolitik dan ketidakpastian ekonomi global. Lonjakan harga emas ini didorong oleh arus besar investor ke aset safe haven, seiring sikap The Fed yang masih menahan suku bunga karena inflasi dinilai belum sepenuhnya jinak. Kebijakan tersebut membuat pasar ragu, dolar AS melemah, dan emas semakin bersinar sebagai aset perlindungan nilai utama. Tak hanya emas, harga perak juga ikut meroket, mendekati level US$120 per troy ons, menegaskan kembalinya logam mulia sebagai pilihan favorit di saat dunia penuh ketidakpastian.
💬 Menurut kamu, apakah reli emas dan perak masih akan berlanjut, atau mulai rawan koreksi? Tulis pendapatmu di kolom komentar!
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset investasi.
Pasar global akan kembali tertuju ke Amerika Serikat pada Kamis, 29 Januari 2026, dengan fokus utama pada keputusan suku bunga The Fed dan data ketenagakerjaan.
🔹 Federal Funds Rate diprediksi tetap di level 3,75%, mencerminkan sikap kebijakan moneter yang masih stabil dan berhati-hati. 🔹 Pelaku pasar menantikan pernyataan resmi hasil rapat FOMC, terutama sinyal terkait arah kebijakan moneter ke depan. 🔹 Ketua The Fed dijadwalkan menggelar konferensi pers, yang berpotensi memicu volatilitas tinggi di market pair USD. 🔹 Sementara itu, Data Unemployment Claims diperkirakan mengalami kenaikan, yang dapat memengaruhi sentimen pasar dan ekspektasi suku bunga.
📌 Kombinasi keputusan suku bunga dan komentar The Fed akan menjadi penentu arah dolar dan pasar global dalam jangka pendek.
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset.
Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi menaikkan tarif impor Korea Selatan hingga 25%, memperburuk ketegangan dalam hubungan dagang global. Kebijakan ini menyasar sektor-sektor strategis seperti otomotif, kayu, dan farmasi, yang selama ini menjadi tulang punggung ekspor Korea Selatan ke AS. Langkah agresif ini langsung memicu gejolak pasar dan meningkatkan kekhawatiran pelaku ekonomi dunia. Meski demikian, investor masih mencermati peluang negosiasi lanjutan antara Washington dan Seoul yang bisa meredakan konflik dagang ini.
Pertanyaannya sekarang: 👉 Apakah tarif 25% ini akan menekan ekspor Korea Selatan secara signifikan, atau justru mempercepat lahirnya kesepakatan dagang baru?
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset investasi.
**Carousel | Analis Skeptis soal Ethereum: Lebih Mungkin ke US$2 Ribu Dibanding ATH**
Senior Commodity Strategist Bloomberg Mike McGlone menyebut Ethereum $ETH lebih berpotensi untuk kembali ke level US$2 ribu, dibanding melesat di atas harga all-time highnya, US$4.000.
"Saya melihat risiko yang lebih besar bagi Ether untuk tetap di bawah US$2.000 daripada di atas US$4.000, terutama ketika volatilitas pasar saham kembali meningkat," tulisnya, melansir laman X, Senin (26/01).
Melihat pengamatan McGlone terkait Ethereum, kini token besutan Vitalik Buterin itu dibanderol US$2.886 atau turun 1,4% dalam 24 jam terakhir. Lalu, Ethereum mencapai all-time high terakhir pada 25 Agustus tahun lalu di level US$4.953, menurut CoinMarketCap.
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*
**Investor ETF Bitcoin Cabut Dana Rp22 Triliun, Terbesar Kedua Sepanjang Sejarah**
SoSoValue mencatat investor exchange-traded fund (ETF) Bitcoin $BTC menarik dananya sebesar US$1,3 miliar atau sekitar Rp22,3 triliun dalam seminggu terakhir. Peristiwa ini menjadikan outflow atau arus dana keluar terbesar kedua sepanjang sejarah kemunculan pasar ETF.
Hal ini terjadi kala ketegangan geopolitik kian meningkat yang kini diperparah dengan adanya ancaman tarif 100% oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kepada Kanada jika negara itu bersekutu dengan China.
Selain itu, Trump mengonfirmasi bahwa militernya telah mengirim kapal perangnya ke kawasan Timur Tengah. Sehingga, memicu spekulasi bahwa akan ada serangan AS ke Iran.
Perlu diketahui, saat ini kondisi Bitcoin telah mengalami penurunan hampir 6% yang membuatnya kini diperdagangkan di area US$87 ribu, menurut CoinMarketCap. $ETH $SOL
**Anak Ini Diduga Terikat Pencurian Aset Crypto AS Senilai Rp600 Miliar**
ZachXBT, investigator blockchain, melacak putra seorang kontraktor Pemerintah Amerika Serikar (AS) John Daghita diduga mencuri lebih dari US$40 juta atau Rp668 miliar. Bahkan, Daghita tetap aktif di Telegram dan memamerkan aset curian tersebut.
"Jika penasaran bagaimana John Daghita (Lick) berhasil mencuri lebih dari US$40 juta dari alamat penyitaan Pemerintah AS. Yakni, melalui Ayahnya, Dean Daghita yang memiliki Command Services & Support (CMDSS), di mana saat ini memiliki kontrak IT pemerintah yang aktif di Virginia," tulis ZachXBT melansir laman X miliknya, Minggu (25/01).
Namun, penemuan ZachXBT tersebut belum ada dakwaan resmi. Ditambah lagi, akun media sosial seperti X, Instagram hingga LinkedIn perusahaan itu langsung non aktif hingga berita ini dinaikkan.
Insiden ini juga menyoroti bagaimana penyimpanan crypto, terutama oleh pemerintah, masih sangat rentan dalam hal pengawasan. $BTC $ETH $SOL
**XRP Mentok US$3, Analis Ini Yakin Bisa Tembus US$1.000**
Co-Founder EasyA Dom Kwok kembali menyuarakan keyakinannya bahwa harga XRP bakal melesat ke level empat digit pada 2030. Lewat unggahan santai di media sosial, ia menyindir rambutnya sudah memutih di usia 30 tahun bukan demi melihat XRP bertahan di bawah US$1.000.
Meski dibalut candaan, pernyataan itu menegaskan pandangan serius Kwok soal masa depan $XRP . Ia menilai nilai sejati aset crypto ini tidak bisa diukur dari siklus harga jangka pendek, melainkan dari perannya dalam sistem pembayaran global.
Menurut Kwok, kombinasi adopsi institusi, arus dana ritel, penggunaan stablecoin, dan transaksi lintas negara menjadi motor utama pertumbuhan XRP. Jika sebagian kecil saja dari perputaran dana global melewati XRP Ledger, lonjakan utilitas dinilai tak terhindarkan.
Walaupun target US$1.000 per XRP masih diperdebatkan karena potensi kapitalisasi pasar yang sangat besar, Kwok tetap kukuh dengan proyeksinya. Prediksi tersebut pun terus menjadi salah satu topik paling panas dan kontroversial di komunitas crypto.
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).*
**Dulu Dijual US$1, Kini 500 Bitcoin Bernilai Hampir US$45 Juta**
Kisah lama dari dunia crypto kembali ramai diperbincangkan. Tepat 16 tahun lalu, seorang pengguna forum Bitcointalk sempat menawarkan 500 Bitcoin $BTC hanya seharga US$1, mencerminkan fase awal Bitcoin yang saat itu masih dianggap sekadar eksperimen digital.
Momen tersebut kembali disorot setelah Binance membagikan arsip unggahan tahun 2010 di media sosial. Kala itu, 500 BTC bahkan ditawarkan sebagai imbalan sebuah gambar digital, karena Bitcoin belum dipandang sebagai aset bernilai tinggi.
Seiring berjalannya waktu, nilai 500 Bitcoin tersebut kini melonjak tajam hingga sekitar US$44,8 juta. Kenaikan fantastis ini menandai pertumbuhan Bitcoin yang mencapai miliaran persen, jauh melampaui ekspektasi para pengguna awalnya.
Cerita ini menjadi pengingat pentingnya kesabaran dalam berinvestasi di aset crypto. Banyak pemilik Bitcoin pada masa awal tak menyangka nilainya bisa melejit sedemikian rupa, sekaligus menegaskan pasar crypto menyimpan potensi imbal hasil besar dalam jangka panjang. $ETH $SOL
**Perusahaan Ini Bagi-bagi Bonus Bitcoin ke Karyawannya**
Steak ‘n Shake, jaringan restoran cepat saji, mulai memberi insentif kepada karyawan US$0,21 per jam dalam bentuk Bitcoin.
“Mulai 1 Maret, Steak n Shake akan memberikan bonus Bitcoin sebesar US$0,21 untuk setiap jam kerja kepada semua karyawan yang dibayar per jam di restoran yang dioperasikan perusahaan,” ujar pihak restoran melalui media sosial X.
Meski begitu, insentif tersebut baru bisa dicairkan setelah dua tahun. Artinya, bagi pekerja penuh waktu jumlahnya setara hampir US$900 pada harga saat ini, di luar gaji per jam mereka.
“Kami menaruh perhatian besar pada karyawan, dan ketika mereka merasa dihargai, mereka akan memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan, sehingga hasil positif akan tercipta secara alami,” lanjutnya.
Kebijakan tersebut melanjutkan komitmen perusahaan terhadap Bitcoin setelah sebelumnya sukses dalam menerima pembayaran $BTC . Kemudian, penghasilan tersebut digunakan untuk membentuk cadangan Bitcoin senilai US$10 juta.
Jika dihitung berdasarkan harga saat ini, maka setiap jamnya karyawan Steak ‘n Shake akan mendapat bonus 0.000011 Bitcoin setara Rp3.500.
**Fenomena Aneh Pasar: Bitcoin Meroket Tiap Menu McDonald’s Ini Hadir**
Fenomena tak biasa kembali terjadi di pasar crypto. Harga Bitcoin biasanya melonjak setelah McDonald’s mengumumkan kembalinya menu legendaris McRib di Amerika Serikat, sebuah pola yang anehnya sudah berulang beberapa kali dalam beberapa tahun terakhir.
“Menu BBQ favorit ini kini punya makna baru di dunia trading dan crypto,” ungkap Direktur Pemasaran Senior McDonald’s Guillaume Huin di platform X.
Ia menjelaskan Bitcoin dan indeks saham seperti S&P 500 sering menunjukkan tren positif setiap kali McRib kembali dijual, seperti pada 2017, 2020, dan 2021.
Huin juga menyinggung saat McRib kembali pada Desember 2024, harga Bitcoin sempat mencetak rekor tertinggi baru. Kala itu, euforia kemenangan Donald Trump dalam pemilu AS ikut memanaskan pasar crypto dan mendorong harga Bitcoin melesat di atas US$100.000.
Meski begitu, hubungan mistis antara McRib dan Bitcoin tak selalu berakhir manis. Pada 2018 dan 2022, kembalinya sandwich berlumur saus BBQ itu justru diikuti anjloknya harga Bitcoin hingga ke kisaran US$3.250 dan US$15.500.
Beberapa ahli menilai pola ini mungkin lebih berkaitan dengan harga daging babi global ketimbang sentimen crypto. Namun, bagi komunitas crypto, “McRib SZN” tetap menjadi momen unik yang dirayakan dengan candaan.
Kini, momen kembalinya menu McRib di McDonald’s bersamaan dengan kabar positif soal rencana berakhirnya shutdown pemerintahan AS Lantas, apakah Bitcoin dan aset digital lain dapat kembali meroket?
*Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).* $BTC $ETH $SOL
**Eks Pejabat PBB: Stablecoin Lebih Berguna untuk Kirim Bantuan ke Afrika**
Mantan Wakil Sekretaris Jenderal PBB Vera Songwe mengatakan stablecoin sebagai pengiriman uang lintas batas lebih berguna dan penting daripada bantuan di Afrika.
“650 juta orang di Afrika tidak memiliki akses ke rekening bank. Dengan ponsel pintar, Anda dapat mengakses stablecoin, sehingga orang dapat menabung dalam mata uang yang tidak rentan terhadap fluktuasi inflasi dan membuat Anda miskin,” ujar Songwe di World Forum Economic (WEF) 2026 di Davos, Kamis (22/01).
Sebagai contoh, Songwe mengatakan layanan transfer uang tradisional di Afrika seringkali membutuhkan biaya sekitar US$6 untuk setiap US$100 yang dikirim. Sementara, stablecoin memangkas biaya dan waktu penyelesaian.
Selain itu, Songwe mengatakan inflasi mencapai 20% di 12 hingga 15 negara di seluruh Afrika sejak pandemi COVID-19 dan stablecoin menyediakan cara menyimpan nilai mata uang yang kurang rentan terhadap inflasi dan berfungsi sebagai jaring pengaman keuangan.
⚠️ Perhatian para holder crypto! Dalam 1 minggu ke depan, sejumlah token besar akan memasuki fase token unlock, yang berpotensi meningkatkan suplai di pasar dan memicu volatilitas harga. Pastikan kamu sudah menyiapkan strategi manajemen risiko dan tidak ketinggalan informasi penting.
📅 Jadwal Token Unlock:
1️⃣ Grass (GRASS) US$3.58M 🗓️ 28 Januari 2026
2️⃣ Undeads Games (UDS) US$11.36M 🗓️ 30 Januari 2026
3️⃣ Optimism (OP) US$9.80M 🗓️ 31 Januari 2026
4️⃣ Sui (SUI) US$80.18M 🗓️ 1 Februari 2026
5️⃣ EigenCloud (EIGEN) US$12.37 🗓️ 1 Februari 2026
6️⃣ Kite AI (KITE) US$100.00M 🗓️ 1 Februari 2026
📊 Total estimasi unlock: ± 4.68 juta token Token unlock sering menjadi momen krusial bagi market—bisa memicu tekanan jual, tapi juga membuka peluang bagi trader yang siap.
💬 Token kamu ada di daftar ini nggak?
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset investasi.
**Bitcoin Stagnan Akibat Outflow ETF Tembus Rp28 Triliun**
Bitcoin $BTC stagnan di level US$89.000 selama 3 hari terakhir, menurut CoinMarketCap, Sabtu (24/01).
Namun, katalisnya diakibatkan oleh arus keluar (outflow) ETF sejak 16 Januari lalu, di mana mencapai lebih dari US$1,7 miliar atau Rp1,7 triliun.
Lebih lanjut, pada gabungan outflow 16 Januari dan 23 Januari, Fidelity Wise Origin Bitcoin Fund #FBTC pimpin outflow sebesar US$654 juta, sementara itu iShares Bitcoin Trust ETF (IBIT) milik BlackRock sekitar US$535 Juta.
Lalu, ada Grayscale Bitcoin Trust #gbtc sekitar US$215 Juta, Bitwise Bitcoin ETF (BITB) US$155 juta, dan ARK 21Shares Bitcoin ETF (ARKB) S$144 juta.
Terakhir, VanEck Bitcoin #HOLD outflow sebesar US$12 Juta, dan Franklin Bitcoin #ETF $BTC US$10 juta. Selain itu, ada Coinshares Bitcoin ETF (BRRR) sebesar US$3 juta.
Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR) $ETH
Ketegangan geopolitik kembali memanas. Donald Trump mengonfirmasi pengiriman armada militer Amerika Serikat ke kawasan Iran, meski berharap langkah tersebut tidak perlu digunakan. Namun Iran langsung merespons dengan peringatan keras. Teheran menegaskan bahwa segala bentuk serangan, sekecil apa pun, akan dianggap sebagai deklarasi perang total terhadap Amerika Serikat.
Iran juga mengklarifikasi posisi resminya saat ini: ❌ Bukan gencatan senjata ⚠️ Status: perang
Sebagai negara yang selama ini berada di bawah tekanan ekonomi dan militer AS, Iran menyatakan siap menghadapi segala skenario jika konflik benar-benar meletus. Situasi ini meningkatkan kekhawatiran dunia terhadap eskalasi konflik Timur Tengah, yang berpotensi berdampak besar pada pasar energi, stabilitas global, dan keamanan internasional.
💬 Menurutmu, apakah ini hanya perang urat saraf atau awal konflik besar?
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset investasi. $BTC $ETH $BNB
Memasuki pekan terakhir Januari 2026, pasar global akan dibanjiri rilisan data fundamental penting yang berpotensi memicu volatilitas tinggi di berbagai pair mayor.
📅 Periode: 26–30 Januari 2026 🔹 Senin • Rilis German Business Climate (Eropa) • Durable Goods Orders (Amerika Serikat) 🔹 Selasa • Pejabat Bank Sentral Australia dijadwalkan berpidato • Rilis Consumer Confidence yang mencerminkan sentimen konsumen 🔹 Rabu • Rilis data CPI Australia • Malam hari: Keputusan Suku Bunga Kanada (BOC Rate Decision) 🔹 Kamis (Dini Hari) • Jerome Powell akan memberikan pernyataan terkait kebijakan suku bunga AS 🔹 Jumat • Rilis GDP Kanada • Bersamaan dengan PPI Amerika Serikat Data-data ini berpotensi menjadi penentu arah pasar forex, emas, dan indeks global dalam jangka pendek.
‼️ Disclaimer: Postingan ini hanya bertujuan untuk edukasi, bukan ajakan membeli atau menjual aset.
**Holder XAUt Auto Cuan usai Tembus US$5 Ribu, Tertinggi untuk Pertama Kalinya**
Emas dunia yang ditokenisasi milik Tether ($XAU ) berhasil menyentuh rekor tertinggi sepanjang masa baru sebesar US$5.002 atau naik 1% dalam 24 jam terakhir, Sabtu (24/01) siang, melansir CoinMarketCap.
Katalis kenaikan kali ini permintaan aset defensif di tengah ketidakpastian global dan risiko tarif yang sempat meningkat di AS. Akibatnya, harga emas dunia naik hingga total kapitalisasi pasar emas tokenisasi melampaui US$4 miliar.
Selain itu, data on-chain menunjukkan akumulasi yang signifikan, dengan satu entitas membeli lebih dari 3.100 $XAU atau sekitar US$13,7 juta dan entitas lain mengakuisisi 430+ XAUt senilai US$2 juta dalam beberapa pekan terakhir.
Disclaimer Alert. Not Financial Advice (NFA). Do Your Own Research (DYOR).
**Ancaman Alien Makin Nyata, Eks-Analis Bank of England: Bitcoin Bakal Meroket**
Mantan analis Bank of England Helen McCaw memperingatkan bahwa konfirmasi resmi keberadaan kehidupan alien dapat memicu kekacauan besar di sistem keuangan global dalam hitungan jam.
Ia menilai bukti yang tak terbantahkan akan menimbulkan _o_ntological shock, yaitu guncangan psikologis dan kepercayaan pada manusia. Hal tersebut lebih lanjut bisa memicu volatilitas ekstrem, penarikan dana massal dari perbankan, hingga lumpuhnya sistem pembayaran.
McCaw memprediksi investor akan beralih ke Bitcoin. Sebab, aset itu terdesentralisasi dan tak dikendalikan siapapun di tengah situasi yang membuat kepercayaan terhadap aset berbasis pemerintah melemah.
Sementara itu, emas dan logam mulia justru bisa kehilangan status aset aman jika teknologi luar angkasa mengindikasikan ketersediaan sumber daya yang melimpah di masa depan.
Ia pun mendesak Bank of England menyiapkan rencana darurat, seiring meningkatnya sinyal dari pernyataan dan proses deklasifikasi pemerintah Amerika Serikat bahwa isu ini mendekati titik krusial. $BTC $ETH $SOL